Film Indonesia Tayang 10 September 2026: Jangan Lupa Bahagia, Agensi Rumah Tangga, Suanggi, Iyus Jenius

Empat film Indonesia tayang 10 September 2026 di bioskop yang seru ditonton. Hadir dari berbagai genre, mulai dari drama, komedi, horor, hingga musikal anak.

Diterbitkan 09 September 2026, 13:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Film Indonesia tayang 10 September 2026 menghadirkan empat judul sekaligus di bioskop seluruh tanah air, yaitu Jangan Lupa Bahagia, Agensi Rumah Tangga, Suanggi: Ilmu Kutukan, dan Iyus Jenius, siap memanjakan penonton dengan ragam genre menarik pilihan.

Keempat film ini digarap oleh sutradara berbeda dengan tema yang beragam, mulai dari drama keluarga penuh haru, komedi adaptasi novel populer, horor mistis Suanggi dari Papua, hingga musikal anak dari lagu legendaris Papa T. Bob yang sarat nostalgia.

Kehadiran empat film tersebut diharapkan memberi warna baru dunia bioskop Indonesia di tengah padatnya jadwal rilis September 2026, menawarkan pilihan tontonan variatif bagi keluarga, pecinta horor, hingga penikmat drama komedi lokal yang menghibur. Berikut ulasan lengkapnya yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (9/9/2026).

1. Jangan Lupa Bahagia: Drama Keluarga yang Menyentuh Hati

Film pertama yang wajib masuk daftar tonton adalah "Jangan Lupa Bahagia", drama keluarga garapan sutradara Andi Burhamzah dengan durasi 86 menit. Film ini mengisahkan Ulla (diperankan Alghifahri Jasin), anak sulung yang harus mengambil peran sebagai kepala keluarga setelah kedua orang tuanya meninggal dunia.

Sepeninggal sang ayah, Ulla tak lagi sekadar menjadi kakak bagi adik bungsunya, Imma (Jasmin Risach) dan Ikbal (M Aqif Difullah), melainkan juga harus menghidupi mereka sekaligus memastikan keduanya tetap bersekolah demi mewujudkan impian mendiang orang tua. Untuk itu, Ulla bekerja sebagai tukang ojek online, namun ujian datang bertubi-tubi ketika ponselnya rusak dan keluarga kecil ini terancam diusir dari rumah tumpangan mereka.

Diproduksi oleh 786 Production, Rumpi Entertainment, dan Timur Picture, film ini juga menyentuh isu realitas guru honorer di Indonesia sekaligus menonjolkan kehangatan hubungan persaudaraan. Menariknya, seluruh talenta di balik film ini berasal dari Sulawesi Selatan, sehingga menghadirkan nuansa lokal khas Makassar yang autentik.

Gala premier "Jangan Lupa Bahagia" sudah lebih dulu digelar pada 8 September 2026 di bioskop Panakkukan XXI Makassar sebelum tayang serentak secara nasional.

2. Agensi Rumah Tangga: Komedi Segar Adaptasi Novel Laris

Bagi penggemar drama komedi ringan, "Agensi Rumah Tangga" bisa menjadi pilihan tepat. Film berdurasi 115 menit ini disutradarai oleh Naya Anindita dan diadaptasi dari novel laris berjudul sama karya Almira Bastari.

Kisahnya berpusat pada Katia (Enzy Storia), yang hidupnya berubah drastis setelah terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Di tengah tekanan cicilan KPR yang harus dibayar setiap bulan, Katia dituntut segera mendapatkan pekerjaan baru. Alih-alih kembali mencari pekerjaan kantoran seperti sebelumnya, ia justru memutuskan banting setir menjadi penyalur asisten rumah tangga (ART).

Dalam perjalanan bisnis barunya, Katia bertemu berbagai ART dengan karakter dan persoalan hidup masing-masing, yang lambat laun membentuk hubungan lebih dekat dengannya. Ia pun dihadapkan pada dilema besar: mempertahankan pekerjaan baru yang ia jalani dengan penuh semangat, atau mengikuti keinginan sang ibu yang ingin melihatnya menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Film ini dibintangi oleh Enzy Storia sebagai Katia, Afgansyah Reza sebagai Kafka, Fita Anggriani sebagai Sashi, dan Ardit Erwandha sebagai Banu. Sebagai pelengkap, Afgansyah Reza turut menyanyikan lagu tema film ini yang berjudul "Langit Merah Muda", menambah nuansa emosional cerita.

3. Suanggi: Ilmu Kutukan, Teror Mistis dari Timur Indonesia

Penggemar film horor tak perlu khawatir kehabisan tontonan seram, karena "Suanggi: Ilmu Kutukan" siap meneror layar bioskop mulai 10 September 2026. Film bergenre horor, thriller, dan misteri ini disutradarai oleh Dom Dharmo (juga dikenal sebagai Dim Dharmo) dengan durasi 88 menit.

Cerita berpusat pada Beni, mantan penyanyi yang kariernya kian meredup dan terlilit utang hingga ratusan juta rupiah. Terdesak oleh keadaan ekonomi, Beni terpaksa kembali ke kampung halamannya di Pulau Kladum bersama sang kekasih, Gia, setelah belasan tahun merantau ke kota besar.

Sayangnya, kepulangan ini justru menyeret Beni dan Gia ke dalam teror gaib yang dikirim oleh Aroba (Iwa K), seorang Suanggi yang menggunakan serangan lalat untuk membunuh keluarga Mama Lin. Film ini mengangkat mitos Suanggi, sosok ilmu hitam yang dikenal luas dalam tradisi masyarakat Indonesia Timur, khususnya di Papua, Maluku, Nusa Tenggara, hingga sebagian wilayah Sulawesi.

Tim produksi melakukan riset mendalam mengenai mitos Suanggi selama hampir satu tahun langsung di Papua sebelum proses syuting dimulai, demi menghadirkan cerita yang autentik dan menghormati kearifan lokal. Film produksi Mutiara Films dan Subtube Studio ini diklasifikasikan untuk penonton usia 21 tahun ke atas (D21) karena mengandung unsur kekerasan dan kengerian intens, sehingga tidak disarankan untuk anak-anak.

4. Iyus Jenius: Musikal Anak Penuh Nostalgia dan Pesan Moral

Melengkapi daftar rilis pekan ini, film musikal anak "Iyus Jenius" turut tayang pada tanggal yang sama. Disutradarai oleh Adnan Djani dan Achmad Romie, serta diproduseri oleh Gandhi Fernando, film berdurasi 82 menit ini diklasifikasikan untuk semua umur oleh Lembaga Sensor Film (LSF), sehingga cocok ditonton bersama keluarga.

Film ini menceritakan perjalanan Iyus (Kevin Abadio), bocah berusia 10 tahun yang sempat terpuruk setelah kehilangan sang ayah. Di tengah krisis kepercayaan diri dan perundungan yang ia alami di sekolah, muncul sosok Babah T. Bob yang membantu Iyus menemukan kembali semangat hidupnya melalui imajinasi dan rangkaian nada ceria.

Uniknya, "Iyus Jenius" diadaptasi dari lagu-lagu anak legendaris karya mendiang Papa T. Bob, seperti "Diobok-obok", "Jangan Marah", dan "Aku Takut Mamaku Marah", yang dikemas ulang dalam format musikal modern. Film ini sebenarnya sudah diproduksi sejak tahun 2023, sehingga penantian selama tiga tahun hingga akhirnya tayang pada 2026 menyebabkan perubahan usia dan penampilan signifikan pada para pemain muda. Kevin Abadio, pemeran Iyus, misalnya, berusia 17 tahun saat proses syuting dan kini sudah menginjak usia 19 tahun.

Ragam Pilihan Genre untuk Semua Kalangan Penonton

Dengan empat film yang tayang serentak, penonton Indonesia memiliki lebih banyak alternatif tontonan sesuai selera masing-masing. Keluarga yang mencari kisah mengharukan bisa memilih "Jangan Lupa Bahagia", sementara yang menginginkan komedi ringan penuh drama kehidupan dapat menonton "Agensi Rumah Tangga". Di sisi lain, pecinta horor bisa merasakan ketegangan lewat "Suanggi: Ilmu Kutukan", dan keluarga dengan anak kecil dapat menikmati keceriaan "Iyus Jenius" yang sarat pesan moral dan nostalgia lagu anak Indonesia.

Kehadiran keempat film ini sekaligus menjadi bukti bahwa industri perfilman nasional terus berkembang dengan menawarkan keberagaman genre, mulai dari drama realistis, komedi adaptasi novel, horor berbasis mitos lokal, hingga musikal edukatif untuk anak-anak.

Pertanyaan Seputar Film Indonesia Tayang 10 September

Film Indonesia apa saja yang tayang 10 September 2026?

Ada empat film yang tayang serentak pada 10 September 2026, yaitu "Jangan Lupa Bahagia" (drama keluarga), "Agensi Rumah Tangga" (drama komedi), "Suanggi: Ilmu Kutukan" (horor), dan "Iyus Jenius" (musikal anak).

Apakah film Suanggi: Ilmu Kutukan cocok ditonton anak-anak?

Tidak. Film ini diklasifikasikan D21 atau untuk penonton usia 21 tahun ke atas karena mengandung unsur kekerasan dan kengerian yang intens, sehingga tidak disarankan untuk anak-anak.

Siapa saja pemeran utama dalam film Agensi Rumah Tangga?

Film ini dibintangi oleh Enzy Storia sebagai Katia, Afgansyah Reza sebagai Kafka, Fita Anggriani sebagai Sashi, dan Ardit Erwandha sebagai Banu, dengan cerita diadaptasi dari novel karya Almira Bastari.

Dari mana asal lagu-lagu dalam film Iyus Jenius?

Film "Iyus Jenius" diadaptasi dari lagu-lagu anak legendaris karya mendiang Papa T. Bob, seperti "Diobok-obok", "Jangan Marah", dan "Aku Takut Mamaku Marah", yang dikemas dalam format musikal modern.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6