Liputan6.com, Jakarta - Langit cukup terik saat saya tiba di Makau. Pada 12 Oktober 2026 pukul 12.31, pesawat AirAsia yang saya tumpangi mendarat di Macau International Airport.
Begitu turun dari pesawat, saya langsung naik bus untuk membelah jantung kota Makau. Tujuan pertama saya adalah Mercado de Taipa.
Pasar ini berada di tengah Taipa Village. Suasananya berbeda dari kawasan resor besar yang kerap melekat dengan citra Makau.
Advertisement
Di sekitar pasar, jalan-jalan kecil dan deretan bangunan membawa pengunjung ke bagian kota yang lebih dekat dengan keseharian warga. Mercado de Taipa kini juga berkembang menjadi ruang kuliner, budaya, dan kreativitas.
Dari pasar, saya melanjutkan perjalanan menyusuri Taipa Village. Kawasan ini dikenal dengan lorong-lorong sempit, toko kecil, restoran, dan bangunan lama. Salah satu jalan yang ramai dikunjungi adalah Rua do Cunha, yang dipenuhi tempat makan dan toko oleh-oleh.
Dari Taipa Village, perjalanan berlanjut ke MGM Cotai. Di kompleks ini, saya mengunjungi Poly MGM Museum. Di dalam museum, saya menjumpai labirin dan beragam instalasi bunga. Pameran ini menampilkan warisan budaya dan karya seni. Memperlihatkan sisi Makau yang tak hanya berkaitan dengan wisata dan hiburan.
Malam harinya, saya kembali menyusuri pusat kota Makau dengan bus terbuka. Dari dek, gedung-gedung yang tampak biasa pada siang hari berubah berkilau oleh cahaya lampu. Papan-papan reklame dan fasad bangunan menyala di sepanjang jalan.
Guia Hill ke St. Paul’s
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375172/original/085362700_1792133706-WhatsApp_Image_2026-10-15_at_10.38.12__1_.jpeg)
Keesokan harinya, perjalanan dimulai dari Guia Hill Municipal Park. Kawasan ini berada di bukit tertinggi Semenanjung Makau. Di puncaknya terdapat Benteng Guia, kapel, dan mercusuar. Sementara dari area taman, pengunjung bisa melihat bentang kota.
Saya tak berhenti di Guia Hill. Menjelang sore, saya menuju Reruntuhan St. Paul’s. Di sana, ribuan orang memadati kompleks St. Paul’s. Mulai dari tangga hingga ruang bawah tanah.
Gereja yang dikenal sebagai Mater Dei itu dibangun pada abad ke-17. Namun, hancur akibat kebakaran pada 1835. Kini, yang tersisa dari St. Paul’s adalah fasad depan setinggi 27 meter.
Menutup hari itu, saya mengungjungi Lord Stow’s Bakery. Toko ini dikenal dengan egg tart-nya. Lord Stow’s pertama kali dibuka di Coloane pada 1989.
Egg tart di sini disebut tidak menggunakan lemak babi sehingga dapat menjadi pilihan bagi wisatawan Muslim. Namun, Lord Stow’s Bakery belum memiliki sertifikat halal.
"Pastri kami sebenarnya tidak menggunakan lemak babi," kata Brand Owner Lord Stow's Bakery Audrey.
Advertisement
Coloane dan Masjid Makau
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377431/original/024487200_1792463143-WhatsApp_Image_2026-10-20_at_09.21.57.jpeg)
Pada 14 Oktober, saya kembali menjelajahi Makau. Saya mengunjungi Parque de Seac Pai Van di Coloane. Di taman ini, suasana terlihat hijau, berbeda dari kawasan kota dan resor. Di dalamnya terdapat Paviliun Panda Makau serta sejumlah fasilitas rekreasi.
Hari itu juga saya singgah di Masjid Makau. Bangunannya didominasi warna putih. Pintu dan jendela berwarna hijau. Ukurannya tak besar.
Sekitar 6,5 × 12 meter atau kurang lebih 78 meter persegi. Jika dibandingkan dengan masjid-masjid di Indonesia, ukurannya mungkin lebih menyerupai musala.
Di samping masjid terbentang pemakaman Muslim. Bagi warga Muslim setempat maupun wisatawan, masjid ini menjadi tempat untuk beribadah dan beristirahat sejenak dari perjalanan.
“Ini satu-satunya masjid di Makau,” ujar Murni, warga Indonesia yang sudah 26 tahun menetap di Makau.
Dari sana, saya makan siang di restoran halal Lou Lan. Bagi wisatawan Muslim, restoran halal seperti ini terasa seperti oase di tengah terbatasnya pilihan makanan halal di Makau. Lou Lan tercantum dalam daftar tempat makan halal Kantor Pariwisata Pemerintah Makau.
Rangkaian perjalanan wisata saya di Makau ditutup di City of Dreams. Tempat saya menyaksikan House of Dancing Water. Pertunjukan yang memukau, memadukan tari, aksi panggung, dan permainan air dalam sebuah teater khusus.
Empat hari menjelajahi Makau, saya merasakan suasana berbeda. Sejarah, budaya, kuliner, dan hiburan bertemu dalam perjalanan yang sama. Kota ini memang memukau. Bukan hanya karena gemerlapnya, tetapi juga karena banyak kisah yang tersembunyi di setiap sudutnya.
Kunjungan ini merupakan bagian dari perjalanan saya ke Makau bersama AirAsia dan Macao Government Tourism Office (MGTO). Saya berangkat dari Indonesia pada 11 Oktober dan sempat transit di Kuala Lumpur, Malaysia, sebelum melanjutkan penerbangan ke Makau.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328649/original/001837900_1787203589-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-20T122532.000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322269/original/035290200_1786523414-cek_fakta_-_ombudsman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782149/original/002861400_1782877955-Cek_fakta_-_SIM_seumur_hidup.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5441706/original/046861700_1765516083-jasa_marga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377430/original/004239300_1792463143-WhatsApp_Image_2026-10-20_at_09.18.38.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375708/original/003478700_1792212051-WhatsApp_Image_2026-10-17_at_11.31.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375172/original/085362700_1792133706-WhatsApp_Image_2026-10-15_at_10.38.12__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5573211/original/091552400_1777885045-000_KL9OJ.jpg)