Liputan6.com, Bangka Selatan - Ribuan masyarakat memadati kawasan Sport Center Bangka Selatan Kemilau Pesona Bangka Selatan 2026, event pariwisata yang memadukan seni, budaya, kuliner, UMKM dan hiburan rakyat.
Mengusung tema "Jelajahi Pesonanya, Rasakan Budayanya", Kemilau Pesona Bangka Selatan berlangsung 23-26 September 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu ruang promosi potensi wisata dan ekonomi kreatif daerah.
Pembukaan ditandai dengan seremoni penabuhan instrumen pentas bersama. Kegiatan dihadiri Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan dan Kepemudaan Olahraga (Disparbudkepora) Bangka Belitung, Eko Kurniawan, Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid, Wakil Bupati Debby Vita Dewi dan jajaran Forkopimda.
Advertisement
Selain hiburan, event ini menghadirkan 214 pelaku UMKM yang menjajakan berbagai produk lokal dan kuliner. Kehadiran UMKM menjadi bagian penting dalam pengembangan event pariwisata karena wisatawan dan masyarakat dapat menikmati atraksi sekaligus berbelanja produk daerah.
Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid mengatakan Kemilau Pesona Bangka Selatan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga ruang untuk memperkenalkan potensi daerah dan menggerakkan ekonomi masyarakat.
"Alhamdulillah, malam pembukaan berjalan meriah dan masyarakat sangat antusias. Terima kasih kepada seluruh panitia, jajaran pemerintah daerah, pihak keamanan, pelaku UMKM dan seluruh masyarakat yang sudah ikut menyukseskan kegiatan ini," ujar Riza.
Menurutnya, kolaborasi pemerintah, masyarakat, pelaku usaha dan berbagai pihak menjadi salah satu kunci sukses penyelenggaraan event.
Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan dan Kepemudaan Olahraga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Eko Kurniawan mengatakan, Kemilau Pesona Bangka Selatan menunjukkan bahwa event daerah dapat menjadi ruang promosi sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.
"Kami melihat Kemilau Pesona Bangka Selatan sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan pemerintah, masyarakat, pelaku UMKM, seniman, komunitas, dunia usaha dan berbagai pemangku kepentingan," katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Destinasi dan Pemasaran Pariwisata Disparbudkepora Babel Irwanto menilai kekuatan event tersebut terletak pada perpaduan seni, budaya, kuliner dan aktivitas masyarakat.
"Yang dipasarkan bukan hanya nama event-nya, tetapi keseluruhan pengalaman, cerita, budaya, kuliner dan karakter masyarakat yang menjadi identitas Bangka Selatan. Dari sana, sebuah event dapat menjadi pintu masuk untuk mengenalkan destinasi secara lebih luas," ujarnya.
Selama empat hari, pengunjung disuguhi berbagai kegiatan, mulai dari bazar UMKM, pagelaran seni dan budaya, festival tari kreasi daerah, lomba etnik wastra nusantara, melukis tudung saji, jalan sehat hingga festival memasak lempah kuning.
Agenda kuliner juga menjadi daya tarik tersendiri melalui festival memasak lempah kuning serta pemecahan rekor MURI pembuatan belacan atau terasi terbanyak bersama OJK Pangkalpinang.
Selain itu, rangkaian kegiatan diisi santunan 1.000 anak yatim dan tabligh akbar bersama Ustaz Abdul Somad pada Jumat 25 September malam.
Kemilau Pesona Bangka Selatan 2026 juga menjadi ajang kolaborasi Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dengan sejumlah organisasi pers, di antaranya Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Bangka Selatan, PWI Bangka Selatan, Pro Jurnalis Siber (PJS).
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Kemilau Pesona Bangka Selatan tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menawarkan pengalaman wisata yang menggabungkan atraksi budaya, kuliner lokal dan produk ekonomi kreatif masyarakat.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348140/original/088888500_1789384002-SKW_0794.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328649/original/001837900_1787203589-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-20T122532.000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358245/original/052346800_1790327542-HOAX__24_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358935/original/057726700_1790434704-IMG_2389.JPG.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358928/original/066328600_1790432203-IMG_20260926_124644.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358840/original/007881200_1790417975-IMG_20260925_143806.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358837/original/088999800_1790416714-IMG_20260926_053104.jpg)