Liputan6.com, Jakarta Komis Pemberantasan Korupsi (KPK) tak hanya menyerahkan uang uang Rp 883 milliar ke PT Taspen, di mana merupakan aset yang berhasil dirampas dari investasi fiktif eks Dirut PT Taspen, Antoius Kosasih bersama Direktur PT IIM (2016-2024) Ekiawan Heri Primaryanto.
Direktur Utama PT Taspen yang baru, Ronny Hanityo Apian mengatakan, ada sejumlah surat berharga yang juga diserahkan lembaga antirasuah tersebut.
Dia merinci, diantaranya ada 6 efek terdiri dari 1 seri Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset yang diterbitkan PT Garuda Indonesia Tbk, 2 seri obligasi yang diterbitkan PT Pembangunan Perumahan Tbk, dan 3 seri obligasi yang diterbtikan PT Wijaya Karya Tbk.
Advertisement
“Beberapa seri jumlahnya 6. Itu juga sangat membantu kami dalam melakukan recovery aset sehingga bisa sampai kembali kepada angka Rp1 triliun,” kata dia di Gedung Merah Putih KPK Jakarta, Kamis (20/11/2025).
Ronny menambahkan, nantinya ketika proses hukum dari eks Dirut PT Taspen, Antoius Kosasih sudah inkrah, maka dipastikan aset bisa dikelola dengan optimal dan kembali ke angka Rp 1 triliun dalam waktu dekat.
“Paling penting adalah langkah KPK kali ini memperkuat kepercayaan para peserta Taspen, yaitu para pensiunan dan seluruh ASN yang akan memasuki masa usia pensiun. Bahwa Tiap rupiah peserta adalah amanah besar yang kami kelola dengan prinsip kehati-hatian tertinggi,” jelas dia.
Ronny juga menegaskan, apa yang telah kembali, dapat dipergunakan sebaik mungkin untuk kemaslahatan dana pensiunan ASN.
“Negara hadir dalam melakukan pemulihan aset Taspen yang telah dikorupsi oleh oknum-oknum. Ini momentum penting yang kita saksikan dan merupakan capaian strategis dalam memastikan penguatan pengelolaan aset negara serta penguatan kepercayaan dan legitimasi institusi di masyarakat,” kata dia.
Pertama Kali KPK Pamer Tumpukan Uang Korupsi
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sengaja memajang uang hasil rampasan dari koruptor senilai Rp 300 miliar dari total dari total Rp 883.038.394.268 saat konferensi pers, Kamis (20/11/2025). Pemandangan yang tak biasa ini bukan tanpa tujuan.
Tinggi tumpukan uang di atas 1 meter. Panjangnya diperkirakan enam Sampai tujuh meter. Ratusan paket plastik bening berisi pecahan uang Rp 100 ribu yang tiap masing-masing senilai Rp 1 miliar.
Uang itu bersumber dari kasus rasuah investasi fiktif dilakukan eks Dirut PT Taspen, Antoius Kosasih bersama Direktur PT IIM (2016-2024) Ekiawan Heri Primaryanto.
Ini pertama kali KPK memamerkan tumpukan uang sitaan korupsi yang akan dikembalikan. Tidak seperti aparat penegak hukum lain, seperti Kejagung atau Polri yang sebelumnya pernah melakukan. KPK memberikan penjelasan. Alasan di balik langkah tersebut.
“Mungkin rekan-rekan media bertanya, kenapa sampai harus dihadirkan uangnya di sini? Bisa saja kan kami langsung datang ke Pak Dirut, Pak Rony untuk menyerahkan. Ini biar kelihatan takutnya kan! oh bener nggak sih ini diserahkan? jangan-jangan nggak diserahkan atau diserahkan sebagian gitu kan seperti itu,” kata Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu saat jumpa pers di Gedung Merah Putih, Jakarta, Kamis (20/11/2025).
“Nah ini biar juga memberikan, memperlihatkan kepada rekan-rekan dan juga masyarakat khususnya bahwa uang tersebut telah diserahkan kepada PT Taspen,” imbuh dia.
Advertisement
Uang Dikembalikan Agar Bermanfaat
Asep menuturkan, publik perlu mengetahui bahwa PT Taspen mengelola dana-dana yang dikumpulkan dari para pegawai negeri khususnya pensiunan mereka. Sebab, sebagai anak pensiunan pegawai negeri, dana Taspen menjadi sebuah hal yang diharapkan.
“Ketika orangtua saya waktu itu pensiun, dana Taspen inilah yang kemudian menolong keberlanjutan dari kehidupan kami,” tutur Asep.
Asep berharap, dengan dikembalikannya lagi dana rasuah tersebut ke PT Taspen, menjadi bukti dukungan KPK kepada para pensiunan, para pegawai negeri bahwa uang mereka yang dikorupsi oleh oknum sudah kembali.
“Kami berharap mudah-mudahan ini bisa dikelola dan bisa terus tumbuh berkembang dari uang yang ada yang kembalikan ini dan kebermanfaatannya akan lebih dirasakan oleh saudara-saudara kita, para pegawai negeri, ISN, dan para pensiunan tentunya,” tutupnya.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259592/original/057928600_1781507421-guru_sekolah_rakyat_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302904/original/046159000_1784611502-Dr.Watermark_1784608315019.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256352/original/040260500_1781154176-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-11T120248.984.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5178089/original/060696700_1743292394-mudik_gratis_kemenhub.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5418894/original/091492700_1763631614-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1298223/original/097011300_1469504769-KPK.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295937/original/029239400_1783995735-000_A6DQ92Z.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302475/original/037155000_1784555150-Argentina_s_Lionel_Messi__from_right__Rodrigo_De_Paul__Nicolas_Otamendi_and_Leandro_Paredes.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301812/original/034405000_1784520388-000_C2LJ6NA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301606/original/080786700_1784502167-063_2286810313.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302243/original/013845100_1784537891-063_2286809086.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303196/original/048589700_1784621624-spain_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302438/original/014858100_1784549563-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303199/original/035402400_1784622040-Argentina_s_Enzo_Fernandez.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1345712/original/030389700_1473863666-000_G50CY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301650/original/002120800_1784510182-AP26200768196604.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303476/original/036548200_1784636055-IMG_20260721_181343_159.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303473/original/050928800_1784635584-Generated_image_1__8___1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303410/original/043868800_1784630130-WhatsApp_Image_2026-07-21_at_16.47.43.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303393/original/013682600_1784629050-WhatsApp_Image_2026-07-21_at_16.47.43.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302429/original/017297900_1784547909-Bupati_Lombok_Barat_Lalu_Ahmad_Zaini.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302504/original/044809500_1784561646-IMG_20260720_220058_8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8162918/original/038664800_1781017566-35916.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303377/original/015084600_1784627917-WhatsApp_Image_2026-07-21_at_16.47.43.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302351/original/067689900_1784542278-1001280084.jpg)