Liputan6.com, Jakarta - RSUP Dr Sardjito Yogyakarta mengungkap identitas tenaga kesehatan yang menjadi sorotan usai memberikan komentar bernada tidak empatik terhadap unggahan seorang pasien BPJS di media sosial.
Hasil penelusuran rumah sakit menyebut pemilik akun tersebut merupakan peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada (UGM), bukan pegawai RSUP Dr Sardjito.
Manajer Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito Banu Hermawan mengatakan pihaknya mulai melakukan penelusuran setelah menerima banyak laporan dari warganet yang menandai akun resmi rumah sakit di media sosial.
Advertisement
"Kami mengetahui adanya unggahan tersebut karena IG Sardjito ditag oleh netizen. Selanjutnya kami melakukan penelusuran lebih lanjut," kata Banu saat dihubungi, Rabu (5/8/2026).
Berdasarkan hasil penelusuran, akun @erudarahaadini diketahui bukan milik dokter yang berstatus sebagai pegawai RSUP Dr Sardjito. Pemilik akun tersebut merupakan peserta didik PPDS di bawah FKKMK UGM.
"Dari hasil penelusuran, kami nyatakan bahwa dokter tersebut bukan karyawan RS Sardjito. Dokter tersebut peserta program pendidikan spesialis. Artinya yang bersangkutan peserta didik FKKMK (Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan) UGM," ujar Banu.
Kasus ini bermula dari unggahan pasien bernama Yurizal Tri Chaerawan di akun Threads @yurizaltrich. Saat menjalani perawatan di rumah sakit sebelum meninggal dunia, Yurizal mengaku harus menunggu ruang perawatan selama berjam-jam meski menggunakan BPJS Kesehatan.
"8 jam belum dapat ruangan. Enggak mau spill RS-nya, soalnya gue pakai BPJS," tulis Yurizal dalam unggahannya pada Rabu (22/7/2026).
Unggahan tersebut kemudian ramai diperbincangkan setelah muncul sejumlah komentar yang dinilai tidak berempati dari akun yang mengaku sebagai tenaga kesehatan, termasuk akun @erudarahaadini.
Â
Panggil Pemilik Akun
Menindaklanjuti polemik tersebut, RSUP Dr Sardjito bersama FKKMK UGM akan memanggil dan mengklarifikasi pemilik akun untuk mengetahui alasan di balik unggahan tersebut.
"Terkait unggahan yang beredar, kami RS Sardjito bersama FKKMK UGM yang tergabung dalam tim pendidikan bermartabat, akan melakukan klarifikasi dan pemanggilan lebih lanjut kepada yang bersangkutan kenapa dan apa alasannya melakukan unggahan tersebut," kata Banu.
Banu menegaskan komentar yang diunggah pemilik akun merupakan tindakan pribadi dan tidak mewakili sikap maupun kebijakan RSUP Dr Sardjito ataupun FKKMK UGM.
"Tentu saja RS Sardjito dan FKKMK UGM selalu memiliki komitmen kuat untuk melindungi harkat martabat siapapun. Sekali lagi kami menegaskan bahwa unggahan tersebut merupakan tindakan yang dilakukan personal dan bukan atas nama institusional," tutupnya.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315872/original/087159700_1785900314-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-05T102428.295.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315277/original/076754200_1785833101-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-04T154035.346.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312395/original/029328500_1785490278-Screenshot_2026-07-31_154400.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306600/original/019959200_1784885023-PLN_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315764/original/018573500_1785893347-yurizal_ok2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315764/original/018573500_1785893347-yurizal_ok2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3086262/original/039620000_1585221997-rs_sardjito.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315762/original/044264700_1785892339-yurizal_ok.jpg)