Liputan6.com, Jakarta - Penyisiran di perairan Selat Lombok terus dilakukan hingga Kamis (13/8/2026), hari ini. Tim SAR Gabungan kini memperluas radius pencarian untuk menemukan lima penumpang yang dilaporkan masih hilang, usai insiden terbakarnya KMP Putri Yasmin, Rabu (12/8/2026) dini hari kemarin.
​Dari total 218 penumpang yang terdata, sebanyak 212 orang telah berhasil dievakuasi. Sebanyak 211 orang dinyatakan selamat dari maut, sementara satu penumpang ditemukan meninggal dunia.
​Untuk mencari ketidakpastian nasib lima korban tersisa, Kantor SAR Mataram dan Kantor SAR Denpasar memperluas area operasi ke arah barat daya dari titik awal kejadian. Armada andalan seperti KN SAR Arjuna dan RIB 02 Mataram dikerahkan penuh untuk menyisir permukaan laut.
Advertisement
​Tak hanya mengandalkan pemantauan fisik, Tim SAR Gabungan juga melancarkan strategi pemapelan menyebarkan maklumat dan imbauan darurat ke seluruh kapal yang melintasi jalur pelayaran Selat Lombok.
​"Selain penyisiran langsung di permukaan air, kami menginstruksikan pemapelan kepada seluruh kapal yang melintas di Selat Lombok. Ini dilakukan agar armada pelayaran dapat memberikan bantuan awal atau segera melapor ke posko jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban," tegas Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, Kamis (13/8/2026).
​Aksi kemanusiaan ini kata Hariyadi, melibatkan lintas instansi, mencakup Basarnas (Mataram dan Denpasar), Lanal Mataram, Polda NTB, KSOP, KKP, KP3 Lembar, tim medis RSUD Provinsi NTB dan RS Kota Mataram, Dinas Kesehatan Lombok Barat, Jasa Raharja, hingga SGi Air Bali.Â
"Tim SAR Gabungan dipastikan terus memaksimalkan seluruh sumber daya yang ada hingga seluruh korban ditemukan," tambahnya.
Kronologi Kejadian
Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin dilaporkan mengalami kecelakaan kebakaran di perairan Pantai Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Rabu (12/8/2026) dini hari.
​Laporan insiden tersebut pertama kali diterima oleh pihak berwenang pada pukul 04.39 Wita dari Nurdin, Nakhoda RB 220 Mataram.Â
"Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa kebakaran diperkirakan terjadi sekitar pukul 04.15 Wita," ujarnyaÂ
​Lokasi kejadian terdeteksi berada di koordinat 8°43'12.37"S - 115°47'35.93"E, dengan jarak lurus sekitar 16,84 Nautical Miles (Nm) dan heading 272,37° dari posisi RB 220 Mataram.
​Merespons laporan tersebut, tim penyelamat bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Tim SAR dijadwalkan berangkat pada pukul 04.45 Wita dan diperkirakan tiba di titik lokasi (estimated time of arrival) pada pukul 05.10 Wita untuk segera melakukan tindakan penanganan dan evakuasi.
Identitas Korban Meninggal
Hariyadi juga mengatakan, korban meninggal dunia teridentifikasi atas nama Indah Dwi Septiani, perempuan berusia 19 tahun yang beralamat di Asrama Brimob Gatep, Ampenan.
"Jenazah korban kini telah dievakuasi oleh tim di lapangan untuk penanganan lebih lanjut," ujarnya, Rabu (12/8/2026), kemarin.
​Selain warga lokal, pendataan terbaru juga mengonfirmasi adanya korban warga negara asing (WNA). Sebanyak dua orang WNA asal Australia terdaftar dalam data 173 korban yang terus diperbarui oleh pihak otoritas SAR.
​Hingga saat ini, Kansar Mataram bersama unsur potensi SAR terkait masih terus melakukan koordinasi dan pendataan di lokasi untuk memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis secara cepat dan evakuasi lanjutan berjalan optimal.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memantau kanal informasi resmi terkait pembaruan data korban secara berkala," katanya.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322343/original/021494700_1786525018-HOAX__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542212/original/065975700_1774936641-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306125/original/027820500_1784862750-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-24T101123.644.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299565/original/093541200_1784264989-cek_fakta_magang_nasional_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323191/original/094974300_1786604245-IMG-20260813-WA0070.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322714/original/093425400_1786584251-email-attachment_2026_08_13_ariefhakim-at-klyid_beda-data-korban-dan-penumpang-kmp-putri-yasmin-menhub-janji-evaluasi_1000406164.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322693/original/003239000_1786579554-IMG-20260812-WA0073.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9322620/original/080093900_1786542624-sg12-fs-kapal-285cd7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322580/original/059408700_1786539271-lem1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322179/original/094598700_1786520755-IMG-20260812-WA0039.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321893/original/044584900_1786508407-WhatsApp_Image_2026-08-12_at_10.54.46_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321759/original/004969300_1786502997-IMG-20260812-WA0021.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321724/original/010574500_1786500454-Screenshot_2026-08-12-08-48-59-41.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323157/original/058771700_1786603182-peta_ternate.jpg)