Ibas Dorong Alumni IPB Berkontribusi Nyata untuk Bangsa

Ibas yang merupakan lulusan S3 IPB University menyampaikan refleksi mendalam tentang pentingnya cara berpikir ilmiah dalam pengambilan keputusan publik.

Diterbitkan 19 Desember 2025, 14:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Ibas tekankan peran alumni IPB strategis untuk pembangunan nasional berkelanjutan.
  • Pengambilan keputusan publik harus rasional, berbasis ilmu, hindari emosi dan tergesa-gesa.
  • Ibas terima penghargaan Top 100 IPB Alumni Prominent atas kontribusi bagi bangsa.

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menekankan bahwa peran alumni perguruan tinggi, khususnya IPB University, sangat strategis dalam memastikan arah pembangunan nasional tetap berada di jalur yang berkelanjutan dan berkeadilan.

“Bangsa ini membutuhkan pemimpin dan pengambil kebijakan yang berpikir jernih, rasional, dan berlandaskan ilmu,” kata Ibas dalam rangkaian acara Pesta Rakyat, Alumni IPB Pulang Kampus (PRA IPK) yang berlangsung di Bogor, Jawa Barat.

Ibas—yang merupakan lulusan S3 IPB University—menyampaikan refleksi mendalam tentang pentingnya cara berpikir ilmiah dalam pengambilan keputusan publik. Ia mengingatkan bahwa proses belajar dan penelitian tidak selalu menghasilkan jawaban yang sesuai dugaan awal.

“Kita semua pernah belajar bahwa hasil penelitian tidak selalu sesuai hipotesis. Tetapi justru dari situlah ilmu berkembang,” ucap Ibas dalam keterangannya, Jumat (19/12).

Lebih lanjut ia menyampaikan, “Tetapi satu hal yang selalu konsisten adalah Alumni IPB kalau sudah berkumpul, pasti orang orang hebat semua,” ujarnya.

Menurut Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI tersebut, masih ada tantangan di depan. Bangsa yang besar membutuhkan keputusan yang tepat, rasional, dan berbasis ilmu pengetahuan, bukan keputusan yang tergesa-gesa atau emosional. Ia mengutip pemikiran Daniel Kahneman, peraih Nobel Ekonomi, dalam bukunya ‘Thinking, Fast and Slow’.

“Daniel Kahneman mengingatkan bahwa keputusan yang diambil terlalu cepat dan emosional sering kali keliru dan bisa jadi salah. Karena itu, pembangunan bangsa berkelanjutan berkeadilan harus dibangun dengan pemikiran yang tenang, mendalam, dan berbasis data,” tegasnya.

 

Apresiasi

Ibas juga menerima penghargaan bergengsi Top 100 IPB Alumni Prominent untuk kategori Lembaga Legislatif dan Politik Nasional. Penghargaan ini diberikan oleh Himpunan Alumni (HA) IPB University dalam rangkaian acara Pesta Rakyat, Alumni IPB Pulang Kampus (PRA IPK) yang berlangsung di Bogor, Jawa Barat.

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi kepada 100 alumni terkemuka IPB yang dinilai berkontribusi nyata bagi bangsa di berbagai bidang strategis, baik nasional maupun internasional.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6