GP PARMUSI Doakan Almarhum Affan Kurniawan Usai Berpulang Saat Perjuangkan Demokrasi

GP PARMUSI menyesalkan jatuhnya korban dalam rangkaian aksi demonstrasi di DPR RI. Dia juga mengapresiasi masyarakat yang turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasi.

Diperbarui 30 Agustus 2025, 10:57 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Organisasi Gerakan Pemuda (GP) Parmusi mendoakan Almarhum Affan Kurniawan, pengemudi ojol yang dilindas aparat saat ikut memperjuangkan demokrasi pada aksi 28 Agustus 2025.

"Sebelum kita memulai diskusi mari sama-sama memberikan Al-Fatihah untuk saudara Affan dan keselamatan demonstran," kata Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Parmusi, Kifah Gibraltar Bey Fananie dalam sambutannya di seminar kebangsaan bertajuk "Merawat Indonesia Dari Pinggiran" di Jakarta.

Kifah pun menyesalkan jatuhnya korban dalam rangkaian aksi demonstrasi di DPR RI. Dia juga mengapresiasi masyarakat yang turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasi.

Namun dengan jatuhnya korban, Kifah berharap agar selanjutnya aksi bisa dilakukan dialog damai dan mengutamakan diskusi yang bermartabat oleh pemerintah dan masyarakat.

"Darah sudah tumpah, satu nyawa sudah hilang, saya rasa satu nyawa sangatlah lebih dari cukup. Ada baiknya untuk mulai berdialog kembali. Berdialog dengan damai, dengan advokasi-advokasi yang bisa kita lakukan. Sehingga mesti ada pertemuan meja bundar antara aparat dan masyarakat. Ibaratnya kalau tensi itu rendah, jadi lebih enak untuk saling mendengar," saran dia.

<p>Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Parmusi, Kifah Gibraltar Bey Fananie (Istimewa)</p>

Sebelumnya, pada Kamis (28/8) malam, kendaraan taktis (rantis) yang berisi tujuh anggota Satbrimob Polda Metro Jaya melindasi seorang sopir ojek online bernama Affan Kurniawan (21). Insiden tersebut terjadi saat kepolisian berupaya membubarkan massa aksi.

Saat ini, aparat yang menjadi pelaku pelindasan sudah berstatus tersangka. Total ada tujuh orang. Atas status itu, mereka menjalani penempatan khusus (patsus) di Divisi Propam Polri selama 20 hari ke depan terhitung mulai 29 Agustus 2025 sampai dengan 17 September 2025.

 

Kapolri Minta Maaf

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta maaf atas insiden pengemudi ojek online yang tewas setelah terlindas mobil Barakuda Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.

Adapun, ini imbas kericuhan demo DPR, di Jakarta pada Kamis (28/8/2025).

“Saya menyesali terhadap peristiwa yang terjadi dan mohon maaf sedalam-dalamnya,” tutur Listyo saat dikonfirmasi wartawan.

Menurutnya, petugas kepolisian telah mencari keberadaan korban dan memerintahkan Propam Polri untuk menindaklanjuti perkara tersebut.

“Saat ini kami sedang mencari keberadaan korban dan saya minta untuk Propam melakukan penanganan lebih lanjut,” jelas dia.

“Sekali lagi kami mohon maaf yang sebesar-besarnya untuk korban dan seluruh keluarga dan juga seluruh keluarga besar ojol,” lanjut Listyo.

 

Kapolda Metro Janji Tindak Tegas Anggota Brimob

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri mengatakan, akan menindak tegas anggotanya terkait kejadian insiden mobil Barracuda Brimob yang menewaskan seorang pengemudi ojek online (ojol) akibat kericuhan demo DPR.

"Saya tegaskan di sini, akan menindak tegas anggota yang melakukan kesalahan, pelanggaran, terhadap kejadian tadi sore. Nanti kami akan serahkan ke Pak Kadiv Propam untuk prosesnya," kata dia saat memberikan keterangan pers di RSCM Jakarta, Kamis (28/8/2025).

Asep menegaskan bahwa dalam penanganan kasus ditabraknya pengemudi ojol ini oleh mobil Rantis Brimob, pihaknya akan bersikap transparan kepada publik.

"Kita akan kita akan buka setransparan mungkin," ungkap dia.

Asep pun menegaskan, pihaknya meminta maaf atas nama Polda Metro Jaya, atas kejadian ditabraknya pengemudi ojol dalam demo DPR tersebut.

"Hari ini kami sangat berduka sekali kehilangan saudara kita, yang mana ada ada kejadian tadi sore. Saya atas nama Pimpinan Polda Metro, dan atas nama kesatuan, menyampaikan permohonan maaf yang mendalam, dan turut beduka cita sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum," tutur dia.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

  • Berbagai aksi demonstrasi terjadi di Jakarta dan Yogyakarta pada pertengahan Juni 2026, melibatkan mahasiswa dan elemen masyarakat dengan tuntutan beragam serta lokasi yang berbeda.
    Berbagai aksi demonstrasi terjadi di Jakarta dan Yogyakarta pada pertengahan Juni 2026, melibatkan mahasiswa dan elemen masyarakat dengan tuntutan beragam serta lokasi yang berbeda.
    Demo
  • demo dpr
  • Affan Kurniawan