Pemprov Kalteng Hibahkan Ribuan Starlink, Perluas Internet hingga Sekolah dan Puskesmas di Pelosok

Pemprov Kalteng menyalurkan ribuan Starlink ke 13 kabupaten/kota untuk memperluas internet bagi sekolah, puskesmas, dan wilayah terpencil.

Diterbitkan 13 Agustus 2026, 10:39 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mempercepat pemerataan konektivitas digital hingga ke daerah terpencil. Salah satu langkah yang ditempuh yakni menyalurkan hibah ribuan perangkat internet berbasis satelit Starlink ke sejumlah kabupaten dan kota.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran dalam Rapat Koordinasi Desa (Rakordes) se-Kalimantan Tengah yang berlangsung di Palangka Raya, Kamis (6/8/2026).

Program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov Kalteng memperkuat infrastruktur digital sekaligus mempercepat transformasi teknologi hingga tingkat desa, terutama di wilayah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses internet.

Agustiar menegaskan, pemerataan pembangunan tidak hanya berkaitan dengan penyediaan infrastruktur fisik. Akses terhadap teknologi informasi dan komunikasi juga perlu tersedia bagi seluruh masyarakat, termasuk mereka yang tinggal jauh dari pusat perkotaan.

"Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen menghadirkan akses internet hingga ke desa-desa terpencil. Hibah perangkat Starlink ini bukan sekadar menyediakan jaringan, tetapi juga membuka akses terhadap pendidikan, layanan kesehatan, pelayanan pemerintahan, dan peluang ekonomi yang lebih luas. Dengan konektivitas yang semakin baik, kita ingin memastikan tidak ada lagi desa yang tertinggal dalam transformasi digital," tutur Gubernur Agustiar Sabran.

Internet Diharapkan Perkuat Pelayanan Publik di Desa

Menurut Agustiar, keberadaan jaringan internet yang andal dapat menjadi salah satu fondasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat desa.

Dengan dukungan konektivitas yang lebih baik, pemerintah desa diharapkan dapat mengoptimalkan teknologi digital untuk memberikan layanan administrasi kepada masyarakat secara lebih cepat, mudah, dan transparan.

"Saya berharap perangkat Starlink ini benar-benar dimanfaatkan secara optimal oleh pemerintah desa. Jadikan internet sebagai sarana meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat tata kelola pemerintahan desa, sekaligus mendorong lahirnya inovasi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," jelas Gubernur Agustiar Sabran.

Konektivitas digital juga diharapkan dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di pedesaan. Akses internet dapat dimanfaatkan untuk mempromosikan produk unggulan daerah, mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga memperluas jangkauan produk ke pasar digital.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, dan pemerintah desa agar implementasi transformasi digital berjalan secara efektif serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambah Gubernur Agustiar Sabran.

Starlink Disalurkan ke 13 Kabupaten/Kota

Pada tahap awal, Pemprov Kalimantan Tengah menyalurkan hibah perangkat Starlink kepada 13 kabupaten/kota. Perangkat tersebut akan dimanfaatkan oleh Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), serta Puskesmas, khususnya yang berada di wilayah dengan keterbatasan akses internet.

Dalam penyerahan simbolis tersebut, Pemerintah Kabupaten Sukamara memperoleh 73 unit Starlink, Kabupaten Kotawaringin Timur 83 unit, Kabupaten Gunung Mas 72 unit, Pemerintah Kota Palangka Raya 14 unit, Kabupaten Katingan 287 unit, dan Kabupaten Barito Timur 70 unit.

Selanjutnya, Kabupaten Seruyan mendapatkan 131 unit, Kabupaten Kotawaringin Barat 176 unit, Kabupaten Barito Selatan 93 unit, Kabupaten Murung Raya 104 unit, Kabupaten Kapuas 47 unit, Kabupaten Pulang Pisau 87 unit, serta Kabupaten Lamandau sebanyak 170 unit.

Seluruh perangkat itu akan digunakan untuk mendukung peningkatan layanan pendidikan dan mempercepat digitalisasi pembelajaran, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di masing-masing daerah.

Dorong Digitalisasi hingga Atasi Blank Spot

Pemanfaatan Starlink diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk mengatasi wilayah blank spot sekaligus memperluas konektivitas digital hingga ke pelosok Kalimantan Tengah.

Dengan dukungan teknologi berbasis satelit, koneksi internet yang lebih stabil diharapkan mampu mempercepat digitalisasi pelayanan publik, menunjang kualitas pendidikan dan layanan kesehatan, serta memperlancar komunikasi pemerintahan di berbagai daerah.

Melalui program hibah tersebut, Pemprov Kalimantan Tengah berharap akses internet berkualitas dapat semakin merata, termasuk menjangkau masyarakat yang tinggal di desa-desa terpencil.

Konektivitas yang semakin luas pada akhirnya diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik dan sumber daya manusia sekaligus mendorong pemerataan pembangunan di Bumi Tambun Bungai.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6