Sukses

Percakapan di Ponsel Ungkap Penyebab Kematian Gadis Muda di Minahasa Selatan

Liputan6.com, Manado - Jalan pintas ditempuh seorang remaja putri, warga Desa Kapitu, Kecamatan Amurang Barat, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulut. Gadis berusia berusia 15 tahun ini nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Pemicunya diduga karena sakit hati akibat putus cinta.

Korban ditemukan dalam keadaan tergantung dengan tali nilon berwarna kuning di kamarnya pada Kamis (20/08/2020) sekitar pukul 14.30 Wita.

“Ditemukan pertama kali oleh dua orang saksi yang adalah teman korban,” ungkap Kasat Reskrim Polres Minahasa Selatan AKP Rio Gumara.

Dari keterangan saksi diketahui bahwa sebelumnya, korban terlihat sedang bersedih, menangis sambil mengetik di ponsel miliknya.

Penyelidikan dilakukan oleh unit identifikasi Sat Reskrim Polres Minahasa Selatan. Salah satunya melalui riwayat percakapan di ponsel milik korban. Diketahui bahwa penyebab korban nekat bunuh diri adalah karena sakit hati masalah percintaan.

“Kami sudah melakukan olah TKP, dan melakukan proses identifikasi di RSUD Minahasa Selatan. Untuk pihak keluarga diharapkan untuk tetap sabar dan mengikhlaskan kepergian korban,” ujar Gumara.

KONTAK BANTUAN

Bunuh diri bukan jawaban apalagi solusi dari semua permasalahan hidup yang seringkali menghimpit. Bila Anda, teman, saudara, atau keluarga yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit, dilanda depresi dan merasakan dorongan untuk bunuh diri, sangat disarankan menghubungi dokter kesehatan jiwa di fasilitas kesehatan (Puskesmas atau Rumah Sakit) terdekat.

Bisa juga mengunduh aplikasi Sahabatku: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.tldigital.sahabatku

Atau hubungi Call Center 24 jam Halo Kemenkes 1500-567 yang melayani berbagai pengaduan, permintaan, dan saran masyarakat.

Anda juga bisa mengirim pesan singkat ke 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat surat elektronik (surel) kontak@kemkes.go.id.

2 dari 2 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: