Liputan6.com, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Radin Inten, Lampung mengeluarkan peringatan serius kepada masyarakat terkait puncak musim penghujan yang diprediksi berlangsung sepanjang Januari hingga Februari 2026.
Intensitas hujan diperkirakan meningkat signifikan dan berpotensi memicu bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah.
Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Raden Intan Lampung, Rudi Harianto mengungkapkan hasil analisis pemantauan cuaca menunjukkan curah hujan berintensitas menengah hingga tinggi masih akan mendominasi sebagian besar wilayah Provinsi Lampung.
Advertisement
"Saat ini Lampung masih berada dalam musim hujan. Kami memprakirakan puncak musim penghujan terjadi pada Januari hingga Februari 2026, dengan jumlah curah hujan lebih tinggi dibandingkan bulan-bulan sebelumnya," kata Rudi saat dikonfirmasi, Selasa (6/1/2026).
Dia mengatakan, BMKG mencatat, beberapa daerah memiliki potensi terdampak paling signifikan akibat tingginya curah hujan, di antaranya Kabupaten Tanggamus, Pesisir Barat, dan Lampung Barat.
Meski demikian, Rudi menegaskan seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Lampung tetap harus meningkatkan kewaspadaan.
"Wilayah lain di Lampung juga berpotensi mengalami genangan, banjir, hingga longsor. Karena itu, kewaspadaan harus ditingkatkan di semua daerah," kata dia.
Berdasarkan prakiraan BMKG, curah hujan di Provinsi Lampung selama Januari 2026 diperkirakan berada pada kategori menengah hingga tinggi, dengan kisaran 101 hingga 500 milimeter per bulan.
"Kondisi tersebut dinilai cukup berisiko, terutama bagi wilayah dengan topografi perbukitan dan sistem drainase yang kurang optimal," ucap Rudi.
Â
Imbau Masyarakat Selalu Siaga
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5455951/original/086660600_1766747247-Lampung_Selatan.jpg)
Rudi mengimbau masyarakat agar selalu siaga menghadapi kemungkinan cuaca ekstrem, termasuk hujan lebat yang dapat disertai angin kencang dan petir.
"Kami mengingatkan masyarakat untuk rutin memantau informasi cuaca terkini melalui aplikasi InfoBMKG maupun kanal resmi BMKG, agar dapat mengantisipasi potensi bahaya sejak dini," terang dia.
Sebagai langkah mitigasi lanjutan, BMKG juga meminta masyarakat menyiapkan rencana evakuasi dan memastikan lokasi aman jika sewaktu-waktu terjadi banjir atau longsor.
Selain itu, menjaga kebersihan saluran air dan lingkungan sekitar dinilai penting untuk meminimalisasi risiko genangan.
"Tetap waspada, hindari area rawan bencana, dan jangan mendekati lokasi yang berpotensi longsor atau banjir. Keselamatan harus menjadi prioritas utama," tutup Rudi.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4184518/original/088526100_1665147962-hujan_2.jpg)
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5158887/original/014385400_1741675894-cek_fakta_pasukan_oranye.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308116/original/010825900_1785129339-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-27T121435.797.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321375/original/053314000_1786440887-cek_fakta_-_cpns_menpan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312818/original/023895500_1785560927-WhatsApp_Image_2026-08-01_at_12.01.08.jpeg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/5193027/original/061896600_1745211176-20250421_110012.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3422244/original/091053300_1617783755-079120000_1577866352-20200101-Ciliwung-Meluap_-Banjir-Rendam-Kawasan-Rawajati-6.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320208/original/075907500_1786340654-chi3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317831/original/057267600_1786073761-1001533614.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8157995/original/011737100_1781012420-881b2d34-1720-4f86-bb9c-162813251fc7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315052/original/041338200_1785825387-81e7716a-5d0a-474c-a05f-b4b702088781.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307332/original/087306600_1784987684-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4611273/original/050233000_1697359523-gempa_di_afghanistan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300977/original/013661400_1784430700-1001093267.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4565723/original/073347600_1693995925-20230906-Kekeringan_di_Sawah-ANG_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293778/original/003853400_1783749970-v2l_h-1500x844.jpg)