Angin Kencang, Kota Bandung Dikepung Pohon Tumbang

Pohon tumbang tersebar di 28 lokasi. BMKG mengimbau masyarakat untuk waspada terkait kondisi cuaca saat ini.

Diterbitkan 04 Maret 2026, 20:32 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Hujan disertai angin kencang melanda sejumlah kawasan di Kota Bandung, Rabu (4/3/2026), menyebabkan pohon tumbang yang tersebar di 28 lokasi. Badan Metorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengimbau masyarakat untuk waspada terkait kondisi cuaca saat ini.

Data tersebut merujuk pada laporan yang diterima tim cepat tanggap (TCT) Kota Bandung. Kejadian pohon tumbang di Bandung tersebar di sejumlah lokasi antara lain Jalan Dago, Jalan Sulanjana, Jalan Pasirluyu, Jalan Ambon, dan lainnya.

Salah satu kejadian mencolok dilaporkan di Jalan Sulanjana, Kota Bandung. Pohon dengan tinggi sekitar 12 meter tumbang dan menimpa mobil yang tengah melintas. Diketahui, ada seorang ibu dan anak dalam mobil tersebut.

"Alhamdulillah untuk korban luka atau jiwa tidak ada, hanya mobil saja yang tertimpa," kata Komandan Regu Pleton 2 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPMKP) Kota Bandung, Sandi kepada wartawan di lokasi kejadian.

Warga pun diimbau tetap waspada ketika terjadi hujan lebat disertai angin kencang, khususnya di kawasan yang terdapat pohon-pohon besar. Adapun, merujuk data TCT, berikut 28 lokasi pohon tumbang tersebut pada 4 Maret 2026:

1. Jl Holis 161-163, Caringin, Kecamatan Bandung Kulon

2. Jl Dago Depan Toko Kue Labelle, stopan Moxy - Cikapayang

3. Jl Bagusrangin No. 8 dan15-29, Lebakgede, Kecamatan Coblong

4. Jl Sulanjana Kel. Taman Sari Kec. Bandung Wetan

5. Jl Ibu Inggit Garnasih No.25A, Ciateul, Kec. Regol

6. Jl Pagarsih Kel. Sukahaji Kec. Babakan Ciparay

7. Jl Pasirluyu Alun - alun Regol

8. Antapani Jalan Jajaway Patokan Puskes Jajaway

9. Jl Terusan Panyileukan, Cipadung Kidul, Kec. Panyileukan

10. Jl Cibadak, gang bu aisah SDN 265 Bandungkulon Kec. Astana Anyar

11. Jl Sumber Asih No. 150 Kel. Warung Mungcang Kec. Bandung Kulon

12. Jl Ambon, Citarum, Kec. Bandung Wetan

13. Jl Galunggung Kel. Lingkar Selatan Kec. Lengkong

14. Jalan Terusan Pasir Koja No. 42

15. Taman Tegal lega Area Tirek

16. Jl Papanggungan , Kb. Kangkung, Kec. Kiaracondong

17. Jl Tera No. 50 Kel. Barga Kec. Sumur Bandung

18. Jl Satria Raya Margahayu Utara Babakan Ciparay

19. Griya Kuning Pusaka No. 13 Margasari Bubat

20. Jl. Tubagus Ismail XIV

21. RW 03 Kopo Bojongloa kaler

22. Jl Insefekksi Cidurian Manjahlega No. 01 SMPN 42

23. Jl. Siliwangi No. 28 Dago Coblong

24. Jl. Raya DerwatiDerwati Rancasari

25. Jl. Peta 78 Sukaasih Bojkal

26. Jl. Sangkuriang No. 15

27. Jl. Badak Singa No.10, Lb. Siliwangi, Kecamatan Coblong

28. Jl.Sokarno hatta perempetan inhoftank & mekawranggi.

Imbauan BMKG

Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Bandung, BMKG, Teguh Rahayu menyampaikan beberapa wilayah Jawa Barat termasuk Bandung Raya terjadi hujan lebat disertai angin kencang.

"Untuk kecepatan angin di Stageof Bandung Jalan Cemara tercatat 31.5 km per jam dengan curah hujan 17 mm/jam," katanya secara tertulis.

Intensitas ini tergolong lebat dan berpotensi meningkatkan aliran air di permukaan tanah (limpasan) serta menyebabkan genangan atau banjir.

Masyarakat dan instansi terkait diimbau untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu dan berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologis seperti hujan lebat hingga sangat lebat, angin kencang, banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.

"Tetap tenang namun siaga, mengenali risiko di lingkungan sekitar, serta selalu memperbarui informasi cuaca dan mengikuti arahan serta protokol evakuasi dari pemerintah daerah apabila terjadi bencana," katanya.

"Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dalam merencanakan aktivitas, khususnya perjalanan darat, laut, dan udara, dengan memantau informasi cuaca terkini yang dapat diakses melalui aplikasi InfoBMKG," imbuhnya.

Dia mengatakan, dalam sepekan ke depan, dinamika atmosfer yang diprakirakan masih mendukung peningkatan suplai uap air dan pertumbuhan awan konvektif di sebagian wilayah Jawa Barat termasuk Bandung Raya diantaranya adalah suhu muka laut yang relatif hangat di sekitar perairan Indonesia.

"Fenomena gelombang atmosfer Madden-Julian Oscillation (MJO) diprediksi masih aktif serta aktifnya gelombang Low Frequency memberikan kontribusi terhadap pembentukan awan hujan, potensi terbentuknya daerah belokan dan pertemuan angin di sekitar wilayah Jawa Barat, dan kondisi labilitas atmosfer pada kategori ringan hingga kuat. Semua faktor tersebut mendukung peningkatan potensi pembentukan awan konvektif pada skala lokal di wilayah Jawa Barat," jelasnya.

Terpantau juga pertumbuhan Bibit Siklon Tropis 90S di Samudra Hindia selatan Jawa Tengah. Bibit Siklon Tropis 90S memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca, berupa: Hujan sedang hingga lebat di sertai angin kencang wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali.