Kisah Inspiratif Siswi SMP di Lampung Bikin Gim Edukatif

Siswi SMP di Lampung bernama Fitria membuat gim edukatif bertema budaya.

Diterbitkan 11 Oktober 2025, 15:16 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Di saat kebanyakan remaja seusianya sibuk bermain gim populer seperti Roblox atau Minecraft, Fitria Khasanah (14) justru memilih jalan berbeda. Siswi SMP Gajah Mada, Kota Bandar Lampung itu sukses mencuri perhatian publik setelah membuat gim edukatif bertema budaya daerah berjudul Jelajah Lampung.

Gim karya Fitria itu kini sudah bisa diunduh melalui Playstore. Melalui permainannya, Fitria ingin mengajak anak-anak Indonesia mengenal budaya Lampung dengan cara yang menyenangkan.

“Saya ingin anak-anak bisa bermain sambil belajar tentang budaya daerah. Dengan cara menyenangkan, kita bisa mengenal lebih dalam Lampung,” ujar Fitria, Sabtu (11/10/2025).

Kecintaan Fitria terhadap dunia gim bermula dari hobinya bermain Mobile Legends, Roblox hingga Valorant. Sang ayah, Ken Setiawan, melihat ada potensi besar di balik minat putrinya itu.

“Saya melihat Fitria bukan cuma suka main, tapi punya rasa ingin tahu tinggi soal bagaimana gim dibuat,” ujar Ken.

Melihat bakat tersebut, Ken mendorong Fitria mengikuti berbagai kursus seperti Coding Roblox, Desain 3D Blender, hingga Game Engine Unity.

Dalam waktu singkat, Fitria pun mampu memadukan ketertarikannya pada teknologi dengan kecintaannya terhadap budaya lokal.

“Ayah menyarankan saya membuat gim yang mengenalkan falsafah dan potensi Lampung,” kenang Fitria.

Petualangan Budaya dalam Genggaman

Jelajah Lampung bukan sekadar gim petualangan biasa. Melalui permainan itu, pemain diajak berkeliling ke 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung untuk mengenal berbagai ikon daerah seperti Siger Lampung dan destinasi wisata lokal.

Lebih dari itu, Fitria menyelipkan lima falsafah hidup masyarakat Lampung dalam setiap misi permainan, yakni Nemui Nyimah (ramah dan murah hati), Piil Pesenggiri (menjaga harga diri), Nengah Nyappur (terbuka dan toleran), Sakai Sambayan (gotong royong), serta Bejuluk Beadek (gelar karena kerja keras).

“Banyak pemain bilang mereka baru tahu tentang falsafah hidup orang Lampung setelah main game ini. Itu bikin saya senang,” ujar Fitria.

Dapat Rekor dan Dipuji Wamen

Karya Fitria tak berhenti di layar ponsel. Ia berhasil meraih rekor dari Lembaga Prestasi Indonesia sebagai developer game termuda dengan karya terbanyak.

Prestasi itu juga mendapat apresiasi dari Wakil Menteri Pendidikan Fajar Riza Haq, yang menilai gim Jelajah Lampung sebagai bentuk pembelajaran kreatif berbasis budaya.

Tak hanya itu, rumah Fitria bahkan sempat dikunjungi Jenderal (Purn) A.M. Hendropriyono, tokoh intelijen nasional sekaligus guru besar Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN), untuk melihat langsung karyanya.

“Rasanya enggak percaya, tapi juga jadi semangat buat terus berkarya,” tutur Fitria.

Dengan semangat dan kreativitasnya, Fitria Khasanah membuktikan bahwa mengenalkan budaya bisa dilakukan lewat cara modern, dari jari-jari generasi muda untuk masa depan Indonesia.