UBS AG Lepas 4,04 Juta Saham CPIN di Harga Rp 3.132

UBS AG mengenggam 5,9976% saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) aksi jual saham CPIN.

Diterbitkan 24 September 2026, 19:17 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Salah satu pemegang saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) yakni UBS AG LDN melepas saham CPIN pada 21 September 2026. Penjualan saham CPIN ini untuk melakukan lindung nilai atas aktivitas perdagangan derivatif nasabah.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Kamis (24/9/2026), UBS AG LDN melepas 4.046.633 saham CPIN dengan harga Rp 3.132 per saham pada 21 September 2026. Nilai transaksi penjualan saham Rp 12,67 miliar.

"UBS menjual saham untuk melakukan lindung nilai atas aktivitas perdagangan derivatif klien, dengan status kepemilikan langsung,” demikian mengutip keterbukaan informasi BEI.

Dalam keterbukaan informasi disebutkan kalau UBS AG adalah sebagai pengendali.

Setelah transaksi pembelian saham CPIN, UBS AG memiliki 983.483.167 saham CPIN atau setara 5,9976%. Sebelumnya, UBS AG mengenggam 987.529.800 atau setara 6,0223%.

Mengutip data RTI, pada penutupan perdagangan saham Kamis, 24 September 2026, harga saham CPIN merosot 1,95% menjadi Rp 3.020 per saham. Harga saham CPIN dibuka naik 20 poin menjadi Rp 3.100 per saham. Saham CPIN berada di level tertinggi Rp 3.110 dan terendah Rp 3.010 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 8.687 kali dengan volume perdagangan saham 215.892 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 65,9 miliar.

Koreksi saham CPIN terjadi di tengah laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang melemah.  IHSG hari ini tersungkur 1,2% menjadi 6.298,60. Indeks saham LQ45 terpangkas 1,57% menjadi 623,25. Seluruh indeks saham acuan kompak tertekan.

 

 

 

Sektor Saham

Pada perdagangan saham Kamis pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.368 dan level terendah 6.287,45. Tekanan IHSG hari ini didorong 462 saham yang melemah.

Di sisi lain, 188 saham menguat dan 144 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 1.656.621 kali dengan volume perdagangan saham 29,3 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 11,2 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.909.

Seluruh sektor saham tertekan pada Kamis pekan ini. Sektor saham basic merosot 2,17%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham industri tergelincir 2,09% dan sektor saham properti terperosok 1,66%.

Di sisi lain, sektor saham energi turun 0,62%, sektor saham consumer nonsiklikal melemah 0,36%, sektor saham siklikal susut 1,28%, sektor saham kesehatan melemah 1,1%. Lalu sektor saham keuangan merosot 1,32%, sektor saham teknologi dan infrastruktur masing-masing turun 1,14%, serta sektor saham transportasi melemah 0,84%.