Kepala SPPG Wajib Pantau Proses Memasak hingga Distribusi MBG

Kepala SPPG punya tanggung jawab penuh mulai dari kesiapan bahan makanan sampai makanan diolah dan didistribusikan.

Diterbitkan 16 Desember 2025, 08:11 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Kepala SPPG mengatur sif kerja tim, dari akuntan hingga ahli gizi.
  • Akuntan cek pembelian, ahli gizi siapkan bahan, sesuai jadwal ketat.
  • Kepala SPPG awasi masak, distribusi, dan tanggap masalah di lapangan.

Liputan6.com, Jakarta - Sebagai penanggung jawab operasional Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG), kepala SPPG diminta mengatur jam kerja tim SPPG di bawahnya dengan sebaik-baiknya. Misal, sif pagi, dari jam 8 atau 9, adalah tugas akuntan.

Adapun tugas akuntan yakni mengecek pembelian bahan baku, mengecek harga dan kualitasnya dibantu relawan penerima bahan baku, sambil mengawasi pencucian ompreng yang telah dibawa pulang dari sekolah-sekolah penerima manfaat, dan penyimpanan bahan baku.

Kemudian sif sore hingga malam adalah tugas ahli gizi setelah sebelumnya melakukan serah terima dengan akuntan. Ahli gizi bertugas mengecek kembali bahan-bahan makanan apakah sudah sesuai rencana yang dia buat, mengecek kembali kualitas bahan, memantau pencucian, pemotongan dan penyiapan bahan sampai persiapan masak sekitar jam 1 sampai jam 2 malam.

Sementara Kepala SPPG mulai masuk pukul 1 atau 2 dini hari, setelah serah terima tanggung jawab dari Ahli Gizi. Sebagai kepala dapur MBG, kepala SPPG bertanggung jawab penuh dalam proses yang paling krusial, yaitu proses memasak dan ditribusi. Kepala SPPG harus mengawasi proses memasak, apakah bahan sudah dimasak dengan benar, dan apakah sudah benar-benar matang. Begitu pula dalam proses pemorsian, dan distribusi.

“Saya tahu kalau yang dikerjain selalu ahli gizi sampai pagi, bener enggak ahli gizi? Yang nungguin ahli gizi kadang-kadang malah dibantu akuntan," kata Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang dalam pengarahannya di acara Sosialisasi dan Penguatan Tata Kelola Makan Bergizi Gratis Serta Pengawasan dan Pemantauan SPPG di Kabupaten Jember, Jawa Timur.

 

Kepala SPPG Harus Tanggap Jika Terjadi Masalah

 

Tak hanya memantau proses memasak di dapur, kepala SPPG juga harus memantau pendistribusian Makan Bergizi Gratis (MBG) ke sekolah-sekolah dan penerima manfaat lainnya, mengecek harga di pasar, serta memberikan edukasi gizi.

Saat proses pendistribusian, Kepala SPPG juga harus memantau secara langsung ke sekolah-sekolah dan Posyandu. Sehingga Kepala SPPG tanggap jika terjadi masalah, dan selalu berkoordinasi dengan para pimpinan wilayah masing-masing.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6