Banjir Mengintai, Normalisasi 13 Sungai di Jakarta Dikebut

Penanganan banjir Jakarta harus libatkan Pemerintah Pusat dan Pemprov Jabar.d

Diterbitkan 06 Oktober 2026, 11:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Pemerintah DKI Jakarta menormalisasi 13 sungai untuk atasi banjir di ibu kota.
  • Penanganan banjir memerlukan koordinasi lintas wilayah, terutama dengan Jawa Barat.
  • Tanggung jawab dibagi: DKI pembebasan lahan, pemerintah pusat penurapan tanggul.

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah melakukan normalisasi terhadap 13 sungai sebagai salah satu upaya penanganan banjir di ibu kota. Titik normalisasi antara lain di Ciliwung, Krukut, dan Cipinang Lama.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan, penanganan banjir juga membutuhkan koordinasi lintas wilayah, mengingat sejumlah aliran sungai yang menuju Jakarta berasal dari Jawa Barat.

"Di Jakarta sekarang ini ada 13 sungai yang kita lakukan normalisasi, mudah-mudahan ini segera bisa teratasi," kata Pramono usai membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Kebencanaan 2026 di Jakarta, Selasa (6/10/2026).

Pramono menjelaskan, pembagian kewenangan dalam penanganan sungai juga dilakukan antara Pemprov DKI dan pemerintah pusat. Untuk normalisasi di wilayah Jakarta, termasuk pembebasan lahan, menjadi tanggung jawab Pemprov DKI.

Sementara itu, pekerjaan seperti penurapan tanggul merupakan kewenangan pemerintah pusat.

"Hal yang berkaitan dengan kalau perbatasan antarwilayah, itu sebenarnya yang menjadi tugasnya adalah pemerintah pusat," ujarnya.

Menurut Pramono, kehadiran BPBD Jawa Barat dalam Rakorda Kebencanaan menjadi bagian dari koordinasi tersebut. Dia mengatakan kerja sama diperlukan karena terdapat sungai yang alirannya berasal dari wilayah Jawa Barat.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6