Lima Kebiasaan Sederhana yang Bikin Motor Lebih Awet

Banyak pemilik motor yang baru membawa kendaraannya ke bengkel setelah muncul gejala kerusakan, seperti suara mesin yang tak normal atau penurunan performa

Diterbitkan 27 Juni 2026, 18:13 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sepeda motor masih menjadi moda transportasi andalan bagi sebagian besar masyarakat Jakarta untuk menembus padatnya lalu lintas. Tingginya mobilitas membuat kendaraan roda dua digunakan hampir setiap hari, mulai dari berangkat kerja hingga aktivitas lainnya.

Sayangnya, intensitas penggunaan yang tinggi sering kali tidak diimbangi dengan perawatan rutin. Masih banyak pemilik motor yang baru membawa kendaraannya ke bengkel setelah muncul gejala kerusakan, seperti suara mesin yang tidak normal atau performa yang mulai menurun.

Padahal, servis berkala merupakan langkah penting untuk menjaga kondisi motor tetap prima sekaligus mencegah kerusakan yang lebih serius.

Pemeriksaan rutin juga membantu memastikan seluruh komponen bekerja optimal sehingga kendaraan tetap aman digunakan.

Kesibukan sehari-hari dan minimnya pemahaman mengenai kondisi teknis kendaraan menjadi alasan utama mengapa perawatan motor kerap diabaikan.

Dampaknya bukan hanya memperpendek usia pakai komponen, tetapi juga meningkatkan risiko gangguan keselamatan saat berkendara.

Merawat sepeda motor bukan hanya sebatas mengganti oli atau melakukan servis mesin. Menjaga kebersihan kendaraan juga menjadi bagian penting agar komponen tetap awet.

Debu, lumpur, hingga kotoran yang menempel terlalu lama pada bodi motor dapat membentuk kerak yang berpotensi merusak lapisan cat.

Selain mengurangi tampilan kendaraan, penumpukan kotoran juga bisa mempercepat munculnya korosi pada sejumlah komponen berbahan logam.

Karena itu, mencuci motor secara berkala menjadi langkah sederhana yang dapat menjaga tampilan kendaraan tetap bersih sekaligus membantu memperpanjang usia pakainya.

Selain kondisi mesin dan kebersihan bodi, ada satu hal yang sering luput dari perhatian pemilik motor, yaitu keberadaan benda asing di sekitar kendaraan.

Kain lap, plastik, hingga kertas terkadang tersangkut di sela-sela mesin atau area knalpot.

Apabila tidak segera dibersihkan, material tersebut berpotensi terbakar akibat suhu panas mesin maupun knalpot saat motor digunakan.

Oleh karena itu, pengendara disarankan melakukan pemeriksaan singkat sebelum berkendara untuk memastikan tidak ada benda asing yang menempel di area mesin maupun sistem pembuangan.

Bagasi motor memang praktis untuk menyimpan berbagai barang. Namun, pemilik kendaraan perlu lebih selektif dalam menempatkan barang bawaan.

Beberapa benda seperti korek api, pemantik gas, maupun benda logam sebaiknya tidak disimpan sembarangan di bawah jok.

Pada beberapa tipe sepeda motor, posisi aki berada tepat di bawah jok atau berdekatan dengan ruang bagasi.

Jika benda logam mengenai terminal aki hingga menyebabkan korsleting, risiko munculnya percikan api bahkan kebakaran dapat meningkat.

Karena itu, bagasi sebaiknya hanya digunakan untuk menyimpan perlengkapan yang benar-benar diperlukan saat berkendara dan tidak berpotensi mengganggu sistem kelistrikan kendaraan.

5 Tips Merawat Motor agar Tetap Awet

 

Agar motor tetap nyaman digunakan, aman dikendarai, dan memiliki usia pakai lebih panjang, berikut beberapa langkah perawatan yang dapat dilakukan secara rutin:

  • Periksa area kompartemen motor secara berkala, termasuk sekitar mesin, pipa knalpot, bagasi bawah jok, dan boks depan untuk memastikan tidak ada benda asing yang tersangkut
  • Cuci motor secara rutin agar debu, lumpur, dan kerak tidak menumpuk sehingga dapat mengurangi risiko korosi pada komponen.
  • Jaga kebersihan garasi atau area parkir karena tempat yang kotor berpotensi menjadi sarang tikus yang dapat merusak kabel kelistrikan motor
  • Taburkan kapur barus di sekitar lantai garasi sebagai salah satu cara membantu mengurangi keberadaan tikus
  • Lakukan servis berkala di bengkel terpercaya agar kondisi mesin, sistem kelistrikan, dan komponen penting lainnya diperiksa oleh teknisi berpengalaman.

Perawatan motor tidak selalu membutuhkan biaya besar. Dengan membiasakan pemeriksaan sederhana sebelum berkendara, menjaga kebersihan kendaraan, serta melakukan servis secara rutin, risiko kerusakan hingga potensi kebakaran dapat diminimalkan.

Selain membuat motor lebih awet, kebiasaan tersebut juga membantu meningkatkan keamanan dan kenyamanan selama berkendara.