Detik-Detik Menegangkan Evakuasi Pekerja Terjepit Dinding Beton di Sukabumi

Tubuh korban terjepit di antara material beton, memicu operasi penyelamatan darurat.

Diterbitkan 23 Mei 2026, 10:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Suasana dramatis menyelimuti Terminal Sinagar, Desa Nagrak Utara, Kecamatan Nagrak, saat tim gabungan berjibaku menyelamatkan seorang pekerja bangunan yang terjepit reruntuhan dinding pada Jumat (22/5/2026) sore.

Peristiwa mencekam ini bermula sekitar pukul 17.00 WIB. Korban, Syaripudin (42), warga Parungkuda, tengah melakukan renovasi bangunan ketika tiba-tiba dinding tembok runtuh dan menimpa kedua kakinya.

Tubuh korban terjepit di antara material beton, memicu operasi penyelamatan darurat.

Petugas P2BK Nagrak, Miky, menceritakan detik-detik sulit saat proses evakuasi berlangsung.

Tim harus bergerak ekstra hati-hati agar tidak memicu runtuhan susulan yang dapat membahayakan korban maupun petugas.

"Proses evakuasi berlangsung selama satu jam penuh. Kondisi kaki korban terjepit cukup dalam oleh material dinding yang runtuh tiba-tiba. Kami harus memastikan posisi korban stabil sebelum berhasil mengangkat material tersebut," ujar Miky, Jumat (22/5/2026) malam.

 

Sadar Namun Terluka

Ketegangan akhirnya berakhir pada pukul 19.00 WIB ketika petugas berhasil mengeluarkan korban dari jepitan dinding.

Syaripudin yang dalam kondisi sadar namun mengalami luka pada bagian kaki langsung dievakuasi petugas medis.

"Alhamdulillah, korban berhasil dievakuasi dengan selamat dan langsung kami larikan ke RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan perawatan intensif," tambah Miky.

Keberhasilan operasi ini merupakan buah dari sinergi kuat antar unsur, mulai dari Satgas BPBD Kabupaten Sukabumi, P2BK Nagrak, P2BK Cibadak, Damkar Rescue, Basarnas, Pramuka Peduli, Polsek Nagrak, Babinsa, Puskesmas Nagrak, hingga unsur Kecamatan dan Pemerintah Desa setempat.