Liputan6.com, Jakarta - Kebakaran yang terjadi di gedung Terra Drone, Kemayoran, Jakarta Pusat, menewaskan 22 orang. Selain itu, sebanyak 19 karyawan berhasil diselamatkan dari lokasi kejadian.
Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta, Bayu Meghantara, menyampaikan bahwa proses penyelamatan dilakukan secara dramatis menggunakan tangga milik petugas Damkar.
“Ya, pintu darurat kami ada di atas sebenarnya. Alhamdulillah, kami selamatkan 19 jiwa. Tadi mungkin teman-teman juga melihat 19 jiwa berhasil kami selamatkan,” ungkap Bayu di lokasi, Selasa (9/12/2025).
Advertisement
Dia menuturkan, korban yang berhasil diselamatkan mengalami luka ringan. Tak hanya itu, ada petugas damkar yang juga mengalami luka ringan.
“Ada luka sedikit aja yang kami evakuasi. Anggota kami satu orang yang hanya luka sedikit.Ya, karena upaya-upaya untuk penyelamatan sih sebenarnya. Ada yang kepalanya agak lecet sedikit dan sebagainya,” jelasnya.
Sementara itu, Kapusdatin BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menyampaikan bahwa total terdapat 76 korban dalam insiden ini. Dari jumlah tersebut, 54 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, sementara 22 lainnya meninggal dunia yang terdiri dari 15 perempuan dan 7 laki-laki.
Berikut daftar nama korban meninggal dalam kebakaran gedung kantor tersebut berdasarkan data BPBD DKI Jakarta:
Laki-laki (7 orang)
1. Aril
2. Apri
3. Yoga
4. Cendy
5. Reyhan
6. Mirza
7. Saiful
Perempuan (15 orang)
1. Ninda
2. Pariyem
3. Novia
4. Nisa
5. Jazel
6. Risda
7. Asyifa
8. Della
9. Siti
10. Amelia
11. Vina
12. Candra
13. Tasya
14. Cynthia
15. Rosdiana
Kemensos Akan Lakukan Asesmen
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5438292/original/064880600_1765279306-2.jpg)
Adapun Kementerian Sosial RI (Kemensos) akan melakukan asesmen terhadap para korban kebakaran Gedung Perkantoran Terra Drone di Jalan Jenderal Suprapto, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat. Diketahui, insiden nahas itu terjadi pada siang hari ini, Selasa (9/12/2025) pukul 12.43 WIB.
“Kemensos akan memastikan asesmen berjalan cepat dan tepat agar para korban dan keluarga mendapat dukungan yang diperlukan,” ujar Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul seperti dikutip dari keterangan tertulis, Selasa (9/12) malam.
Gus Ipul menuturkan, berdasarkan asesmen terbaru di lapangan, kebakaran diduga dipicu dugaan korsleting listrik yang memicu ledakan di lantai dua, kemudian merambat cepat ke seluruh bangunan tujuh lantai tersebut. Namun demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian.
Menurut Gus Ipul, Kemensos melakukan pendataan lengkap terhadap korban selamat, korban meninggal, serta keluarga dan ahli waris sebagai dasar pemberian santunan duka, layanan dukungan psikososial, dan intervensi perlindungan sosial lainnya.
"Sebagai bagian dari respons cepat, Kemensos terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jakarta, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat, Dinas Sosial Jakarta, BPBD, dan unsur terkait lainnya untuk memastikan penanganan darurat berlangsung cepat, akurat, dan terpadu," jelas dia.
Dia memastikan, Kemensos akan terus mengikuti perkembangan proses evakuasi dan kondisi lapangan.
"Kemensos memastikan seluruh korban dan keluarga terdampak mendapatkan dukungan yang diperlukan secara optimal," dia menutup.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5466673/original/082916800_1767862212-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-08T154559.006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314286/original/024914700_1785742099-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-03T142618.819.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326998/original/002739300_1787046240-Screenshot_2026-08-18_162316.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4147878/original/074965600_1662436164-Cek_Bansos_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5438384/original/025038500_1765286261-1000630284.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326765/original/010611400_1787034998-Bus_Sinar_Jaya_terbakar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324496/original/064328200_1786709581-WA_1786699287774.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323707/original/025487500_1786660679-IMG_20260814_011743.v1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323695/original/096883400_1786644901-51936a86-b28f-420a-9fb8-1222c4024d3b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323395/original/004311000_1786611161-images.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321912/original/034685400_1786509412-4986c035-81bb-4cfd-905d-2ea2a92f8463.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321698/original/080400300_1786493694-ilustrasi_kebakaran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321588/original/097973300_1786453181-Kebakaran_kandang_ayam_di_Tulungagung.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4681240/original/000280900_1702261035-kebakaran.jpg)