Sukses

Jangan Asal Pakai, Berikut Panduan Menggunakan Dongkrak

Liputan6.com, Jakarta Menjadi peralatan wajib, dongkrak memiliki fungsi penting saat ban mobil mengalami masalah. Meski terlihat mudah, pemilik kendaraan harus mengetahui dengan baik dan benar cara menggunakannya.

Terdapat tiga jenis dongkrak, yakni ketupat, hidrolik, dan buaya. Perusahaan mobil pada umumnya memberikan jenis pertama. Setiap pemilik mobil patut mengetahui cara penggunaan perkakas ini, salah satunya bagaimana mengencangkan atau mengendurkan ulir. Untuk lebih jelas pemilik bisa mengecek buku panduan.

Setelah bisa mengoperasikannya, pemilik kendaraan juga perlu tahu titik tumpu dongkrak. Bila sembarangan, kerusakan pada bagian body atau sasis akibat tidak bisa menahan beban mobil akan terjadi.

Pada mobil modern titik tumpu dongkrak sudah ditentukan dari jalur produksi. Desainnya juga disesuaikan dengan kepala dongkrak agar pegangan tidak mudah bergeser, seperti dilansir Hyundai Indonesia.

Ingat, gunakan dongkrak untuk mengangkat satu sisi mobil, jangan ditengah dengan maksud mengangkat dua roda. Pada mobil sedan terdapat 4 lifting point. Pada bagian depan, lifting point berada di sasis tepat belakang roda. Sedangkan bagian belakang, lifting point berada di sasis depan roda belakang.

Untuk tipe mobil ladder frame, tumpuan yang dicari adalah 'tulang' yang paling keras. Kepala dongkrak bisa diletakkan di bagian sasis yang terletak di kolong pintu samping.

2 dari 2 halaman

Jangan Terlalu Lama Menahan Beban

Selain itu, untuk bagian depan tumpuan yang bisa digunakan di bagian arm, sedangkan di bagian belakang bisa mengandalkan bagian bawah rumah axle belakang.

Buat tipe bodi monokok, titik tumpuan juga telah tersedia. Terletak diantara kolong bagian dalam di pintu samping. Khusus monokok, tidak disarankan mendongkrak dari arm.

Tak hanya itu, dongkrak sifatnya hanya untuk menaikkan, sehingga jangan terlalu lama menahan beban. Jika butuh waktu lama saat perbaikan maka gunakan Jack Stand untuk mengganti dongkrak.