Bocah 7 Tahun Hanyut di Selokan, Ditemukan Meninggal Dunia

Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Surabaya menerima laporan kejadian tersebut pada Selasa malam (3/2/2026). Korban diduga terseret arus selokan saat hujan deras mengguyur wilayah tempat tinggalnya.

Diterbitkan 04 Februari 2026, 15:26 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Seorang anak perempuan berusia 7 tahun berinisial PD yang dilaporkan hanyut di selokan Desa Mulung, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Rabu (4/2/2026) pagi.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Surabaya menerima laporan kejadian tersebut pada Selasa malam (3/2/2026). Korban diduga terseret arus selokan saat hujan deras mengguyur wilayah tempat tinggalnya.

Kantor SAR Surabaya segera mengerahkan satu tim rescue ke lokasi kejadian. Tim tiba sekitar pukul 23.20 WIB dan langsung berkoordinasi dengan unsur terkait serta potensi SAR setempat untuk melaksanakan operasi pencarian.

Dalam proses pencarian, Tim SAR Gabungan membagi personel ke dalam dua Search and Rescue Unit (SRU). Upaya pencarian difokuskan pada penyisiran aliran selokan sejauh sekitar dua kilometer dari lokasi kejadian awal, dengan membagi area pencarian ke sejumlah sektor.

Pada hari kedua pencarian, sekitar pukul 08.50 WIB, korban berhasil ditemukan dengan jarak kurang lebih satu kilometer dari titik awal diduga hanyut. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan selanjutnya dievakuasi ke Puskesmas Driyorejo untuk penanganan lebih lanjut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Surabaya selaku SAR Mission Coordinator (SMC) menyatakan, dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup.

“Setelah korban berhasil ditemukan dan dievakuasi, operasi SAR kami nyatakan selesai. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan serta masyarakat yang telah terlibat aktif dalam proses pencarian,” ujarnya.