Liputan6.com, Jakarta - Delapan murid SMP Negeri 18 Kota Malang mendapatkan pendampingan psikologis untuk pemulihan mental atau trauma healing, usai menjadi korban dugaan kekerasan yang dilakukan kelapa sekolah berinisial MAH. Dinas Sosial (Dinsos-P3AP2KB) bersama Dinas Kesehatan Kota Malang mulai mendatangi kediaman para siswa.
​Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah daerah adalah menjamin keselamatan, rasa aman dan kenyamanan para siswa agar dapat kembali beraktivitas serta belajar dengan tenang.
​"Kami ingin mengembalikan suasana aman dan nyaman di SMP Negeri 18. Pendekatan tidak boleh menggunakan tangan, tapi bagaimana kita bisa memberikan keyakinan rasa aman dan nyaman bagi siswa," ujar Wahyu, Senin (28/9/2026).
Advertisement
​Sebagai langkah pencegahan agar insiden serupa tidak terulang, Pemkot Malang juga mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh kepala sekolah dan tenaga pendidik di wilayahnya.
"Relasi antara guru dan murid wajib dibangun secara humanis dan positif tanpa ada unsur intimidasi fisik," tambahnya
​Kasus dugaan kekerasan ini bermula pada Kamis pagi, (24/9/2026), di area gerbang sekolah. Insiden tersebut diduga hanya dipicu oleh masalah sepele, yakni siswa yang tidak mengenakan pakaian lurik.
Berdasarkan keterangan kuasa hukum korban, Lilik Yuliana menuturkan sebelumnya para pelajar diberikan kelonggaran berupa izin mengenakan batik bebas bagi siswa yang belum memiliki baju lurik. Tanpa adanya sosialisasi atau pemberitahuan lanjutan mengenai aturan baru yang melarang batik bebas, para siswa tetap mengenakannya dan berujung pada tindakan kekerasan fisik oleh sang mantan kepala sekolah.
"Sebelum itu jika mempunyai baju lurik boleh menggunakan batik bebas, terus kemarin tidak ada pemberitahuan lagi soal peraturan baru kalau dilarang memakai batik. Jadi, mereka menggunakan batik tapi akhirnya terkena kekerasan," ujar Lilik.
​Sementara itu, Kepala Seksi Humas Polresta Malang Kota Ipda Lukman Sobhikin, menyatakan bahwa pemeriksaan terhadap kedelapan korban berinisial MPA (14), RAF (15), MF (14), RTI (14), ZYP (14), BAD (13), AFM (13), dan UW (13) dilakukan untuk merangkai keutuhan peristiwa.
"Penanganan perkara terus kami dalai penyidikan telah memeriksa anka- anak yang dilaporkan menjadi korban dn juga kepada sejumlah saksi," kata Lukman.
​Sebagai bagian dari pengumpulan alat bukti, penyidik juga telah merujuk dua korban (MPA dan RAF) untuk menjalani visum er reperrum di RSUD dr. Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang. Polisi memastikan proses penyelidikan berjalan bertahap dengan tetap memprioritaskan perlindungan dan pendampingan terhadap anak di bawah umur.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7368499/original/067001900_1780149167-Jepretan_Layar_2026-05-27_pukul_20.44.42.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5306704/original/080618800_1754448434-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__43_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296017/original/033910000_1784000101-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T103335.623.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348140/original/088888500_1789384002-SKW_0794.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358840/original/007881200_1790417975-IMG_20260925_143806.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5147874/original/099253200_1740974023-arti-adzan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359505/original/067094900_1790552603-1194165.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359504/original/010089900_1790551804-IMG-20260926-WA0166.jpg)