Pemerintah Beberkan Dua Catatan Evaluasi Layanan Haji 2026

Pemerintah akan mengevaluasi penanganan jemaah haji di Mina.

Diterbitkan 10 Juni 2026, 18:43 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Menteri Haji akui layanan kesehatan haji 2026 di Mina belum maksimal.
  • Penanganan jemaah di Mina kurang memuaskan karena lokasi terbatas.
  • Evaluasi resmi haji 2026 belum dilakukan, menunggu pemulangan jemaah selesai.

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah M. Irfan Yusuf mengakui layanan kesehatan dan penanganan jemaah di Mina pada Haji 2026 masih belum maksimal.

"Pertama tentu soal kesehatan. Persiapan kesehatan kita masih jauh dari memuaskan, karena itu tahun ini kita akan lebih perbaiki," kata Irfan usai rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI, Rabu (10/6/2026).

Irfan juga memastikan pemerintah akan mengevaluasi penanganan jemaah di Mina, terutama terkait layanan kesehatan.

"Yang kedua tentang penanganan kita di Mina. Mina daerahnya terbatas, termasuk yang lokasinya kecil sehingga kemarin kita agak kurang memuaskan, tapi tahun depan akan kita perbaiki," jelas Irfan.

Belum Bahas Resmi

Meski demikian, Irfan menegaskan pemerintah belum membahas secara resmi evaluasi penyelenggaraan ibadah haji 2026 dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI.

Dia mengatakan, evaluasi baru akan dilakukan setelah seluruh rangkaian pemulangan jemaah haji selesai dilaksanakan.

"Hari ini tidak mengagendakan itu, nanti akan ada agenda tersendiri untuk itu. Menunggu proses selesai dulu nanti," kata Irfan.

Hingga saat ini, proses pemulangan jemaah telah mencapai lebih dari 30 persen. Sebanyak 156 kelompok terbang (kloter) telah kembali ke Tanah Air.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6