Mengenal Pisang Goreng Madu Bu Nanik, Kuliner Legendaris Pencinta Pisang Goreng

Pisang goreng merupakan hidangan yang sangat umum ditemukan di seluruh penjuru Indonesia. Adapun salah satu yang cukup populer adalah sajian Pisang Goreng Madu Bu Nanik.

Diterbitkan 01 Mei 2025, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Bandung - Pisang goreng merupakan hidangan yang sangat umum ditemukan di seluruh penjuru Indonesia. Hidangan ini biasanya disajikan sebagai camilan ringan menemani secangkir teh atau kopi.

Tekstur luar yang renyah berpadu dengan rasa manis alami dari pisang membuatnya menjadi favorit banyak orang dari anak-anak hingga orang dewasa. Tidak heran jika pisang goreng sering dijajakan di pinggir jalan, pasar tradisional, hingga restoran berbintang.

Selain menjadi camilan sederhana, pisang goreng di Indonesia memiliki banyak variasi yang menggoda selera. Masyarakat dari berbagai daerah sering kali mengkreasikan pisang goreng dengan bahan tambahan atau teknik khusus untuk menghasilkan rasa dan tekstur unik.

Terdapat pilihan pisang goreng tepung renyah, pisang goreng kremes, hingga pisang goreng keju coklat yang sangat populer di kalangan anak muda. Setiap daerah bahkan punya ciri khasnya sendiri dalam menyajikan camilan ini.

Adapun salah satu varian pisang goreng yang menarik perhatian adalah pisang goreng madu. Sesuai namanya, pisang ini digoreng dengan balutan adonan tepung yang diberi campuran madu menghasilkan lapisan luar yang lebih karamelisasi dan sedikit lengket.

Teksturnya yang tetap renyah dan rasanya yang manis alami berpadu dengan aroma madu yang harum membuat pisang goreng madu menjadi sajian yang lebih spesial dibanding pisang goreng biasa.

Bagi masyarakat Indonesia, terdapat salah satu tempat pisang goreng madu yang paling legendaris yaitu Pisang Goreng Madu Bu Nanik.

Mengenal Pisang Goreng Madu Bu Nanik

​Pisang Goreng Madu Bu Nanik adalah salah satu camilan legendaris yang dikenal dengan tampilan khasnya berwarna hitam keemasan akibat karamelisasi madu. Pisang ini dimulai dari kisah inspiratif dari sang pendiri, Nanik Soelistiowat.

Melansir dari beberapa sumber, pada awalnya Bu Nanik menjalankan usaha katering sejak tahun 1994 dan melayani berbagai hotel di Jakarta dengan menyediakan makan siang untuk ribuan karyawan setiap harinya.

Kemudian dalam proses tersebut, seringkali terdapat pisang yang tidak terpakai karena terlalu matang sehingga ia berinisiatif mengolahnya menjadi camilan baru. Adapun ide untuk menggunakan madu sebagai pengganti gula dalam adonan muncul karena ibunda Bu Nanik.

Sang Ibunda diketahui menderita diabetes dan tidak dapat mengonsumsi gula sehingga dengan mengganti gula dengan madu ia menciptakan pisang goreng yang tetap manis namun lebih sehat.

Selain itu, pada awalnya pisang goreng madu ini tidak langsung diterima oleh konsumen. Warna hitam pada pisang goreng sering disalahartikan sebagai gosong sehingga banyak yang menolak mencicipinya.

Namun, setelah mencoba banyak yang menyukai rasa uniknya dan mulai memesan secara khusus. Pada tahun 2007, Bu Nanik memutuskan untuk fokus menjual pisang goreng madunya secara lebih serius.

Ia memulai dengan berjualan menggunakan gerobak di pinggir jalan dan aktif mempromosikan produknya melalui berbagai cara seperti menyebarkan brosur di masjid dan gereja.

Meskipun awalnya sulit dengan ketekunan dan strategi pemasaran yang kreatif pisang goreng madu Bu Nanik mulai dikenal luas. Seiring waktu, bisnis pisang goreng madu Bu Nanik mengalami pertumbuhan yang pesat dan jadi salah satu cemilan yang banyak dicari.

Daya Tarik Pisang Goreng Madu Bu Nanik

Pisang Goreng Madu Bu Nanik memiliki daya tarik utama dari rasanya yang khas dan tidak mudah ditemukan di tempat lain. Perpaduan antara manis alami dari pisang matang dengan madu menghasilkan rasa legit yang unik.

Adapun lapisan luar pisang yang berwarna hitam keemasan menjadi unik karena bukan disebabkan oleh gosong melainkan hasil dari karamelisasi madu saat proses penggorengan pisangnya.

Tekstur luar dari pisangnya juga dikenal renyah sementara bagian dalamnya tetap lembut menciptakan sensasi makan yang berbeda dari pisang goreng biasa. Selain rasa, penggunaan bahan alami berkualitas juga menjadi kekuatan utama Bu Nanik.

Konsistensi rasa dan kualitas sejak awal berdiri juga menjadikan Pisang Goreng Madu Bu Nanik begitu diminati. Tidak heran Pisang Goreng Madu Bu Nanik juga berhasil membangun citra brand yang kuat.

Lokasi Pisang Goreng Madu Bu Nanik

Pisang Goreng Madu Bu Nanik sudah dikenal luas tidak hanya di Jakarta tetapi hingga ke luar kota. Popularitasnya membuat pisang goreng madu bukan hanya sekadar camilan melainkan juga oleh-oleh khas yang diburu banyak orang saat berkunjung ke Jakarta.

Lokasi Pisang Goreng Madu Bu Nanik berada di Jl. Tanjung Duren Raya No. 67, Tj. Duren Utara, Kec. Grogol Petamburan, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta dengan jam buka setiap hari pukul 07.00 hingga 21.00 WIB.

Tempatnya bisa ditemukan dengan mudah karena berlokasi di pinggir jalan dan terdapat penanda tempat yang jelas dengan area parkir yang luas. Adapun dari pusat kota Jakarta berlokasi sekitar 7 km atau 20 menit berkendara.

Selain itu, tempatnya juga dekat dengan kawasan Central Park hanya sekitar 1,4 km atau 5 menit berkendara.