Infografis: Tahapan Pertolongan Saat Tersedak

Tersedak bisa berubah menjadi kondisi darurat dalam hitungan menit. Lantas, apa yang harus dilakukan saat korban tak bisa bernapas?

Diterbitkan 22 September 2026, 21:56 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Dua anak meninggal akibat tersedak, menyoroti bahaya kondisi darurat ini.
  • Pertolongan pertama meliputi batuk, tepukan punggung, dan dorongan perut.
  • Pencegahan penting, dengan penanganan khusus bayi, ibu hamil, atau korban tak sadar.

Liputan6.com, Jakarta - Dua kasus anak meninggal dunia akibat tersedak terjadi dalam waktu berdekatan. Seorang siswi kelas 1 SD di Batang, Jawa Tengah, meninggal setelah tersedak bakso, sementara beberapa hari kemudian siswa kelas 3 SD di Lampung Tengah meninggal setelah tersedak biji kelengkeng. Kejadian tersebut menjadi pengingat bahwa tersedak dapat berubah menjadi kondisi darurat dalam waktu singkat.

Tersedak terjadi ketika benda asing menyumbat jalan napas dan menghambat aliran udara ke paru-paru. **Jika korban masih bisa batuk atau berbicara, biarkan korban batuk sekuatnya. Jika korban tidak bisa batuk, berbicara, atau bernapas, berikan 5 tepukan punggung dan 5 dorongan perut secara bergantian pada orang dewasa dan anak di atas 1 tahun. Jangan memasukkan jari ke mulut jika benda tidak terlihat dan jangan memberikan makanan atau minuman.

Teknik pertolongan berbeda untuk bayi di bawah 1 tahun dan ibu hamil. Pada bayi, lakukan 5 tepukan punggung dan 5 dorongan dada secara bergantian, sedangkan ibu hamil tidak menggunakan dorongan perut. Jika korban tidak sadarkan diri, segera minta bantuan kegawatdaruratan dan lakukan CPR. Pencegahan juga penting dengan memperhatikan bentuk dan tekstur makanan serta membiasakan anak makan sambil duduk dan tidak bermain atau berlari.

 

Infografis Tahapan Pertolongan Saat Tersedak

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6