Sukses

Manulife Beri Rp 3,5 Miliar buat Pekerja Medis dan Fasilitas Kesehatan

Liputan6.com, Jakarta Pekerja medis di berbagai daerah mengeluhkan mengenai minimnya ketersediaan alat pelindung diri (APD). Kondisi ini membuat para pekerja medis rentan terinfeksi virus Corona atau Covid-19.

Kementerian Kesehatan pada April 2020 lalu memperkirakan Indonesia membutuhkan sedikitnya 8 juta APD untuk para pekerja medis. Namun, kemampuan pemerintah memenuhi kebutuhan APD terbatas mengingat penerimaan negara selama pandemi ini juga ikut tergerus.

Merespons kebutuhan APD tersebut dan melihat peran penting para pekerja medis dalam mengatasi Covid-19 di Indonesia, PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Manulife Indonesia) tergerak ikut menyediakan APD bagi tenaga kesehatan.

Melalui program satu produk satu APD, asuransi Manulife Indonesia mengajak nasabahnya ikut berpartisipasi membantu para pekerja medis mengatasi Covid-19 di negeri ini. Program tersebut dimulai sejak 2 Juni 2020 hingga akhir Juli 2020 nanti. Diperkirakan pada akhir Juli 2020 akan terkumpul 5.000 APD.

Direktur and Chief Marketing Officer Manulife Indonesia, Novita J Rumngangun akhir pekan lalu mengatakan, setelah terkumpul, APD tersebut akan dibagikan ke berbagai rumah sakit di Jabodetabek.

Selain APD, Manulife juga memberikan donasi 350 unit komputer kepada sekitar 180 fasilitas kesehatan di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Timur.

Komputer ini akan digunakan untuk pendataan administrasi dan pengunaan alat-alat kesehatan yang memerlukan komputer.

Hingga akhir Juni 2020, jumlah seluruh donasi APD dan unit komputer yang terkumpul mencapai lebih dari Rp 3,5 miliar. Jumlah ini akan bertambah lagi sampai akhir Juli nanti.

“Ini merupakan bentuk konkrit pelayanan Manulife terhadap Indonesia. Apalagi, saat ini, pemerintah sedang berusaha mengatasi pandemi Covid-19. Karena itu, sudah sepatutnya Manulife yang tahun ini genap 35 tahun berada di Indonesia juga ikut berpartisipasi menanggulangi Covid-19 dari Indonesia,” ujar dia, Senin (20/7/2020).

Program satu produk satu APD ini ternyata mendapat respons yang positif dari para agen dan nasabah Manulife. Mereka salut kepada Manulife karena peduli terhadap sesama yaitu tenaga medis.

Lydia Pakpahan, salah satu nasabah Manulife mengungkapkan, ia merasa senang bisa membantu tenaga medis melalui pembelian produk Manulife Lifestyle Protector (MLP).

 

2 dari 3 halaman

Klaim Covid-19

Komitmen Manulife Indonesia kepada nasabah juga terlihat dari pembayaran klaim Covid-19. Hingga 13 Juli 2020, Manulife telah membayar klaim terkait Covid-19 sebesar Rp 20.442.587.045.

Sedangkan, selama 5 tahun terakhir, Manulife Indonesia membayarkan klaim senilai Rp 30,3 triliun atau setara dengan Rp 83 miliar per hari atau Rp 3,5 miliar per jam mencakup klaim individu, grup, dan pensiun.

Sementara itu, klaim terbesar yang pernah dibayarkan Manulife Indonesia terjadi pada tahun 2019 di mana klaim uang pertanggungan untuk seorang nasabah yang dibayarkan sebesar USD 4.045.523. Memasuki 35 tahun beroperasi di Indonesia tahun ini , Manulife telah melayani lebih dari 2 juta nasabah.

Kepedulian terhadap pekerja medis ini juga ditunjukkan oleh sejumlah perusahaan asuransi di Indonesia. Contohnya, PT Asuransi Cigna yang memberikan perlindungan asuransi kepada 605 tenaga medis di lima Puskesmas di Jakarta.

PT Prudential Life Assurance memberikan perlindungan bagi 500 relawan di RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran Jakarta dengan santunan sebesar Rp 50 juta bagi ahli waris jika tertanggung meninggal dunia.

Sedangkan, PT Asuransi Jiwa Sequis Life memberikan perlindungan kepada 1.000 tenaga kesehatan di DKI Jakarta yang terdiagnosis positif Covid-19.

Di tengah situasi pandemi seperti saat ini, uluran tangan dan bantuan dari semua pihak sangat dibutuhkan. Karena itu, langkah konkrit yang sudah dilakukan Manulife itu patut diapresiasi.

3 dari 3 halaman

Saksikan video di bawah ini: