Sukses

5 Tahun Berlalu, Suzuki Karimun Wagon R 7-Seater Tak Kunjung Lahir

Liputan6.com, Tangerang - Pasar mobil murah ramah lingkungan atau Low Cost Green Car (LCGC) versi tujuh penumpang memang sangat menggiurkan. Bahkan selama Januari-Juni 2018 wholesale sales (penjualan pabrik ke dealer) LCGC MPV tujuh penumpang mencapai 56.624 unit.

Angka tersebut tergolong sangat tinggi, karena segmen LCGC MPV didominasi dua model saja, yakni Toyota Calya dan Daihatsu Sigra. Sementara pencapaian Datsun Go+Panca yang bermain di kelas yang sama masih jauh dari dua kompetitornya tersebut.

Sebenarnya Suzuki berpeluang "mengganggu" duet Calya-Sigra lewat Karimun Wagon R 7-seater yang model konsepnya pernah ditampilkan di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2013.

Artinya, sudah lima tahun berlalu namun LCGC MPV Suzuki ini belum juga lahir secara resmi. Bahkan, hingga pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 berakhir, Minggu (12/8/2018) urung muncul juga.

4W Head of Brand Development and Marketing Research PT SIS Harold Donnel mengatakan, hingga saat ini Suzuki masih menunggu babak baru peraturan LCGC.

“Masih wait and see. Jadi kami masih lihat dulu komposisi pasar gimana dengan LCGC atau LCEV,” ujar Harold saat ditemui di acara GIIAS 2018 di ICE, BSD City, Tangerang, Banten.

Harold sendiri menyatakan, belum adanya LCGC MPV dari Suzuki merupakan bagian dari strategi Suzuki.

Namun begitu, dirinya tak menampik, bahwa pasar LCGC MPV cukup menggiurkan, karena sangat besar peminatnya. Akan tetapi di lain pihak, dia juga tak menepis banyaknya para pemain LCGC MPV dan perusahaan mobil yang menjual produk seharga LCGC MPV.

 

* Update Terkini Asian Games 2018 Mulai dari Jadwal Pertandingan, Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru dari Arena Pesta Olahraga Terbesar Asia di Sini.

2 dari 3 halaman

Fokus ke Karimun Wagon R

Hadirnya LCGC MPV milik Suzuki bisa saja terjadi. Namun karena berbagai faktor perusahaan asal Jepang itu belum mau berkomentar terlalu banyak.

Sebaliknya, di kelas LCGC Suzuki masih memiliki Karimun Wagon R. Hal ini pula menjadi fokus Suzuki untuk tetap bertahan di pasar otomotif Tanah Air.

“Karimun Wagon R memang awalnya cukup dominan sekarang struggling-lah. Kami fokus di satu produk itu dulu, kalau nanti bisa mengembangkan intensifikasi produk kami akan lakukan,” kata Harold.

Seperti diketahui wholesale Suzuki Karimun Wagon R memang tergolong kecil. Bahkan jika melihat yang ada selama semester pertama di 2018 mereka hanya menjual 2.501 unit.

Angka ini lebih kecil dibandingkan Daihatsu Ayla, Toyota Agya, bahkan Honda Brio Satya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Pilihan di Bawah Ini:

Video Populer Otomotif

Tutup Video
Artikel Selanjutnya
Karimun Wagon R Sepi Peminat, Suzuki Siapkan Pengganti?
Artikel Selanjutnya
Dana Mentok di Rp 110 Juta, Pilih Suzuki Karimun atau Datsun Go?