Siswi Tewas Tertemper KRL di Jurangmangu Sudah Dimakamkan

Penyelidikan kasus tewasnya siswi AP, 14 tahun, yang tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, terus berlanjut.

Diterbitkan 11 Agustus 2026, 10:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Jenazah siswi AP yang tertemper KRL di Jurangmangu telah dimakamkan.
  • Polisi masih mendalami penyebab kejadian, belum menyimpulkan dugaan bunuh diri.
  • Penyelidikan melibatkan identifikasi, pengecekan TKP, dan keterangan saksi.

Liputan6.com, Jakarta - Jenazah AP, siswi 14 tahun yang tewas tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu, Ciputat, Tangerang Selatan, telah dimakamkan.

"Tadi saya sudah selesai mengikuti solat jenazah berjamaah di Masjid At Taqwa Kompleks Pertamina Pd Ranji Ciputat Timur dan dimakamkan di TPU Marabunta Pondok Ranji,"ujar Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq kepada wartawan, Selasa (11/8/2026).

Di sisi lain, pihaknya masih mendalami penyebab kejadian dan belum menyimpulkan adanya dugaan bunuh diri yang tengah ramai dibicarakan di media sosial.

"Lagi dalam proses ya. Nanti kalau sudah ada pengecekan, penyelidikan, saksi-saksi dan sebagainya baru kita bisa menyimpulkan apa ini,” ujar Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo.

 

 

Siswi SMA Tertemper KRL di Jurangmangu

Sebelumnya, seorang siswi SMA kelas 10 dilaporkan tertabrak KRL di kawasan Stasiun Jurangmangu. Polisi masih melakukan identifikasi dan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kejadian tersebut.

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan apakah peristiwa tersebut berkaitan dengan dugaan bunuh diri atau penyebab lainnya. Jenazah korban telah dibawa ke RSUD untuk proses lebih lanjut.

"Belum bisa diketahui dulu ya, kita lagi mengecek. Dan baru datang, jasad baru-baru dibawa ke rumah sakit ke RSUD ya," tutur Boy saat dikonfirmasi, Senin (10/8/2026).

Polisi juga masih melakukan pemeriksaan terhadap lokasi kejadian serta meminta keterangan dari sejumlah saksi sebelum menarik kesimpulan.

"Lagi dalam proses ya. Nanti kalau sudah ada identifikasi, pengecekan, penyelidikan, saksi-saksi dan sebagainya baru kita bisa menyimpulkan apa ini," jelas dia.

Berdasarkan informasi awal, kejadian tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 16.45 WIB. Polisi masih melakukan pengecekan di tempat kejadian perkara (TKP) serta proses identifikasi korban.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6