Operasi SAR Ditutup, Semua Korban Longsor di Sibolangit Ditemukan

Operasi SAR Longsor Sembahe Resmi Ditutup: Seluruh Korban Ditemukan, Fokus Kini pada Pemulihan Jalur

Diterbitkan 09 April 2026, 18:19 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Operasi pencarian, pertolongan dan penyelematan alias SAR dalam peristiwa tanah longsor di Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, ditutup, Rabu (8/4/2026). Pemerintah Kabupaten Deli Serdang memastikan seluruh korban telah ditemukan. Kini fokus beralih pada pemulihan infrastruktur serta pembersihan material.

"Seluruh korban tanah longsor di Desa Sembahe telah berhasil ditemukan dan dievakuasi. Saat ini kami fokus pada penanganan lanjutan di lokasi terdampak," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Deli Serdang Mukti Ali Harahap, Kamis (9/4/2026).

Longsor di Sibolangit dipicu curah hujan tinggi sejak Selasa malam. Lima warga meninggal dunia, dan satu orang mengalami luka ringan. Longsor juga merusak sejumlah rumah warga serta satu unit fasilitas ibadah.

Untuk menjaga keamanan, lokasi terdampak di Desa Sembahe saat ini telah dipasang garis pembatas oleh polisi. Pemerintah daerah berencana segera melakukan aksi gotong royong pembersihan total setelah kondisi cuaca dipastikan aman bagi personel.

Selain Desa Sembahe, tercatat ada lima desa lainnya di Kecamatan Sibolangit yang terdampak longsor. Di Desa Batu Belin, material yang sempat menutup badan jalan kini telah berhasil dibersihkan. Namun di Desa Tambunen, akses jalan masih terbatas dan hanya dapat dilalui melalui satu jalur secara bergantian.

Sementara itu di Kecamatan STM Hilir, akses jalan penghubung antar kecamatan di Desa Penungkiren yang sempat lumpuh total kini sudah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan setelah proses pembersihan material rampung dilakukan.

BPBD tetap menyiagakan personel di titik-titik rawan guna mengantisipasi adanya potensi bencana susulan. Hal ini mengingat prakiraan cuaca yang menunjukkan potensi hujan dengan intensitas tinggi masih mungkin terjadi.

"Kepada masyarakat kami imbau untuk tetap waspada, terutama bagi mereka yang tinggal atau melintasi wilayah rawan longsor. Segera laporkan kepada petugas jika terjadi kondisi darurat di lingkungan masing-masing," pungkas Mukti Ali Harahap.