Mie Goreng Homemade Pakai Oatmeal, Praktis dan Gurih untuk Menu Rumahan

0(0)

Mie goreng homemade dari oatmeal menawarkan alternatif lebih sehat, tinggi serat, dan bebas gluten. Resep ini panduan lengkap membuat mie oatmeal yang kenyal.

Diterbitkan 10 September 2026, 10:59 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Liputan6.com, Jakarta - Membuat mie goreng homemade pakai oatmeal bisa menjadi cara menarik untuk menikmati hidangan mi dengan bahan yang sedikit berbeda dari biasanya. Oatmeal tidak hanya cocok dibuat menjadi bubur atau overnight oats, tetapi juga dapat diolah menjadi adonan mi dengan bantuan tepung beras dan tepung tapioka.

Mi buatan sendiri memberikan keleluasaan untuk menentukan bahan, tekstur, bumbu, hingga isian yang digunakan. Adonan berbahan oatmeal menghasilkan mi dengan karakter yang sedikit berbeda dari mi terigu, tetapi tetap dapat diolah menjadi hidangan goreng yang gurih dan mengenyangkan.

Teknik membuat mi oatmeal juga tidak serumit yang dibayangkan. Rolled oats cukup dihaluskan hingga menjadi tepung, kemudian dicampur dengan bahan pengikat dan air panas. Setelah adonan dibentuk menjadi lembaran tipis, mi dipotong dan direbus sebentar sebelum ditumis bersama bumbu, telur, sayuran, dan pelengkap lainnya. Berikut ulasan Liputan6.com, Kamis (10/9/2026).

Resep Mie Goreng Homemade Pakai Oatmeal

Resep berikut terinspirasi dari resep Mie Oatmeal Devina Hermawan yang menggunakan rolled oats, tepung beras, tepung tapioka, serta air mendidih sebagai bahan dasar mi. Dalam resep tersebut, oats dihaluskan terlebih dahulu, kemudian dicampur dengan tepung beras dan tapioka sebelum diberi air panas. Adonan selanjutnya dipipihkan hingga ketebalan sekitar 2–3 milimeter, dipotong, lalu direbus selama 2–3 menit.

Konsep tersebut juga sejalan dengan pembuatan oat pasta dari Oats Everyday yang memanfaatkan oat flour bersama tepung berpati untuk membantu membentuk adonan. Perbedaannya, resep kali ini dibuat khusus untuk hidangan mie goreng dengan bumbu yang akrab di lidah keluarga Indonesia.

Bahan mi

  • 150 gram rolled oats

  • 100 gram tepung beras

  • 100 gram tepung tapioka

  • 1/4 sendok teh garam

  • 250 ml air mendidih

  • Tepung tapioka atau tepung beras secukupnya untuk taburan saat membentuk mi

Bahan mie goreng

  • 3 siung bawang putih

  • 5 siung bawang merah

  • 2 butir telur

  • 50 gram tauge

  • 1 batang daun bawang

  • 1–2 sendok makan kecap manis

  • 1 sendok makan kecap asin atau kecap ikan

  • 1/2 sendok teh kaldu bubuk

  • 1/4 sendok teh merica bubuk

  • 3 sendok makan minyak untuk menumis

  • Garam secukupnya jika diperlukan

  • Irisan cabai secukupnya, jika suka pedas

Cara membuat mi oatmeal

  1. Masukkan rolled oats ke dalam blender atau food processor. Haluskan hingga teksturnya menyerupai tepung. Tidak masalah jika masih terdapat sedikit butiran halus, tetapi usahakan sebagian besar oats sudah cukup lembut agar adonan mudah dibentuk.

  2. Tuangkan oat yang sudah dihaluskan ke dalam mangkuk. Tambahkan tepung beras, tepung tapioka, dan garam. Aduk semua bahan kering hingga tercampur rata.

  3. Tuangkan air mendidih secara bertahap sambil mengaduk adonan menggunakan sumpit atau spatula. Air panas membantu membuat tepung dan oatmeal lebih mudah menyatu.

  4. Setelah adonan mulai hangat dan cukup aman disentuh, uleni menggunakan tangan hingga seluruh bahan menyatu. Jangan langsung menguleni ketika adonan masih sangat panas agar tangan tidak terkena panas.

  5. Pindahkan adonan ke permukaan kerja yang sudah ditaburi sedikit tepung. Pipihkan menggunakan rolling pin hingga ketebalannya sekitar 2–3 milimeter. Taburkan sedikit tepung jika permukaan terlalu lengket.

  6. Lipat lembaran adonan dengan hati-hati, kemudian potong memanjang menggunakan pisau. Usahakan potongan memiliki ukuran yang relatif seragam agar waktu matangnya tidak terlalu berbeda.

  7. Didihkan air dalam panci. Masukkan mi dan rebus sekitar 2–3 menit atau sampai mi matang. Setelah itu, tiriskan dan bilas sebentar dengan air untuk membantu mengurangi sisa pati pada permukaan mi.

  8. Biarkan mi benar-benar tiris sebelum ditumis. Tahap ini penting karena mi yang terlalu banyak membawa air dapat membuat hasil tumisan menjadi lembek dan kurang gurih.

Cara membuat mie goreng

  1. Cincang bawang putih dan iris tipis bawang merah. Panaskan minyak dalam wajan, kemudian tumis keduanya sampai harum dan mulai berwarna keemasan.

  2. Pecahkan telur ke dalam wajan. Orak-arik hingga telur matang tetapi masih terasa lembut. Jika menggunakan cabai, masukkan irisan cabai pada tahap ini agar aromanya keluar bersama tumisan bawang.

  3. Masukkan daun bawang, kemudian tambahkan mi oatmeal yang sudah direbus dan ditiriskan. Aduk perlahan agar helaian mi tidak mudah patah.

  4. Tuangkan kecap manis dan kecap asin atau kecap ikan. Tambahkan kaldu bubuk dan merica. Aduk menggunakan teknik mengangkat dan membalik mi, bukan menekan mi terlalu kuat dengan spatula.

  5. Masukkan tauge pada tahap terakhir. Tumis sebentar saja hingga tauge layu tetapi masih menyisakan sedikit tekstur renyah.

  6. Koreksi rasa. Jika diperlukan, tambahkan sedikit garam atau kecap sesuai selera. Setelah bumbu merata dan mi cukup kering, matikan api.

  7. Sajikan mie goreng selagi hangat. Hidangan ini bisa dilengkapi dengan irisan daun bawang, bawang goreng, acar, mentimun, atau sambal sesuai selera.

Tips agar Mi Oatmeal Tidak Mudah Hancur

Salah satu hal yang perlu diperhatikan saat membuat mie goreng homemade pakai oatmeal adalah tekstur adonan. Oatmeal tidak memiliki karakter yang sama dengan tepung terigu sehingga adonan tidak akan menghasilkan elastisitas seperti mi berbasis gandum. Karena itu, penggunaan tepung tapioka dan tepung beras membantu memberikan struktur yang lebih sesuai untuk mi.

Air sebaiknya benar-benar mendidih ketika dicampurkan ke dalam bahan kering. Tuangkan secara bertahap sambil terus diaduk agar tidak terbentuk bagian adonan yang terlalu basah. Setelah adonan cukup hangat, proses pengulenan perlu dilakukan sampai teksturnya menyatu dan dapat dipipihkan.

Ketebalan lembaran juga menentukan hasil akhir. Adonan yang terlalu tebal dapat menghasilkan mi yang terasa berat, sedangkan lembaran yang terlalu tipis berpotensi lebih mudah robek ketika dipotong dan direbus.

Saat merebus, jangan memasak mi terlalu lama. Rujukan resep tersebut menggunakan waktu sekitar 2–3 menit. Setelah matang, segera tiriskan dan bilas agar mi tidak terus mengalami proses pematangan karena panas air.

Ketika masuk ke wajan, gunakan api sedang hingga agak besar dan aduk secukupnya. Terlalu sering mengaduk atau menekan mi dapat membuat bentuknya cepat rusak. Pastikan pula mi sudah cukup tiris sebelum dimasukkan ke dalam tumisan.

Cara Membuat Olahan Oatmeal Lebih Variatif

Oatmeal sebenarnya cukup fleksibel untuk diolah menjadi berbagai hidangan. Dalam pembuatan mi atau pasta, rolled oats dapat dihaluskan terlebih dahulu menjadi oat flour. Tepung tersebut kemudian dapat dikombinasikan dengan bahan lain yang membantu membentuk adonan.

Untuk mie goreng, sayuran bisa menjadi pelengkap yang mudah disesuaikan. Selain tauge dan daun bawang, wortel iris tipis, kol, sawi, buncis, atau paprika dapat ditambahkan. Semakin banyak sayuran yang digunakan, semakin beragam pula tekstur dan rasa dalam satu porsi.

Protein juga dapat diganti sesuai bahan yang tersedia. Telur bisa menjadi pilihan sederhana, sedangkan ayam suwir, udang, tahu, atau tempe dapat digunakan jika ingin hidangan yang lebih lengkap. Untuk versi tanpa bahan hewani, telur dapat ditiadakan dan isian diperbanyak dengan sayuran serta tahu atau tempe.

Bumbu juga tidak harus terpaku pada kecap. Mi oatmeal dapat dibuat dengan cita rasa pedas menggunakan cabai, bawang putih, dan sedikit saus sambal, atau dibuat lebih gurih dengan tambahan minyak wijen dan biji wijen. Namun, karena tekstur mi oatmeal cenderung lebih rapuh daripada mi terigu, sebaiknya saus cair tidak digunakan secara berlebihan agar hidangan tidak terlalu basah.

Yang juga penting, oatmeal tidak otomatis membuat suatu hidangan menjadi rendah kalori atau cocok untuk semua kebutuhan diet. Nilai gizi keseluruhan tetap bergantung pada jumlah oatmeal, tepung, minyak, telur, saus, serta bahan pelengkap yang digunakan. Karena itu, lebih tepat melihat oatmeal sebagai salah satu bahan yang memberikan variasi dalam menu, bukan sebagai jaminan bahwa setiap olahannya pasti lebih sehat.

Tanya Jawab Seputar Olahan Oatmeal

1. Apakah oatmeal bisa dijadikan bahan dasar mi?

Bisa. Rolled oats dapat dihaluskan terlebih dahulu menjadi tepung, kemudian dicampur dengan bahan lain seperti tepung beras dan tepung tapioka untuk membentuk adonan mi. Oatmeal sendiri memiliki karakter yang berbeda dari tepung terigu sehingga perlu bahan tambahan agar adonan lebih mudah dibentuk dan dimasak.

2. Apakah oatmeal harus dibuat menjadi tepung terlebih dahulu?

Untuk resep mi homemade, sebaiknya oatmeal dihaluskan terlebih dahulu. Rolled oats yang masih berbentuk kepingan akan lebih sulit menghasilkan adonan yang halus dan mudah dipipihkan. Blender dapat digunakan untuk membuat teksturnya lebih menyerupai tepung.

3. Apakah oatmeal bisa digunakan untuk membuat pasta selain mi?

Bisa. Oat flour juga dapat digunakan dalam pembuatan pasta dengan dikombinasikan bersama bahan berpati atau tepung lainnya. Rujukan Oats Everyday, misalnya, menggunakan oat flour dan cornstarch sebagai bagian dari adonan pasta.

4. Mengapa mi oatmeal mudah patah?

Mi oatmeal dapat lebih mudah patah karena oatmeal tidak membentuk jaringan gluten seperti tepung terigu. Komposisi bahan, jumlah air, ketebalan adonan, dan durasi perebusan juga memengaruhi kekuatannya. Penggunaan tepung tapioka membantu memberikan struktur sehingga mi lebih mudah dibentuk dan ditumis.

5. Apa saja olahan oatmeal selain bubur?

Oatmeal dapat diolah menjadi cukup banyak hidangan, mulai dari mi, pasta, pancake, cookies, granola, overnight oats, hingga campuran adonan makanan gurih. Dalam hidangan seperti mie goreng, oatmeal dapat dihaluskan menjadi tepung dan dipadukan dengan bahan lain sehingga menghasilkan bentuk serta tekstur yang berbeda dari sajian oatmeal pada umumnya.

 

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu