Liputan6.com, Jakarta - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendorong para santri menguasai teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dan robotika agar mampu mengembangkan inovasi serta menjawab tantangan zaman.
Dukungan pemerintah terhadap pembelajaran teknologi di pesantren juga dinilai penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Gibran menyampaikan hal tersebut saat meninjau pelatihan AI dan robotika di Pondok Pesantren Darullughah Wadda'wah (Dalwa), Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Jumat (16/10/2026).
Advertisement
“Kita ingin ke depan, para santri ini juga akan dapat menjawab tantangan zaman. Jadi, kita berpacu, jangan sampai ketinggalan dengan negara lain,” kata Gibran.
Menurut Gibran, kesempatan mempelajari teknologi masa depan perlu terbuka bagi seluruh generasi muda, termasuk santri. Pembelajaran AI dan robotika tidak hanya ditujukan untuk membekali keterampilan teknis, tetapi juga melatih kemampuan berpikir kritis, berpikir komputasional, dan memecahkan masalah.
“Mempelajari AI/robotic bukan berarti harus jadi programer, tapi justru melatih berfikir kritis, berfikir komputasional, dan terbiasa melakukan 'problem solving',” ujarnya.
Gibran menilai pembelajaran teknologi perlu dilakukan secara praktis dan disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja. Dengan begitu, teknologi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan kualitas pekerjaan.
Di sisi lain, Gibran mengingatkan para santri agar tetap mengutamakan akhlak dan karakter dalam memanfaatkan teknologi digital. Ia menekankan pentingnya memilah informasi, mengenali hoaks, menjaga data pribadi, serta menggunakan teknologi secara bertanggung jawab.
“Gunakan teknologi dengan bijak. Jaga kerahasiaan data. Jaga diri dari hoaks, dan jangan gunakan untuk merugikan orang lain,” katanya.
Dalam kunjungan tersebut, Gibran berinteraksi dengan sejumlah santri yang memperlihatkan hasil percobaan mereka, termasuk aplikasi pengenalan wajah untuk pencatatan kehadiran. Ia mengapresiasi inovasi para santri yang baru beberapa hari mempelajari dasar-dasar pemrograman dan AI.
Kiai NU Minta Dukungan Konkretuntuk Pesantren Diperkuat
Menanggapi kunjungan tersebut, tokoh Nahdlatul Ulama (NU) KH Marsudi Syuhud menilai keterlibatan pesantren dalam pembangunan nasional perlu terus diperkuat, termasuk dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguasaan teknologi.
Menurut Marsudi, hubungan antara pemimpin negara dan kalangan pesantren perlu terus dijaga mengingat peran historis pesantren dalam perjalanan bangsa Indonesia.
“Kalau ada pemerintah mau, itu namanya wapres, presiden, menteri, ke pesantren, seharusnya memang begitu,” ujarnya.
Ia mengatakan, kontribusi pesantren tidak terbatas pada pendidikan agama, tetapi juga mencakup pembangunan moral, ekonomi, kebudayaan, dan sumber daya manusia.
Terkait dorongan agar santri menguasai AI, Marsudi berharap pemerintah menindaklanjutinya dengan dukungan fasilitas dan program pembelajaran yang dapat dirasakan langsung oleh pesantren.
“Ya mungkin kalau pemimpin negara, nanti tindak lanjutnya ada untuk support. Bantuan apa mungkin ke depannya untuk pesantren,” katanya.
Marsudi menyebut sejumlah kebutuhan mendasar untuk mendukung pembelajaran teknologi di pesantren, mulai dari akses internet dan perangkat komputer atau laptop hingga tenaga pengajar yang memiliki kompetensi di bidang AI.
“Atau ini ada guru AI, tak kasih dibagi oleh pemerintah. Ini ada guru orang hebat kayak gini, gaji, kasihkan ke pondok, kan bisa,” ujarnya.
Selain dukungan fasilitas dan tenaga pengajar, Marsudi mendorong penguatan aturan pelaksanaan Undang-Undang Pesantren agar pemerintah pusat dan daerah memiliki landasan yang jelas dalam memberikan dukungan anggaran maupun program pendidikan.
Menurut dia, peningkatan kualitas pendidikan pesantren pada akhirnya akan memberikan manfaat bagi pembangunan nasional.
“Kan kembalinya, sumber daya manusianya kembali untuk Indonesia lagi,” pungkasnya.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256352/original/040260500_1781154176-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-11T120248.984.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375340/original/043230400_1792140162-Screenshot_2026-10-16_151345.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364644/original/080112300_1791013312-IndonesiadangdutAwards2026Attire__ekotjandra_Hijab_stylist__suciaurelias_Makeup__riskymakeup__5_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569782/original/065699500_1777454729-Tugas__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376418/original/016994800_1792357458-16528758561-0-wap.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375609/original/064285100_1792168608-Proses_evakuasi_perempuan_jatuh_di_air_terjun.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375590/original/006527600_1792163236-IMG_1589.JPG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375599/original/069554900_1792164495-496322.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375595/original/050718200_1792163465-496317.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375589/original/046837500_1792162667-IMG_20261016_192527.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375587/original/039709000_1792162187-496233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375572/original/070570000_1792160161-WhatsApp_Image_2026-10-16_at_20.58.36.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375517/original/018684000_1792152586-496183.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375556/original/048485500_1792157363-86a7330b-727c-4ef6-9f6a-6d81fc9e3b6a.jpg)