Spanduk `Jokowi Capres Banjir` Bertebaran

Spanduk sindiran untuk Jokowi menjamur di sejumlah titik. Tidak ada yang tahu siapa pemasang spanduk itu.

Diterbitkan 20 Januari 2014, 13:50 WIB
Copy Link
Batalkan
Kinerja Jokowi menangani banjir di Jakarta mulai dipertanyakan. Upaya Gubernur DKI bernama lengkap Joko Widodo itu dinilai belum bisa membebaskan Ibukota dari banjir. Spanduk sindiran pun menjamur di sejumlah titik.

Pantauan Liputan6.com, Senin (20/1/2014), sebuah spanduk putih berukuran 3 meter X 1 meter bertuliskan "Jokowi Capres Banjir" terpasang di ruas jalan Abdullah Syafii di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

Selain tulisan, tak ada ornamen lain yang menempel di spanduk putih yang dipasang pada besi pembatas jalan itu. Tulisannya pun hanya terbuat dari cat semprot. Tidak ada yang tahu siapa pemasang spanduk itu.

"Nggak tahu, pagi-pagi sudah ada saja di situ. Baru hari ini, Kemarin-kemarin nggak ada," kata Sukardi, penjual gorengan di dekat spanduk itu dipasang, Senin (201/1/2014).

Sejumlah pengguna jalan pun tertarik dengan spanduk itu. Mereka yang melintas di jalan yang menghubungkan Tebet dengan Kampung Melayu itu pun melambatkan kendaraannya untuk melihat spansuk tersebut.

Banjir yang menggenang jalan Abdullah Syafii sebenarnya mulai surut. Kini ketinggian banjir tinggal 10 centimeter hingga 30 centimeter. Sejatinya, kedua ruas jalan itu memang masih ditutup. Namun, pengendara dari Jalan Otista Raya masuk ke jalur itu.

Spanduk seperti itu tak hanya di situ saja terpasang. Sebelumnya, spanduk yang mengkritik Jokowi soal penanganan banjir juga terpasang di Pintu Air Manggarai, Jakarta Timur. Namun spanduk itu sudah dicopot. Ada pula spanduk serupa di perlintasan kereta api di Jalan Pramuka, Jakarta Timur. (Eks/Ism)

Baca juga:

Jakarta Banjir, Warga Tagih Janji Jokowi
Korban Banjir Pluit: Jokowi Harus ke Sini, Kita Juga Bayar Pajak
Jokowi, Aher, dan Menteri LH Bahas Ciliwung dari Hulu ke Hilir

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

  • Presiden Jokowi hibur anak-anak dengan atraksi sulap di peringatan Hari Anak Nasional, di Pekanbaru, Riau.
    Joko Widodo merupakan Presiden ke-7 Indonesia yang memenangi Pemilihan Presiden bersama wakilnya Jusuf Kalla pada 2014
    Jokowi
  • liputan6
    Banjir Jakarta adalah fenomena berulang yang disebabkan oleh berbagai faktor, menimbulkan dampak signifikan, dan memerlukan penanganan serta sistem peringatan dini yang efektif.
    Banjir Jakarta