Lima Kerusakan Umum Penyebab Mobil Bermasalah

Banyak pemilik mobil yang mengira masalah yang bisa muncul di jalan, hanya sebatas ban bocor atau aki lemah

Diterbitkan 22 Juni 2026, 20:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Banyak pemilik kendaraan yang mengira masalah yang bisa muncul di jalan, hanya sebatas ban bocor atau aki lemah. Namun dalam kenyataannya, ada sejumlah kerusahaan lain yang justru lebih sering terjadi, dan tidak mudah diatasi tanpa bantuan teknisi.

Kondisi ini kerap dialami saat mobil digunakan untuk perjalanan jauh, terjebak kemacetan panjang, atau dipakai beraktivitas dengan intensitas tinggi setiap hari.

Yang membuat situasi semakin rumit, berbagai gangguan tersebut sering muncul tanpa tanda yang jelas.

Mobil yang sebelumnya beroperasi normal bisa mendadak kehilangan tenaga, menampilkan indikator peringatan di panel instrumen, hingga mengalami penurunan performa saat sedang melaju di jalan.

Dalam kondisi tersebut, tidak sedikit pengemudi yang mencoba menangani masalah sendiri atau tetap memaksakan kendaraan melanjutkan perjalanan.

Padahal, penanganan yang kurang tepat justru berpotensi memperburuk kerusakan dan membuat biaya perbaikan membengkak.

Salah satu masalah yang paling sering terjadi adalah mesin overheat ketika mobil digunakan dalam perjalanan jauh atau menghadapi kemacetan berkepanjangan.

Gejalanya biasanya diawali dengan naiknya indikator suhu mesin sebelum akhirnya muncul uap dari area kap.

Penyebabnya pun beragam, mulai dari kipas radiator yang tidak bekerja, kebocoran selang, thermostat bermasalah, hingga sistem pendingin yang sudah tidak optimal. Jika kendaraan tetap dipaksa berjalan, risiko kerusakan mesin bisa jauh lebih besar.

Gangguan lain yang kerap membuat pengendara panik adalah transmisi otomatis yang tiba-tiba menghentak atau tidak responsif.

Kondisi ini biasanya ditandai putaran mesin yang tinggi, tetapi laju kendaraan tidak sebanding, atau perpindahan gigi terasa kasar.

Karena berkaitan dengan sistem transmisi yang kompleks, masalah tersebut tidak mudah ditangani sendiri.

Memaksakan kendaraan tetap melaju dapat memperparah kerusakan internal transmisi, yang biaya perbaikannya bisa mencapai puluhan juta rupiah.

Selain itu, mobil yang mendadak mati dan tidak dapat dihidupkan kembali juga menjadi kasus yang cukup sering terjadi, terutama setelah berhenti di rest area, SPBU, atau area parkir.

Pertolongan Mekanik

Penyebabnya bisa berasal dari aki yang mulai soak, alternator bermasalah, motor starter melemah, hingga gangguan pada sistem kelistrikan.

Tak hanya itu, munculnya lampu indikator seperti check engine, ABS, oli, atau transmisi juga tidak boleh dianggap sepele karena dapat menjadi sinyal awal adanya kerusakan yang lebih serius.

Masalah lainnya adalah munculnya getaran atau suara tidak normal setelah kendaraan digunakan dalam perjalanan jauh.

Setir yang bergetar, suara benturan dari bawah mobil, dengungan yang tidak biasa, atau kendaraan yang terasa kurang stabil umumnya berkaitan dengan komponen kaki-kaki, roda, bearing, maupun suspensi.

Menurut CEO Garasi.id, Ardy Alam, banyak pengendara baru menghentikan kendaraan ketika mobil benar-benar tidak bisa berjalan.

Banyak pengendara baru berhenti ketika mobil benar-benar tidak bisa jalan. Padahal sebelumnya kendaraan sudah memberikan tanda-tanda gangguan.

"Untuk mengatasi kondisi darurat tersebut, Garasi.id menyediakan layanan Asisten Darurat untuk penanganan ringan di lokasi serta Towing Express untuk evakuasi kendaraan yang mengalami masalah serius seperti overheat, gangguan transmisi, mogok total, atau kerusakan kelistrikan, sehingga kendaraan tidak perlu dipaksakan melanjutkan perjalanan dan berisiko mengalami kerusakan yang lebih parah," jelas Ardy, dalam keterangan resmi, Senin (22/6/2026).