Kronologi Pria Bawa Gergaji Tewas di Gardu Listrik LRT Pancoran

Korban naik ke lantai dua gardu sebelum diduga tersengat aliran listrik bertegangan tinggi.

Diterbitkan 02 September 2026, 06:28 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Pria tak dikenal tewas tersengat listrik di gardu LRT Pancoran.
  • Diduga korban hendak mencuri kabel, membawa gergaji besi dan kantong plastik.
  • Identitas korban belum diketahui; operasional LRT tidak terganggu.

Liputan6.com, Jakarta - Seorang pria tanpa identitas ditemukan tewas di gardu listrik yang digunakan untuk mendukung operasional LRT di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan. Pria tersebut diduga meninggal setelah tersengat listrik bertegangan tinggi saat hendak mengambil kabel.

Kapolsek Pancoran Kompol Suminto mengatakan korban diduga masuk ke area gardu melalui bagian bawah sambil membawa kantong plastik berisi gergaji besi dan topi.

"Korban masuk dari bawah dengan membawa kantong plastik dengan gergaji beserta topi. Kemudian naik ke atas lantai dua di gardu tersebut. Diduga tersengat listrik tegangan tinggi," kata Suminto kepada wartawan di Jakarta, Selasa.

Polisi menerima informasi mengenai kejadian tersebut sekitar pukul 17.50 WIB. Berdasarkan pemeriksaan sementara, korban kemudian naik ke lantai dua gardu sebelum diduga tersengat aliran listrik bertegangan tinggi.

Suminto mengatakan polisi menduga korban hendak mengambil kabel yang berada di dalam gardu. Dugaan itu muncul karena korban membawa gergaji besi dan kantong plastik.

"Kira-kira diprediksikan kabel yang mau diambil, karena alat yang dibawa adalah gergaji besi sama kantong plastik," ujarnya.

Hingga saat ini, polisi baru menemukan satu korban dalam kejadian tersebut. Identitas pria itu belum diketahui karena tidak ditemukan kartu tanda penduduk (KTP) maupun dokumen identitas lainnya.

"Sementara ditemui satu. Di tubuhnya tidak ditemukan KTP maupun identitas tidak ada. Jadi Mr X," kata Suminto.

 

Jenazah Korban Dibawa ke RS Polri

Jenazah korban selanjutnya akan dibawa ke Rumah Sakit Kramat Jati untuk menjalani autopsi. Polisi juga belum dapat memastikan kapan korban meninggal dunia.

Suminto mengatakan kondisi jenazah yang sudah mengeluarkan bau diduga berkaitan dengan sengatan listrik bertegangan tinggi.

Gardu listrik tersebut diketahui digunakan untuk mendukung operasional LRT. Aliran listrik di lokasi sempat dipadamkan sementara untuk proses evakuasi korban. Namun, kondisi tersebut dipastikan tidak mengganggu operasional LRT.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6