Muncul Isu Pemotongan Gaji Menteri Demi Efisiensi, Ini Jawaban Seskab Teddy

Muncul isu soal pemotongan gaji menteri di Kabinet Merah Putih menyusul dampak konflik di Timur Tengah

Diterbitkan 07 April 2026, 13:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Pemerintah Prabowo efisiensi akibat lonjakan harga energi dampak konflik Timur Tengah.
  • Isu pemotongan gaji menteri dan WFH satu hari seminggu muncul sebagai langkah efisiensi.
  • Seskab Teddy menyatakan wacana belum final dan akan dirapatkan dalam beberapa hari.

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintahan Presiden Prabowo tengah melakukan efisiensi menyusul dampak konflik di Timur Tengah yang membuat lonjakan harga energi, termasuk pasokan BBM. Muncul isu soal pemotongan gaji menteri di Kabinet Merah Putih.

Selain itu, pemerintah mengusulkan kebijakan kerja dari rumah atau WFH satu hari dalam sepekan. Merespons hal itu, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya meminta awak media mengonfirmasi ke pihak yang ditanya.

"Tanya yang menyampaikan kemarin, siapa itu?," jawab Teddy di Kompleks Istana Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Teddy menambahkan, wacana tersebut masih belum mencapai hasil final. Istana memastikan akan melakukan rapat lanjutan perihal terkait.

"Jadi intinya konsep-konsep itu akan dirapatkan dalam beberapa hari ini," tambah dia.

Tunggu Keputusan Final

Teddy menyatakan, jika sudah ada kepastian maka Istana akan memutuskan konsep apa yang akan digunakan untuk menyiasati kebijakan efisiensi.

"Nanti kita lihat. Belum ada keputusan apapun," tandas Teddy.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6