Distribusi Sembako Difokuskan untuk Pemulihan Warga Pascabencana di Aceh Tengah dan Bener Meriah

Penyaluran sembako hari pertama digelar di Desa Mendale, Kecamatan Kebayakan, Kota Takengon, dengan koordinasi Kepala Desa dan perangkat desa setempat.

Diterbitkan 08 Januari 2026, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • YIS dan Relawan Kamie Muda salurkan sembako di Aceh Tengah, Bener Meriah.
  • Bantuan atasi lonjakan harga sembako pasca-bencana hidrometeorologi.
  • Paket sembako berisi beras, minyak, gula senilai Rp 110.000.

Liputan6.com, Jakarta - Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Relawan Kamie Muda Aceh menyalurkan sembako di Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, pada 5–6 Januari 2026.

Kegiatan ini bertujuan meringankan beban ekonomi warga terdampak bencana hidrometeorologi di wilayah tersebut.

Penyaluran sembako hari pertama digelar di Desa Mendale, Kecamatan Kebayakan, Kota Takengon, dengan koordinasi Kepala Desa dan perangkat desa setempat.

Panitia posko mandiri Desa Mendale menyatakan kegiatan ini merupakan upaya langsung untuk membantu masyarakat pasca-bencana.

Founder YIS, Sandiaga Uno, mengatakan bahwa 40 hari pasca-bencana, harga sembako di wilayah terdampak mengalami lonjakan signifikan.

Kondisi ini diperparah karena akses jalan darat dari tiga kabupaten baru dapat dilalui secara darurat pada minggu keempat, sementara bantuan baru bisa masuk melalui jalur udara. Lonjakan harga berdampak langsung pada daya beli warga.

"Melalui program bantuan sembako yang disalurkan langsung dan terukur kepada masyarakat terdampak, kami berharap dapat meringankan kebutuhan hidup mereka," ungkap Sandiaga Uno dalam keterangannya, Kamis (8/1).

"Bantuan ini juga diharapkan membantu menekan inflasi dan menstabilkan harga sembako secara bertahap," harapnya.

Paket sembako senilai Rp 110.000 per paket yang disalurkan kepada warga itu berisi 4 kilogram beras premium, 1 liter minyak goreng, dan 1 kilogram gula pasir.

Distribusi dilakukan secara tertib agar bantuan diterima tepat sasaran.

 

Beri Dampak Langsung

Ketua Umum Relawan Kamie Muda, Dedy T. Zaymi, menyampaikan keprihatinan atas bencana banjir bandang dan tanah longsor yang menimpa Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah.

Ia menilai kerja sama antara YIS dan Relawan Kamie Muda memberikan dampak langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.

Selain sembako, warga terdampak juga membutuhkan kebutuhan lainnya, termasuk popok bayi, susu bayi, pakaian sekolah, perlengkapan ibadah, serta alat sanitasi dan higienis.

Alasannya, karena beberapa toko kelontong dan minimarket belum normal menerima suplai akibat gangguan jalur distribusi.

"Kami berharap bantuan ini tidak hanya meringankan kebutuhan dasar warga, tetapi juga mendukung pemulihan sosial ekonomi masyarakat pasca-bencana," harap Dedy.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6