Soekarno Cup 2025 Digelar DPP PDIP, Said Abdullah Sebut Ajang Ini Cetak Talenta Muda Sepak Bola

Soekarno Cup 2025 diikuti delapan tim yang mewakili berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari Sumatera, Kalimantan, hingga Papua. Turnamen tersebut berlangsung di Bali pada 5-13 Desember 2025.

Diterbitkan 15 Desember 2025, 08:26 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • PDI Perjuangan dorong talenta muda sepak bola lewat Soekarno Cup.
  • Soekarno Cup 2025 sukses digelar di Bali dengan delapan tim.
  • Banteng Jatim juara Soekarno Cup 2025, kalahkan Banteng Bali 4-2.

Liputan6.com, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah menegaskan komitmen partainya dalam mendorong pengembangan talenta muda sepak bola nasional melalui gelaran Soekarno Cup. Kompetisi yang digelar oleh DPP PDI Perjuangan itu disebutnya sebagai ruang penting untuk mengasah prestasi dan mental bertanding generasi muda Indonesia.

Menurut Said, Soekarno Cup 2025 diikuti delapan tim yang mewakili berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari Sumatera, Kalimantan, hingga Papua. Turnamen tersebut berlangsung di Bali pada 5-13 Desember 2025.

“Sepak bola adalah olahraga bergengsi di tingkat dunia. Indonesia memiliki jutaan anak muda dengan potensi besar dan talenta yang melimpah. Karena itu, kami merasa terpanggil untuk ikut berkontribusi membangun ekosistem kompetisi sepak bola bagi anak-anak muda,” ujar Said Abdullah dalam keterangannya.

Wadah Pembinaan Talenta Muda

Ia menjelaskan, Soekarno Cup telah digelar dua kali, yakni pada 2024 dan 2025, dan mendapat respons positif dari kalangan muda di seluruh Indonesia. Antusiasme peserta dan penonton menjadi bukti bahwa kompetisi ini dibutuhkan sebagai wadah pembinaan talenta sepak bola nasional.

“Alhamdulillah, responsnya sangat baik. Kami berharap kompetisi ini dapat melahirkan pesepak bola terbaik Tanah Air,” lanjutnya.

Dalam ajang tersebut, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur membentuk skuad muda yang diberi nama Banteng Jatim. Said menyebutkan, perjalanan tim ini cukup membanggakan, dimulai dari babak delapan besar hingga akhirnya menjuarai Soekarno Cup 2025.

Partai final yang digelar pada 13 Desember 2025 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, mempertemukan Banteng Jatim dengan Banteng Bali. Laga yang disaksikan sekitar 20 ribu penonton itu berakhir dengan skor 4–2 untuk kemenangan Banteng Jatim.

“Saya bangga dengan anak-anak Banteng Jatim. Meski tampil di kandang lawan, mereka memiliki mental juara, tidak grogi, dan tidak kalah mental meski dalam tekanan penonton Banteng Bali. Bravo untuk Banteng Jatim,” kata Said.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas sportivitas tim Banteng Bali yang telah menjamu Banteng Jatim dengan baik selama pertandingan.

Said mengungkapkan, skuad Banteng Jatim direkrut dari kader-kader pesepak bola muda berbakat dari berbagai kota di Jawa Timur. Sejak Oktober 2025, tim ini menjalani sembilan kali uji coba melawan klub-klub sepadan, serta mengikuti pemusatan pelatihan di Wisma Perjuangan, Kota Batu, Jawa Timur.

“Anak-anak menjalani pelatihan keterampilan, mental, kedisiplinan, dan kekompakan tim. Rasa lelah, pengorbanan, dan kedisiplinan belajar itu akhirnya membuahkan hasil. Proses yang baik menghasilkan capaian yang baik,” ujarnya.

Ke depan, Said menegaskan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan terus mengasah bakat para pemain Banteng Jatim. Mereka akan didampingi untuk mengembangkan talenta hingga berkiprah sebagai pesepak bola profesional dan mencapai puncak kariernya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6