Detik-detik Tahanan Meninggal, Berawal dari Kabar akan Dijenguk Keluarga

Tahanan berinisial AN mengeluh sakit dada usai mandi.

Diterbitkan 07 Juli 2026, 19:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tahanan Polres Serang berinisial AN (35) meninggal dunia, Selasa (7/7/2026). AN merupakan warga Desa Penengahan, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung.

AN awalnya diberi tahu oleh petugas piket bahwa ada keluarganya yang akan menjenguk. Kemudian dia mandi, setelah itu, mengaku sesak napas dan dada sakit.

"Setelah selesai mandi, ia mengeluhkan nyeri di dada sebelah kiri, sesak napas, serta mengeluarkan keringat dingin," ujar Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan.

Mantan Kapolres Pangandaran itu menjelaskan, tim kesehatan Polres Serang segera memberi bantuan medis. Saat pemeriksaan kesehatan dan penanganan awal, tekanan darahnya 155/100mmHg, kemudian diberi obat sembari dipantau kondisi kesehatannya.

Sembari menunggu reaksi obat, tim kesehatan Polres Serang berkomunikasi dengan RS Jantung Hasna Medika, Serang.

Melihat kondisi AN yang memburuk, membuat tim kesehatan membawanya ke rumah sakit untuk penanganan medis lebih lanjut.

"Setibanya di rumah sakit, tim medis langsung melakukan pemeriksaan dan penanganan. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter jaga IGD, yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia pada pukul 10.15 WIB akibat henti jantung," jelasnya.

Berdasarkan pemeriksaan forensik, AN dinyatakan meninggal karena henti jantung, dengan ciri-ciri bola mata kemerahan akibat pecahnya pembuluh darah, warna kulit wajah lebih gelap dibandingkan bagian tubuh lainnya, serta keluarnya cairan mani yang secara medis dapat terjadi akibat rasa nyeri hebat sebelum meninggal.

Seluruh proses pemeriksaan kesehatan hingga pemulasaran jenazah di kampung halaman, ditanggung oleh Polres Serang.

"Kami turut berduka cita atas meninggalnya yang bersangkutan. Seluruh proses penanganan telah dilakukan sesuai prosedur dan didukung hasil pemeriksaan medis maupun forensik," ucapnya.

Â