Liputan6.com, Jakarta - Polisi mulai menelusuri jejak orang yang pernah masuk atau berkontak dengan tiga ruangan di sebuah yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri mengambil sampel DNA dari tiga ruangan yang sebelumnya ditemukan sejumlah barang berkaitan dengan senjata.
Pemeriksaan dilakukan saat Polres Metro Jakarta Selatan bersama Puslabfor kembali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Senin, 10 Agustus 2026.
Advertisement
Kanit Krimum Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan Ipda Alpino de Tech mengatakan, Puslabfor menerjunkan dua tim dalam pemeriksaan tersebut. Satu tim bertugas mengambil sampel DNA, sedangkan tim lainnya memeriksa barang-barang yang berkaitan dengan senjata.
“Yang satu tim untuk menguji DNA, menguji sampel DNA. Yang kedua, tim dari senjata untuk mengecek ada atau tidaknya barang-barang yang berkaitan dengan senjata api, senjata angin, atau amunisi, dan sparepart dari senjata itu sendiri,” kata Alpino kepada wartawan, Selasa (11/8/2026).
Tiga ruangan yang diperiksa yakni ruangan bekas Ketua Pengurus Yayasan, ruangan Sekretaris, serta ruangan Sarana Prasarana Yayasan.
Sampel DNA diambil dari ketiga ruangan tersebut untuk menelusuri orang yang pernah berada atau berkontak dengan ruangan tersebut.
“DNA dari tiga ruangan sudah diambil sampelnya semua, tujuannya untuk mengecek siapa saja yang masuk atau yang pernah berkontaminasi di dalam ruangan tiga ruangan tersebut,” ujarnya.
Puslabfor Temukan 30 Item Berkaitan dengan Senjata
Selain mengambil sampel DNA, Puslabfor memeriksa sejumlah barang yang ditemukan di tiga ruangan tersebut.
Hasil pemeriksaan menunjukkan masih ditemukan 30 item yang berkaitan dengan senjata, senjata angin, amunisi, dan suku cadang.
“Masih sama, ada airsoft gun, ada juga amunisi, ada juga magasin airsoft gun, dan sparepart dari senjata, contohnya sasaran tembak dan gagang senjata,” kata Alpino.
Namun, airsoft gun yang ditemukan dalam kondisi rusak dan tidak utuh.
“Senjata airsoft gun itu sudah kondisinya menurut Puslabfor sudah rusak, sudah tidak utuh,” ujarnya.
Polisi juga memeriksa ruangan yang sebelumnya ramai disebut sebagai bunker. Alpino meluruskan bahwa ruangan tersebut sebenarnya merupakan basement yang terhubung dengan ruangan lain melalui tangga.
Basement tersebut turut diperiksa. Namun, polisi tidak menemukan barang baru di lokasi tersebut.
“Tidak ada,” kata Alpino.
Setelah seluruh pemeriksaan selesai, polisi melepas garis polisi yang sebelumnya terpasang. Pihak yayasan kini diperbolehkan kembali menggunakan ruangan tersebut.
“Dengan tadi sudah diperiksa oleh pihak Puslabfor, DNA dan dari bagian senjata sudah dicek, kemudian kami buka police line-nya agar bisa dimanfaatkan oleh pihak yayasan sesuai dengan ketentuannya,” ujar Alpino.
Polisi juga memastikan tidak menemukan kamera CCTV di lokasi.
“CCTV kami lihat tidak ada kamera di sini, tidak ada CCTV,” katanya.
Pemeriksaan dinyatakan selesai setelah pihak yayasan menyatakan tidak ada lagi ruangan yang perlu diperiksa. Alpino menyebut lokasi telah dinyatakan steril sehingga aktivitas yayasan dapat kembali berjalan.
“Tadi kami sudah konfirmasi kepada PLT Ketua Pengurus dan juga kuasa hukumnya, dari pihak yayasan menyatakan sudah cukup dan mereka sudah bisa melakukan aktivitasnya lagi,” kata Alpino.
Saat ditanya apakah lokasi sudah dinyatakan steril, Alpino menjawab singkat, “Iya.”
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3341307/original/037033900_1609899603-cek_fakta_kosmetik_cega_covid-19.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3372858/original/061241900_1612917784-Vaksin-Nakes-Lansia1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317472/original/091873000_1786014229-IMG_3312.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320374/original/084584100_1786347702-Screenshot_2026-08-10_130418.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317547/original/022307300_1786020542-WhatsApp_Image_2026-08-06_at_19.28.11.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318320/original/097951300_1786091410-1001016132.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317533/original/004362800_1786019652-WhatsApp_Image_2026-08-06_at_19.28.11.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317518/original/012310700_1786017988-Bungker.webp)