Laporan Liputan6.com dari London: Prabowo Sebut Inggris Dukung RI Bangun 1.500 Kapal Ikan untuk Nelayan

Hal ini dilakukan Prabowo untuk memperbaiki desa nelayan dan meningkatkan kualitas hidup nelayan Indonesia.

Diterbitkan 21 Januari 2026, 06:58 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Prabowo dan PM Inggris bahas kerja sama maritim dan teknologi di London.
  • Inggris dukung Indonesia bangun 1.500 kapal ikan untuk tingkatkan kualitas nelayan.
  • Kerja sama ini strategis untuk ekonomi, konsumsi protein, dan transfer teknologi.

Liputan6.com, London- Presiden Prabowo Subianto membahas soal kerja sama di bidang maritim saat bertemu Perdana Menteri (PM) Inggris, Keir Starmer di 10 Downing Street, London, Selasa (20/1/2026). Prabowo mengatakan Inggris mendukung rencana pemerintah Indonesia dalam proyek pembangunan 1.500 kapal ikan untuk para nelayan.

"Di bidang maritim, mereka akan dukung rencana kita membangun pertama 1.500 kapal ikan," kata Prabowo kepada wartawan di Lancaster House, London, Inggris, Selasa (20/1/2026), yang turut dihadiri reporter Liputan6.com, Lizsa Egeham.

Prabowo menyampaikan pemerintah ingin investasi besar-besaran di bidang maritim, salah satunya melalui pembangunan kapal ikan. Hal ini dilakukan Prabowo untuk memperbaiki desa nelayan dan meningkatkan kualitas hidup nelayan Indonesia.

"Karena kita mau besar-besaran investasi itu. Kita mau perbaiki desa-desa nelayan kita. Kita ingin meningkatkan kualitas hidup para nelayan kitaq," jelasnya.

Tingkatkan Konsumsi Protein

Selain itu, kata dia, kerja sama ini bertujuan meningkatkan konsumsi protein masyarakat Indonesia yang dapat diperoleh melalui ikan. Terlebih, Prabowo menyebut konsumsi protein masyarakat Indonesia masih terlalu rendah.

"Dan saya ingatkan 3/4 Tanah Air kita itu adalah laut ya dan konsumsi protein kita oleh rakyat kita masih terlalu rendah. Kita ingin tingkatkan untuk lebih baik lagi," ujar Prabowo.

Oleh sebab itu, Prabowo menilai kerja sama maritim tersebut sangat strategis untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Khususnya, di bidang maritim.

"Kita ingin meningkatkan konsumsi protein rakyat kita. Jadi ini sangat strategis bagi kita ini akan mempercepat pertumbuhan dan kemajuan ekonomi kita, khususnya di bidang maritim," tutur Prabowo.

 

Kerja Sama Teknologi

Selain maritim, Indonesia dan Inggris juga menjalin kerja sama di bidang teknologi. Prabowo menyebut Inggris merupakan mitra penting dengan kekuatan di bidang teknologi dan keuangan.

"Kita memandang UK, Inggris sebagai sesuatu partner yang nanti bisa juga sangat berpartisipasi dalam ekonomi kita," kata Prabowo.

"Mereka punya teknologi, mereka punya keuangan finance yang sangat kuat, mereka berminat untuk investasi di Indonesia," sambungnya.

Menurut dia, kemitraan tersebut membuka peluang bagi Indonesia. Khususnya, dalam memperoleh manfaat dari transfer teknologi dan kemampuan keuangan Inggris.

"Jadi saya kira partnership ini akan sangat menguntungkan kedua belah pihak," tutur dia.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6