Sukses

Suzuki Karimun Wagon 7-Seater Batal Meluncur, Ini Alasannya

Liputan6.com, New Delhi - Kabar Suzuki sedang menggarap Wagon R versi 7-penumpang telah beredar sejak beberapa tahun lalu. Tapi hingga kini kelanjutan proyek tersebut tak ada hasil nyatanya.

Melansir Motor Octane, Wagon R 7-penumpang yang rencananya akan diluncurkan untuk negara-negara Asia Selatan itu, batal hadir di pasar India.

Alasannya, mobil itu akan menjadi produk yang tidak perlu dan hanya akan menambah biaya serta tak akan menghasilkan keuntungan atau kesuksesan yang diinginkan perusahaan. Juga, sudah ada mobil Suzuki untuk segmen ini, seperti Suzuki Eeco dan Omni. Keberadaan Suzuki Ertiga, Omni, dan Eeco cukup baik menurut pabrikan.

Suzuki Wagon R 7-penumpang sendiri akan berukuran di bawah 4 meter. Ukuran ini akan mengikuti bahasa desain dari Wagon R, yang akan berbentuk kotak dan lebih praktis.

Bagi mereka yang membutuhkan MPV terjangkau, Suzuki Wagon R 7-penumpang akan menjadi jawaban. Bahkan untuk pembeli mobil pertama kali yang mencari kapasitas 7-penumpang dengan anggaran rendah, mobil ini akan ideal.

 

Sumber: Otosia.com

2 dari 3 halaman

5 Tahun Berlalu, Suzuki Karimun Wagon R 7-Seater Tak Kunjung Lahir

Pasar mobil murah ramah lingkungan atau Low Cost Green Car (LCGC) versi tujuh penumpang memang sangat menggiurkan. Bahkan selama Januari-Juni 2018 wholesale sales(penjualan pabrik ke dealer) LCGC MPV tujuh penumpang mencapai 56.624 unit.

Angka tersebut tergolong sangat tinggi, karena segmen LCGC MPV didominasi dua model saja, yakni Toyota Calya dan Daihatsu Sigra. Sementara pencapaian Datsun Go+Panca yang bermain di kelas yang sama masih jauh dari dua kompetitornya tersebut.

Sebenarnya Suzuki berpeluang "mengganggu" duet Calya-Sigra lewat Karimun Wagon R 7-seater yang model konsepnya pernah ditampilkan di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2013.

 

 

 

Artinya, sudah lima tahun berlalu namun LCGC MPV Suzuki ini belum juga lahir secara resmi. Bahkan, hingga pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 berakhir, Minggu (12/8/2018) urung muncul juga.

4W Head of Brand Development and Marketing Research PT SIS Harold Donnel mengatakan, hingga saat ini Suzuki masih menunggu babak baru peraturan LCGC.

“Masih wait and see. Jadi kami masih lihat dulu komposisi pasar gimana dengan LCGC atau LCEV,” ujar Harold saat ditemui di acara GIIAS 2018 di ICE, BSD City, Tangerang, Banten.

Harold sendiri menyatakan, belum adanya LCGC MPV dari Suzuki merupakan bagian dari strategi Suzuki.

Namun begitu, dirinya tak menampik, bahwa pasar LCGC MPV cukup menggiurkan, karena sangat besar peminatnya. Akan tetapi di lain pihak, dia juga tak menepis banyaknya para pemain LCGC MPV dan perusahaan mobil yang menjual produk seharga LCGC MPV.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: