Bupati Aceh Selatan Mirwan Diberhentikan Sementara, Wagub Baital Mukadis Ditunjuk Jadi Plt

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memutuskan memberhentikan sementara Bupati Aceh Selatan Mirwan Ms. Wakil Bupati Baital Mukadis ditunjuk menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Aceh Selatan.

Diterbitkan 09 Desember 2025, 16:21 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Bupati Baital Mukadis ditunjuk menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Aceh Selatan. Keputusan ini diambil setelah Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memutuskan memberhentikan sementara Bupati Aceh Selatan Mirwan Ms.

“Plt-nya yaitu Wakil Bupatinya Bapak Haji Baital Mukadis, menyatakan siap menjalankan tugas sebagai Plt,” tutur Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025). 

Menurut Tito, penunjukan tersebut mulai berlaku hari ini sampai dengan tiga bulan ke depan, sebagaimana SK pertama terkait pemberhentian sementara Mirwan Ms sebagai Bupati Aceh Selatan. Dia juga telah mengirimkan SK tersebut ke Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem. 

Selama pemberhentian sementara, Mirwan MS bakal menjalani aktivitas yang sama dengan sanksi Bupati Indramayu Lucky Hakim. Salah satunya, menjalani magang di Direktorat Jenderal Bina Administrasi Wilayah (Ditjen Adwil) hingga pendidikan bersama Satpol PP dan lainnya.

“Mungkin yang bersangkutan belum terlatih bagaimana menangani krisis,” jelas dia.

Untuk diketahui, polemik Bupati Aceh Selatan Mirwan Ms umrah saat warganya kesulitan akibat banjir mendapatkan sorotan di masyarakat. Bahkan membuat Presiden Prabowo Subianto marah.

Kontroversi Bupati Mirwan ini sampai ke telinga Presiden Prabowo Subianto. Prabowo menyinggung bupati yang lari dari masalah. Kendati tak menyebutkan nama bupati itu.

Dia meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian untuk segara mencopot bupati yang lari. "Kalau yang mau lari, lari aja, copot itu. Mendagri bisa ya diproses. Bisa?," ujarnya. 

Prabowo kemudian menyebut istilah desersi, yakni tindakan melarikan diri dari tugas yang harus dikenai sanksi.

"Itu kalau tentara namanya desersi itu, dalam keadaan bahaya meninggalkan anak buah, waduh enggak bisa itu," tutur dia.

 

Bupati Aceh Selatan Minta Maaf

Bupati Aceh Selatan Mirwan Ms meminta maaf atas ulahnya tersebut. Permintaan maaf itu disampaikan kepada semua yang merasa dikecewakan terutama Presiden Prabowo, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Gubernur Aceh Muzakir Manaf. 

"Saya haji mirwan selaku bupati Aceh Selatan dengan segala kerendahan hati menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanannya, keresahan, dan kekecewaaan banyak pihak, terutama kepada bapak presiden republik indonesia Prabowo Subianto dan bapak Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan juga bapak Gubernur Aceh Muzakir Manaf serta seluruh lapisan masyarakat indonesia, masyarakat aceh, dan masyarakat kabupaten aceh selatan pada khususnya," kata Mirwan yang dikutip, Selasa (9/12/2025). 

Mirwan mengaku sadar, kegiatan umrahnya di tengah musibah menyita perhatian publik dan mengganggu stabilitas nasional. Dia pun mengaku tidak akan mundur dan tetap bekerja untuk penanggulangan bencana.

"Kami berjanji akan terus bekerja bertanggung jawab terhadap Kabupaten Aceh Selatan pascabanjir tetap bekerja keras untuk memulihkan kepercayaan publik dan yang paling penting memastikan bahwa kejadian serupa tidak terulang di masa yang akan datang," jelas Mirwan.

Gerindra Copot dari jabatan Ketua DPC

Gerindra yang menjadi partai dari Mirwan juga langsung mengambil sikap tegas dengsn mencopot posisinya sebagai Ketua DPC Gerindra kabupaten Aceh Selatan. 

"Tadi saya dilaporkan mengenai Bupati Aceh Selatan yang juga merupakan Ketua DPC Gerindra kabupaten Aceh Selatan. Sangat disayangkan sikap dan kepemimpinan yang bersangkutan, oleh karena itu DPP Gerindra memutuskan untuk memberhentikannya sebagai Ketua DPC Gerindra Aceh Selatan," kata Sugiono saat dikonfirmasi terpisah.

 

 

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6