Liputan6.com, Jakarta - Polisi mengungkap motif di balik penganiayaan mahasiswi IM (23) oleh kekasihnya sendiri FF (16) hingga tewas di indekos Jalan H Yusin, Gang Muchtar, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur (Jaktim).
Menurut Kapolsek Ciracas Kompol Rohmad Supriyanto, pelaku datang ke indekos pada Kamis 11 September 2025 sekitar pukul 23.45 WIB, dan terjadilah cekcok antara korban dan pelaku. Pelaku merasa cemburu terhadap korban yang jalan dengan laki-laki lain.
Supriyanto mengatakan, korban yang ketakutan kemudian berteriak memanggil temannya. Teriakan itu membuat pelaku panik dan langsung mencekik korban hingga lemas.
Advertisement
Sementara itu, Korps Lalu Lintas atau Korlantas Polri telah menghentikan penggunaan sirene dan rotator di mobil patroli pengawal atau patwal. Hal itu menyusul protes publik di sosial media hingga muncul gerakan anti sirene dan rotator.
Menurut Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho, suara dari sirene dan rotator yang dinilai mengganggu pengguna mobil dan motor di jalan pun menjadi bahan evaluasi Korlantas Polri.
Berita lain yang terpopuler dalam sepekan terakhir dalam sub kanal Megapolitan, News Liputan6.com adalah terkait polisi mengungkap motif penculikan dan pembunuhan kepala cabang bank BUMN, MIP. Pelaku C punya rencana busuk memindahkan dana dari rekening dormant ke rekening penampungan.
Namun, untuk memuluskan rencana itu dibutuhkan orang-orang yang memiliki otoritas di sebuah bank. Lantas kenapa C menjadikan MIP sebagai target dalam rencana pemindahan dana tersebut?
Hasil pemeriksaan, C alias K ternyata menjadi salah satu otak perencanaan kasus penculikan sekaligus pembunuhan MIP. Informasi soal rekening dormant itu dia dapat dari rekannya berinisial S.Â
Berikut deretan berita metro yang paling banyak dicari pembaca Liputan6.com dalam sepekan terakhir:
1. Terkuak, Ini Motif Remaja 16 Tahun Aniaya Mahasiswi hingga Tewas di Indekos Ciracas Jaktim
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3919039/original/063405900_1643535250-023075600_1532022456-IMG_20180719_224813.jpg)
Polisi mengungkap motif di balik penganiayaan mahasiswi IM (23) oleh kekasihnya sendiri FF (16) hingga tewas di indekos Jalan H Yusin, Gang Muchtar, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur (Jaktim).
"Pelaku datang ke indekos pada Kamis 11 September 2025 sekitar pukul 23.45 WIB, dan terjadilah cekcok antara korban dan pelaku. Pelaku merasa cemburu terhadap korban yang jalan dengan laki-laki lain," kata Kapolsek Ciracas Kompol Rohmad Supriyanto, dikutip dari Antara, Selasa 16 September 2025.
Korban yang ketakutan kemudian berteriak memanggil temannya. Teriakan itu membuat pelaku panik dan langsung mencekik korban hingga lemas.
"Akhirnya, teman korban yang bernama Yasmin menyuruh korban untuk keluar, dan saat pelaku keluar, teman korban langsung menutup pintu dari luar," ujar Rohmad.
Â
Advertisement
2. Polri Putuskan Setop Penggunaan Sirine dan Rotator di Mobil Patwal Buntut Ramai Diprotes Publik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3457787/original/056572600_1621242778-liputan6-lampu-strobo-polisi-01.jpg)
Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri telah menghentikan penggunaan sirene dan rotator di mobil patroli pengawal atau patwal. Hal itu menyusul protes publik di sosial media hingga muncul gerakan anti sirene dan rotator.
"Saya bekukan untuk pengawalan menggunakan suara-suara itu," tutur Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat 19 September 2025.
Suara dari sirene dan rotator yang dinilai mengganggu pengguna mobil dan motor di jalan pun menjadi bahan evaluasi Korlantas Polri.
Â
3. Teka-Teki Sosok S Pembocor Data Rekening Dormant di Balik Pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5351024/original/024757800_1758013261-IMG_8611.jpeg)
Polisi mengungkap motif penculikan dan pembunuhan kepala cabang bank BUMN, MIP. Pelaku C punya rencana busuk memindahkan dana dari rekening dormant ke rekening penampungan.
Namun, untuk memuluskan rencana itu dibutuhkan orang-orang yang memiliki otoritas di sebuah bank. Lantas kenapa C menjadikan MIP sebagai target dalam rencana pemindahan dana tersebut?
Hasil pemeriksaan, C alias K ternyata menjadi salah satu otak perencanaan kasus penculikan sekaligus pembunuhan MIP. Informasi soal rekening dormant itu dia dapat dari rekannya berinisial S. Sosok S hingga kini masih teka-teki.
"Hasil pemeriksaan saudara C alias K itu mendapatkan informasi dari temennya inisial S, ini masih kita dalami dan melakukan pengejaran karena identitasnya belum jelas disampaikan," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Triputra saat konferensi pers, Selasa 16 September 2025.
Â
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349639/original/031727200_1757925794-Infografis_HEADLINE_cms__9_.jpg)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3148434/original/027530300_1591756566-IMG_20200610_090312.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9102315/original/016806000_1783041300-063_2284404120.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9102311/original/030973200_1783041297-063_2284405483.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8369442/original/037177900_1782246021-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8397156/original/089293200_1782278283-AP26174690236290.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8442423/original/051297200_1782335693-063_2283164257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9076838/original/076638200_1783028282-000_B8H386V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9072363/original/048211400_1783026161-000_B9476UW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9072362/original/069449700_1783026157-000_B94788B.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8411138/original/071923000_1782295017-leao.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264052/original/051981800_1782069590-Spain_s_Lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260345/original/097053600_1781587471-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2235854/original/054820800_1527992767-samsat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3985849/original/021111300_1649154108-20220405-Bank-Dunia-Ekonomi-Indonesia-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5565083/original/079849400_1777010759-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5558044/original/011940200_1776404184-WhatsApp_Image_2026-04-17_at_12.05.12__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542423/original/017226000_1774943234-IMG_8516.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537276/original/023264700_1774416921-Screenshot_2026-03-25_122842.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4269433/original/012420400_1671692595-ilustrasi_bunuh_diri.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3574129/original/025837800_1631793754-pexels-mathias-pr-reding-4489363.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488964/original/037901300_1769772315-Tumpukan_sampah_yang_berada_di_TPS_Jalan_Naming_Botin__Pancoran_Mas__Depok.jpg)