Detik-Detik Massa Rusuh di Depan Mako Brimob, Ratusan Personel TNI juga Kena Gas Air Mata

Brimob Polda Metro Jaya membubarkan ratusan demonstran di gerbang Mako Brimob, Kwitang, Jakarta Pusat, dengan tembakan gas air mata. Massa kocar-kacir. Selain itu, ratusan personel TNI yang berjaga di sana juga terpapar asap gas air mata.

Diperbarui 29 Agustus 2025, 15:43 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Brimob membubarkan demonstran di Mako Brimob dengan tembakan gas air mata.
  • Pembubaran dipicu pelemparan petasan, batu, dan perusakan fasilitas oleh massa.
  • Gas air mata juga mengenai ratusan personel TNI yang berjaga di lokasi.

Liputan6.com, Jakarta Brimob Polda Metro Jaya membubarkan ratusan demonstran di gerbang Mako Brimob, Kwitang, Jakarta Pusat, dengan tembakan gas air mata. Massa kocar-kacir. Selain itu, ratusan personel TNI yang berjaga di sana juga terpapar asap gas air mata.

Dikutip dari Antara, tembakan itu terpaksa dilepaskan setelah massa melakukan pelemparan petasan, batu hingga botol minuman ke dalam area Mako Brimob.

Massa juga melakukan perusakan emblem nama Mako Brimob serta logo Polda Metro Jaya. Selain itu, mereka pun berupaya merobohkan patung kuda yang ada di depan markas komando.

Tembakan gas air mata dilepaskan sekitar pukul 15.45 WIB, dan sontak membuat ratusan peserta unjuk rasa tersebut berlari akibat paparan asap gas air mata.

Tidak hanya peserta, ratusan personel TNI yang berjaga di depan Mako Brimob juga terpapar asap tembakan gas air mata.

Setelah menembakkan gas air mata, personel Brimob kembali ke luar Mako dan membentuk barikade dengan menggunakan tameng serta perlengkapan lainnya.

Sementara itu, unjuk rasa masih terjadi di Mako Brimob pada Jumat menjelang sore. Sekelompok demonstran bahkan mulai melemparkan batu dan membunyikan petasan.

Pelemparan itu terjadi setelah massa merangsek ke depan gerbang Mako Brimob.

Awalnya, massa hanya meneriakkan kata-kata provokatif. Namun karena tidak puas, mereka melanjutkan dengan melempar petasan, batu serta botol minuman.

Hingga pukul 14.30 WIB, demonstrasi masih berlangsung dan pelemparan juga terus terjadi.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6