Liputan6.com, Jakarta Kalau kamu sedang berburu Resep Pisang Goreng Thailand yang benar-benar garing, artikel ini akan memandumu dari nol. Di negara asalnya, hidangan ini dikenal sebagai kluay tod atau gluay tod, jajanan manis yang dijual hampir di setiap pasar dan pinggir jalan Thailand. Sekilas mirip dengan resep pisang goreng sederhana ala Indonesia, tetapi ada detail bumbu dan teknik yang membuat teksturnya khas: tipis, ringan, serta wangi kelapa dan wijen.
Dilansir dari Simply Suwanee, pisang goreng Thailand alias kluay tod adalah fritter renyah dari irisan pisang yang dibalut adonan tepung lalu digoreng, dan sudah lama menjadi bagian dari budaya jajanan kaki lima negeri itu, termasuk saat perayaan dan festival. Perbedaan paling terasa ada pada adonannya yang berbasis tepung beras dengan tambahan kelapa parut dan biji wijen, bukan sekadar balutan tepung terigu tebal.
Membuat jajanan kaki lima seotentik aslinya memang butuh kesabaran. Kabar baiknya, dengan pemilihan pisang dan pengaturan suhu minyak yang tepat, kamu tetap bisa menghasilkan pisang goreng ala Thailand yang renyah maksimal di dapur sendiri.
Advertisement
Sekilas tentang pisang goreng Thailand (kluay tod)
Secara harfiah, kluay berarti pisang dan tod berarti goreng, sehingga kluay tod bermakna pisang yang digoreng. Di sejumlah daerah, kudapan ini juga disebut kluay khaek. Bentuk umumnya berupa irisan pisang tipis yang dibalut adonan encer lalu digoreng hingga menjadi camilan yang renyah dan garing, mirip sensasi pisang goreng kriuk yang sudah akrab di lidah kita.
Di Thailand, kluay tod dijual di hampir semua pasar malam dan gerobak pinggir jalan. Seperti ditulis di The World of Street Food, "Gluay tod, pisang goreng renyah, adalah salah satu jajanan kaki lima Thailand favorit saya."
Mengacu pada Thai Food Guide, kunci keaslian kluay tod terletak pada penggunaan tepung beras, bukan tepung terigu, karena tepung beras menyerap lebih sedikit minyak dan menghasilkan kerak tipis yang renyah, berbeda dari fritter bergaya Barat yang tebal seperti kue. Versi paling otentik memakai pisang kluay namwa yang padat dan manis; di Indonesia, karakter paling mendekati ada pada pisang kepok.
Advertisement
Bahan-bahan
Berbeda dari adonan tepung terigu yang tebal, resep ini menempatkan tepung beras sebagai bintang utama, ditemani kelapa parut dan wijen untuk aroma khas Thailand.
Bahan utama
- 8 buah pisang kepok tua, kupas
- Minyak goreng secukupnya untuk menggoreng
Adonan
- 100 gram tepung beras
- 50 gram tepung terigu protein sedang
- 20 gram tepung tapioka
- 3 sdm kelapa parut kasar
- 2 sdm biji wijen putih
- 2 sdm gula pasir
- 1/2 sdt garam
- 1/4 sdt baking powder
- 100 ml santan kental
- 100 ml air es
Pelengkap (opsional)
- Susu kental manis atau kelapa parut untuk taburan (opsional)
Cara membuat pisang goreng Thailand
- Campur tepung beras, tepung terigu, tepung tapioka, kelapa parut, biji wijen, gula pasir, garam, dan baking powder dalam wadah besar, lalu aduk rata.
- Tuang santan sedikit demi sedikit sambil diaduk, kemudian tambahkan air es bertahap hingga adonan kental tetapi masih bisa mengalir dan melapisi punggung sendok.
- Diamkan adonan selama 10 menit agar tepung menyerap cairan dan bumbunya menyatu.
- Belah pisang kepok membujur menjadi dua hingga tiga iris tipis, atau belah menyerupai kipas agar cepat matang.
- Panaskan minyak dalam wajan cekung dengan api sedang hingga sekitar 170 derajat Celsius, lalu teteskan sedikit adonan dan pastikan langsung mengapung sambil berdesis.
- Celupkan potongan pisang ke dalam adonan hingga seluruh permukaannya terbalut rata.
- Masukkan pisang satu per satu ke minyak panas tanpa memenuhi wajan, lalu goreng hingga bagian bawah mengeras dan berwarna kuning muda.
- Balik pisang dan lanjutkan menggoreng hingga seluruh permukaan berwarna cokelat keemasan dan terasa renyah saat diketuk, sekitar 3 hingga 4 menit.
- Angkat pisang goreng dan tiriskan di atas rak kawat atau tisu dapur agar minyak turun dan teksturnya tetap garing.
- Sajikan selagi hangat, boleh polos atau dengan taburan kelapa parut dan siraman susu kental manis.
Advertisement
Tips agar hasil maksimal
Memilih pisang yang tepat
Pilih pisang kepok tua yang sudah matang tetapi masih keras supaya tidak hancur saat digoreng. Untuk panduan lebih detail, kamu bisa menyimak cara memilih pisang sesuai kebutuhan. Berdasarkan Hungry in Thailand, pisang terbaik untuk digoreng adalah pisang yang matang tetapi tidak lembek; jika sulit menemukan pisang khas Thailand seperti kluay hom atau kluay namwa, pisang lain yang benar-benar matang tetap bisa dipakai.
Rahasia adonan dan minyak
- Gunakan air es dan jangan mengaduk adonan berlebihan agar hasilnya ringan; prinsip serupa juga dipakai pada resep tanpa tepung beras yang tetap renyah.
- Minyak yang cukup panas dan stabil membantu gorengan tidak menyerap banyak minyak dan tetap kering.
- Jangan memenuhi wajan; menggoreng sedikit demi sedikit menjaga suhu, seperti prinsip pada banyak cara membuat pisang goreng yang renyah.
- Jangan menutup pisang goreng yang baru matang karena uap air akan membuatnya lembek; inilah trik agar gorengan tetap renyah meski dingin.
- Tiriskan di atas rak kawat agar sirkulasi udara menjaga kerak renyah tahan lama.
Variasi dan substitusi
- Versi tanpa santan: ganti santan dengan air soda dingin atau air es sehingga adonan terasa lebih ringan; pendekatannya mirip resep tanpa tepung instan yang mengandalkan racikan sendiri.
- Versi ubi dan talas: adonan yang sama bisa membalut ubi atau talas yang dipotong korek api, persis campuran gorengan yang lazim dijual berdampingan dengan kluay tod.
- Versi topping modern: Sebagaimana dikutip dari Recipes Journey, kluay tod biasa disantap polos, dengan santan, es krim vanila, atau susu kental manis. Untuk sentuhan lokal, tambahkan keju atau cokelat seperti pada varian tanpa tepung terigu.
Apa pun variasinya, sasarannya tetap sama: camilan renyah dan lezat dengan bagian dalam yang lembut dan manis.
Sepiring pisang goreng Thailand yang baru diangkat, dengan kerak tipis berbintik wijen dan aroma kelapa, memang sulit ditolak. Sajikan hangat sebagai camilan keluarga di sore hari; dan bila tekniknya sudah kamu kuasai, resep ini bahkan bisa menjadi ide jualan yang menjanjikan karena pisang kepok termasuk jenis pisang untuk jualan yang paling laris dan terjangkau.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2845750/original/003475400_1562319949-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4694399/original/071316700_1703154571-Stasiun_Senen_mulai_dipadati_pemudik_Nataru-ANGGA_10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344493/original/042033300_1788947267-HOAX__15_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325714/original/050754000_1786927542-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-17T074440.081.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361857/original/002026500_1790750847-Gemini_Generated_Image_qozomiqozomiqozo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938388/original/037330400_1725618752-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_6.54.31_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364301/original/064279700_1790945186-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360790/original/039603100_1790665029-Gemini_Generated_Image_ac44kjac44kjac44.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360575/original/084267700_1790655140-tempe_renyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364147/original/033099800_1790932744-ketan_srikaya_1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364197/original/051083000_1790935929-b9b22827-582e-4489-81b0-0a921e148398.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363433/original/050396600_1790861599-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.30.04_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5071885/original/071874400_1735541187-1735029777397_resep-mango-sago.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345894/original/049852800_1789097486-01M262V8M42DABGB30AZ9JKNMA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362270/original/085912500_1790766194-20260930_162045.jpg)