Resep Perkedel Ubi Kuning yang Gurih dan Lembut, Cocok untuk Lauk

Cara membuat perkedel ubi kuning juga cukup mudah dan bahan-bahannya sederhana.

Diterbitkan 09 September 2026, 12:08 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Ubi kuning tidak hanya enak direbus atau dikukus. Bahan sederhana ini juga bisa diolah menjadi perkedel yang gurih, lembut, dan cocok dijadikan lauk maupun camilan keluarga. Warna kuning alaminya membuat perkedel terlihat semakin menggugah selera.

Berbeda dari perkedel kentang, perkedel ubi kuning memiliki rasa sedikit manis yang berpadu dengan bumbu gurih. Teksturnya lembut di bagian dalam dengan lapisan luar yang sedikit renyah setelah digoreng.

Cara membuat perkedel ubi kuning juga cukup mudah dan bahan-bahannya sederhana. Agar rasanya semakin nikmat, adonan bisa ditambahkan daun bawang, bawang goreng, serta sedikit merica dan kaldu bubuk. Berikut resepnya seperti yang telah diulas Liputan6.com, Rabu (9/9/2026).

Bahan Perkedel Ubi Kuning

500 gram ubi kuning

2 siung bawang putih

3 siung bawang merah

1 batang daun bawang, iris tipis

2 sdm bawang goreng

1 butir telur

1 sdm tepung tapioka

1/2 sdt merica bubuk

1/2 sdt kaldu bubuk

1/2 sdt garam atau sesuai selera

Minyak secukupnya untuk menggoreng

Bahan Pelapis

1 butir telur, kocok lepas

Cara Membuat Perkedel Ubi Kuning

1. Kukus ubi. Kupas ubi kuning, potong-potong, kemudian kukus hingga benar-benar empuk. Angkat dan biarkan sedikit hangat.

2. Haluskan ubi. Tumbuk atau haluskan ubi kuning sampai lembut. Pastikan tidak ada bagian ubi yang masih keras agar adonan mudah dibentuk.

3. Siapkan bumbu. Haluskan bawang merah dan bawang putih. Tumis sebentar dengan sedikit minyak hingga harum, kemudian angkat.

4. Campurkan adonan. Masukkan bumbu tumis, daun bawang, bawang goreng, tepung tapioka, merica, kaldu bubuk, dan garam ke dalam ubi yang sudah dihaluskan. Aduk sampai semua bahan tercampur rata.

5. Tambahkan telur. Masukkan 1 butir telur ke dalam adonan. Aduk kembali hingga adonan tercampur dan bisa dibentuk.

6. Bentuk perkedel. Ambil sedikit adonan, lalu bentuk menjadi bulat pipih atau sesuai selera. Lakukan hingga seluruh adonan habis.

7. Celupkan ke telur. Sebelum digoreng, celupkan setiap perkedel ke dalam telur yang sudah dikocok lepas.

8. Goreng. Panaskan minyak dengan api sedang. Goreng perkedel ubi kuning hingga bagian luarnya berwarna kuning keemasan. Jangan menggunakan api terlalu besar agar perkedel tidak cepat gosong.

9. Tiriskan. Angkat perkedel yang sudah matang, kemudian tiriskan. Perkedel ubi kuning siap disajikan.

Tips Membuat Perkedel Ubi Kuning agar Tidak Mudah Hancur

1. Pilih ubi kuning yang tua dan tidak terlalu berair agar adonan lebih mudah dibentuk.

2. Jangan mengukus ubi terlalu lama karena kandungan airnya bisa membuat adonan lembek.

3. Jika adonan terlalu lembek, tambahkan sedikit tepung tapioka atau tepung terigu.

4. Pastikan minyak sudah cukup panas sebelum perkedel dimasukkan.

5. Gunakan api sedang agar bagian luar tidak cepat gosong sementara bagian dalam belum matang.

6. Jangan terlalu sering membolak-balik perkedel ketika digoreng karena bisa membuatnya mudah pecah.

Pertanyaan Seputar Resep Perkedel Ubi Kuning

1. Apakah ubi kuning bisa langsung digoreng tanpa dikukus?

Sebaiknya ubi kuning dikukus atau direbus terlebih dahulu sampai empuk. Ubi yang sudah matang akan lebih mudah dihaluskan dan dicampur dengan bahan lainnya.

2. Kenapa perkedel ubi kuning mudah hancur saat digoreng?

Perkedel bisa mudah hancur jika adonan terlalu lembek, minyak belum cukup panas, atau perkedel terlalu sering dibolak-balik. Tambahkan sedikit tepung sebagai pengikat dan goreng dengan minyak yang sudah panas.

3. Apakah perkedel ubi kuning bisa ditambah daging?

Bisa. Daging ayam cincang, daging sapi cincang, atau kornet dapat ditambahkan ke dalam adonan untuk membuat perkedel lebih gurih dan mengenyangkan.

4. Apakah perkedel ubi kuning bisa disimpan?

Bisa. Perkedel yang sudah dibentuk dapat disimpan dalam wadah tertutup di lemari es sebelum digoreng. Jika ingin disimpan lebih lama, perkedel bisa dibekukan terlebih dahulu, kemudian digoreng saat akan disajikan.