Planetarium Diserbu Pengunjung, Pramono Pertimbangkan Tambah Jadwal Show dan Tiket On The Spot

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan untuk menambah jadwal pertunjukan (show) Teater Bintang Planetarium, Jakarta. Diakui Pramono bahwa antusiasme masyarakat cukup tinggi hingga kunjungan ke Planetarium membludak sejak kembali diaktivasi.

Diterbitkan 06 Januari 2026, 10:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Gubernur DKI pertimbangkan tambah jadwal show Planetarium karena antusiasme tinggi.
  • Pemprov DKI akan evaluasi sistem tiket, tingkatkan kuota pembelian langsung (OTS).
  • Jakpro terapkan kuota tiket 50% online dan 50% OTS untuk akses merata.

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan untuk menambah jadwal pertunjukan (show) Teater Bintang Planetarium, Jakarta. Diakui Pramono bahwa antusiasme masyarakat cukup tinggi hingga kunjungan ke Planetarium membludak sejak kembali diaktivasi.

“Jadi Planetarium ini memang kan semua orang rupanya ingin hadir ya. Bahwa kan sekarang empat show. Ada permintaan nambah satu show kembali,” kata Pramono dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (6/1/2026).

Selain mempertimbangkan menambah show, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga akan melakukan evaluasi terhadap sistem tiket, terutama tiket yang dapat dibeli di lokasi atau on the spot (OTS).

“Kemudian tiketnya tidak semuanya secara online. Kemarin sudah kita buatkan. Sekarang kami sedang mempertimbangkan untuk dibagi lah. Show-nya ditambah, tetapi juga tiketnya yang orang datang langsung diperbanyak,” ucapnya.

Mekanisme Pembelian Tiket

Terpisah, PT Jakarta Propertindo atau Jakpro mengimbau masyarakat untuk selalu mengikuti dan mengacu pada informasi resmi pengelola Planetarium Jakarta melalui kanal komunikasi Taman Ismail Marzuki (TIM) sebelum merencanakan kunjungan.

Sejak resmi dibuka kembali dan diresmikan oleh Pramono pada 23 Desember 2025, sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang ditugaskan untuk mengelola TIM, Jakpro menerapkan mekanisme pembelian tiket resmi melalui dua kanal, yaitu platform daring Loket.com serta pembelian langsung di loket resmi yang telah disediakan di area TIM.

“Skema ini dijalankan dengan pembagian kuota 50 persen pembelian online dan 50 persen pembelian OTS pada setiap sesi pertunjukan, sesuai arahan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, guna memberikan akses yang lebih merata kepada masyarakat,” kata Head of SBU Taman Ismail Marzuki Jakpro, Anya Christina, dalam keterangannya.

Anya menjelaskan bahwa seluruh pengaturan kuota dilakukan secara terukur dengan mempertimbangkan kapasitas ruang, standar keselamatan, jumlah show yang ada tiap harinya. Selain itu, kenyamanan pengunjung selama pertunjukan berlangsung juga menjadi pertimbangan pembatasan kuota.

“Pengelolaan kuota dilakukan secara terukur agar pengalaman menonton tetap nyaman dan aman. Pertunjukkan dilaksanakan sebanyak 4 (empat) kali dalam sehari serta pembagian kuota 50 persen online dan 50 persen on the spot sudah kami terapkan untuk memastikan akses yang lebih adil dan merata,” ujar Anya.

Dia menegaskan bahwa jumlah tiket pada setiap sesi pertunjukan juga telah disesuaikan dengan kapasitas kursi Teater Bintang Planetarium dan tidak memungkinkan adanya penambahan penonton di luar kuota yang telah ditetapkan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6