Freelander 8 Resmi Terungkap, Ada Rahasia Besar di Baliknya

Freelander 8 tampil dengan desain tegas khas SUV modern berkarakter off-road. Siluet bodinya mengusung bentuk kotak dengan proporsi besar

Diterbitkan 17 Juni 2026, 06:17 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Nama Freelander kembali hadir ke industri otomotif global lewat model terbarunya, Freelander 8. SUV besar ini menjadi produk perdana dari brand Freelander yang lahir dari kerja sama Chery dan Jaguar Land Rover (JLR), sekaligus menandai babak baru strategi elektrifikasi kedua pabrikan tersebut.

Setelah sempat diperkenalkan melalui mobil konsep, kini wujud produksi Freelander 8 akhirnya diungkap secara resmi dengan desain yang lebih matang dan siap memasuki jalur produksi massal pada paruh kedua 2026.

Freelander 8 tampil dengan desain tegas khas SUV modern berkarakter off-road. Siluet bodinya mengusung bentuk kotak dengan proporsi besar yang menegaskan kesan tangguh sekaligus premium.

Bahasa desainnya masih mempertahankan identitas dari mobil konsep sebelumnya, termasuk garis bodi yang bersih, kap mesin tinggi, serta penggunaan elemen lampu depan dan belakang bergaya futuristis.

SUV ini juga menggunakan konfigurasi tiga baris kursi yang mampu menampung hingga enam penumpang, menjadikannya kandidat kuat di segmen SUV keluarga premium berukuran besar.

Dimensinya tergolong masif dengan panjang lebih dari 5,1 meter dan wheelbase sekitar 3 meter, yang memberikan ruang kabin sangat lega serta kenyamanan maksimal untuk perjalanan jauh.

Masuk ke sektor teknologi, Freelander 8 dibekali perangkat keras dan sistem bantuan berkendara yang tergolong mutakhir.

SUV ini menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon generasi terbaru untuk mendukung sistem infotainment dan komputasi kendaraan. Sementara itu, sistem bantuan pengemudi canggih (ADAS) dikembangkan bersama Huawei dengan dukungan sensor LiDAR beresolusi tinggi.

Kombinasi ini memungkinkan fitur semi-otonom yang lebih presisi, termasuk kemampuan membaca kondisi jalan secara real-time dan membantu pengemudi dalam berbagai situasi berkendara.

Freelander 8 tidak sepenuhnya mengandalkan mesin konvensional, melainkan menggunakan sistem range-extended electric vehicle (REEV).

Jantung penggeraknya mengandalkan mesin bensin 1.5 liter turbo yang berfungsi sebagai generator untuk mengisi daya baterai. Sementara motor listrik menjadi sumber utama tenaga penggerak roda.

 

Kelengkapan Lainnya

Baterai berkapasitas besar yang disuplai oleh CATL memungkinkan SUV ini melaju dalam mode listrik penuh hingga lebih dari 200 km, cukup untuk penggunaan harian tanpa konsumsi bahan bakar.

Meski mengusung teknologi elektrifikasi, Freelander 8 tetap dirancang sebagai SUV yang siap menghadapi berbagai kondisi jalan.

Mobil ini dibekali sistem penggerak all-wheel drive, differential lock, serta suspensi udara adaptif yang memungkinkan penyesuaian tinggi kendaraan sesuai medan.

Kombinasi tersebut membuat Freelander 8 tidak hanya cocok untuk penggunaan urban premium, tetapi juga memiliki kapabilitas off-road yang serius di kelasnya.

Di pasar China, Freelander 8 diperkirakan akan dibanderol di kisaran 300.000 yuan atau sekitar Rp600–700 jutaan. Dengan posisi tersebut, SUV ini akan bersaing langsung dengan model populer seperti Li Auto L8 dan Aito M7.

Kehadiran Freelander 8 juga menjadi bagian dari strategi besar Chery dan JLR dalam membangun lini produk baru berbasis energi listrik dan hybrid, dengan rencana peluncuran beberapa model tambahan di tahun-tahun mendatang.

Dengan desain modern, teknologi canggih, dan kemampuan off-road yang tetap dipertahankan, Freelander 8 menjadi simbol kebangkitan nama Freelander dalam format yang benar-benar baru, lebih besar, lebih cerdas, dan lebih elektrifikasi.

Â