Manchester United Buktinya, Paling Banyak Lepas Tembakan Tak Menjamin Kesuksesan

Manchester United asuhan Michael Carrick terdampar di papan tengah Liga Inggris meskipun statistik mereka menjadi yang terbaik.

Diterbitkan 27 September 2026, 17:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Manchester United belum menemukan konsistensi pada musim 2026/2027. Di kompetisi domestik Inggris, skuad asuhan Michael Carrick tersebut baru mengumpulkan 5 poin dari 5 pertandingan. Mereka juga telah tersingkir dari Piala Liga Inggris pada ronde ke-3.

Meskipun begitu, statistik Setan Merah sebenarnya tidak buruk. Salah satu hal yang mengesankan adalah jumlah tembakan mereka. The Red Devils memimpin statistik tersebut dan mengalahkan seluruh tim lain di Premier League dengan total 113 tembakan.

Sebenarnya terdapat sejumlah faktor yang menyebabkan dahaga gol Setan Merah. Kedalaman skuad, terutama di lini depan, menjadi salah satu biang masalah terbesar. Masalahnya, Carrick tampaknya belum menemukan solusi yang mampu menambal lubang ini.

Jika berkelanjutan, bukan tak mungkin karier sang juru taktik di Old Trafford akan berakhir lebih dini. Jeda internasional yang sedang berlangsung seharusnya dapat dimanfaatkan Carrick untuk menyusun ulang rencananya dan menyiapkan opsi alternatif di dalam skuad.

Tak Semua Tembakan Berbahaya

Angka 113 tembakan ke gawang lawan memang terbilang tinggi mengingat musim 2026/2027 yang baru saja berjalan. Statistik tersebut juga menunjukkan bahwa The Red Devils melakukan sekitar 22,6 tembakan per pertandingan dan merupakan yang tertinggi di liga.

Data yang impresif tersebut tak mengungkap satu hal krusial, yaitu kebanyakan tembakan yang dilesatkan Setan Merah berasal dari luar kotak penalti. Fakta itu memperlihatkan kesulitan skuad asuhan Carrick dalam menembus pertahanan lawan dan menciptakan peluang berbahaya.

Kehilangan Target Man Murni

Sosok nomor 9 Manchester United yang musim lalu diemban oleh Benjamin Sesko kini sedang absen. Akibatnya, lini serang The Red Devils semakin melempem. Bahkan, kombinasi yang sering kali diisi Rashford, Cunha, dan Mbeumo tersebut baru mencetak 4 gol.

Setan Merah memang masih memiliki sosok lain seperti Joshua Zirkzee yang dapat mengisi pos sentral di lini depan. Meski begitu, tampaknya Carrick tak begitu memercayai perannya, dengan hanya diberi 70 menit bermain saja sepanjang musim.

Hilangnya Keseimbangan Tim

Menurunnya performa skuad Old Trafford musim ini tak lepas dari hilangnya sosok seperti Benjamin Sesko. Selain striker asal Slovenia tersebut, kepergian Casemiro di lini tengah meninggalkan lubang besar, terlebih perannya sulit tergantikan meski sudah mendatangkan pemain anyar.

Manchester United juga masih terus mengandalkan nama senior seperti Luke Shaw ataupun Diogo Dalot yang semakin inkonsisten. Ketimpangan kualitas ini menciptakan ketidakseimbangan di seluruh sisi skuad Setan Merah dan jadi faktor tambahan rapuhnya permainan mereka.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Trent Alexander-Arnold Tegaskan Komitmen di Real Madrid, Liverpool dan Arsenal Harus Menunggu

Deniz Akbar, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • Manchester United, salah satu klub papan atas Liga Inggris. MU adalah klub tersukses di sejarah Liga Inggris modern
    Manchester United FC adalah klub sepak bola profesional yang berbasis di Old Trafford, Manchester Raya. MU bermain di Premier League.
    Manchester United
  • liputan6
    Liga Inggris atau lebih dikenal dengan Liga Primer Inggris merupakan kompetisi utama di Inggris yang diikuti 20 tim untuk mendapatkan gelar
    Liga Inggris
  • Michael Carrick