Prabowo: 99,99 Persen Program Makan Bergizi Gratis Harus Dinyatakan Berhasil

Presiden Prabowo menilai program Makan Bergizi Gratis sukses menjangkau puluhan juta penerima manfaat dan menciptakan jutaan lapangan kerja.

Diterbitkan 02 Februari 2026, 22:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Program MBG berhasil menjangkau 60 juta penerima manfaat dalam 1 tahun 4/5 bulan.
  • MBG sukses meski diragukan, dengan insiden keracunan sangat minim (0,008%).
  • Program MBG telah menciptakan 1 juta lapangan kerja dari 22.275 dapur SPPG.

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan lebih dari satu tahun menjangkau sekitar 60 juta penerima manfaat, mulai dari anak-anak, ibu hamil, hingga ibu menyusui. Ia menilai capaian tersebut menunjukkan bahwa program MBG secara statistik dapat dinyatakan berhasil.

“60 juta dalam 1 tahun 4 bulan (atau) 5 bulan. Tidak ada yg menduga kita mampu, tidak ada yang menduga,” kata Prabowo dalam acara Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

Prabowo menyampaikan bahwa sejak awal banyak pihak meragukan keberhasilan program MBG dan memprediksi akan terjadi kegagalan, termasuk munculnya kasus keracunan massal. Namun, menurutnya, angka kejadian tersebut sangat kecil dibandingkan dengan jumlah makanan yang telah dibagikan.

“Kita makan di restoran paling mahal di Jakarta aja ada yang keracunan. Kalo kita jumlahkan berapa ribu yang keracunan dibandingkan berapa miliar makanan yang sudah kita bagi, statistiknya adalah 0,008 atau 7,” ujarnya.

“Artinya apa? Artinya 99,99 usaha MBG harus dinyatakan berhasil,” sambung Prabowo.

Selain menjangkau puluhan juta penerima manfaat, Prabowo mengatakan program MBG juga berdampak langsung terhadap penciptaan lapangan kerja. Hingga saat ini, kata dia, terdapat 22.275 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi, serta 13.829 dapur lainnya yang masih dalam proses penilaian.

“Dengan kondisi sekarang saja, hari ini MBG telah ada dapur SPPG yabg sdh operasional 22.275 dapur operasional. Dalam proses penilaian 13.829. Dengan 22 ribu saja sekarang kita sdh menciptakan lapangan kerja 1 juta. 22 ribu kali 50 orang yang digaji setiap hari,” tutur Prabowo.

 

 

Jangkau 82 Juta Penerima Manfaat hingga Akhir 2026

Prabowo menargetkan hingga Desember 2026, program MBG dapat menjangkau 82 juta penerima manfaat. Dengan capaian tersebut, Prabowo memperkirakan jumlah lapangan kerja yang tercipta akan meningkat signifikan.

“Itu nanti di ujungnya kalo kita sampe 82 juta, kita akan menciptakan 3 sampai 5 juta lapangan kerja,” ucapnya.

Di sisi lain, Prabowo mengakui kebutuhan masyarakat terhadap lapangan pekerjaan masih besar. Namun, ia menegaskan bahwa persoalan tersebut tidak akan terselesaikan dengan saling mencela atau menyerang pemerintah.

“Kalau kita teriak, teriak, teriak, kita mencela, mencela, mencela, menghardik, tidak akan tercipta. Saya buktikan kepada saudara-saudara, Prabowo Subianto sebagai Presiden RI saya telah menghasilkan 1 juta lapangan kerja, hanya dari MBG,” pungkas Prabowo.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6